Jangan jadi zombie karena baru punya bayi. Atasi kelelahan dengan 10 cara berikut!
1. Makan siang dengan benar.
Ketika baru punya bayi, saking sibuknya, pada jam makan siang Anda
hanya mengambil sedikit nasi atau mencicipi sedikit kue. "Ah, lemak di
tubuhku, kan, masih banyak. Tidak apa-apa makan sedikit, malah bagus
karena aku bisa cepat kurus, " demikian alasan Anda. Padahal, itu
adalah taktik yang salah. Jika Anda membenarkan alasan untuk cuma makan
sedikit, kadar gula darah Anda akan cepat turun, akibatnya energi,
suasana hati, dan kemampuan berpikir akan menurun. Selain itu, kurang
makan minum saat menyusui bisa membuat produksi ASI tidak maksimal, lho.
2. Mengurangi pikiran di kepala.
Selagi tidur malam, alarm di kepala Anda berdering-dering, mengingatkan
Anda pada setumpuk tugas esok hari; berbelanja mingguan, menjemput anak
sulung di sekolah, mencuci pompa ASI elektrik, membayar kartu kredit,
menemani orangtua ke dokter, semuanya harus dilakukan sesegera mungkin!
Padahal, tidak seharusnya demikian. Singkirkan dari daftar "To Do",
hal-hal yang bisa dilakukan nanti atau bukan prioritas. Atau,
delegasikan beberapa tugas pada pasangan dan asisten di rumah. Jika
terlintas sesuatu dalam pikiran, jangan dipikirkan terus karena bisa
membuat otak Anda lelah. Tulis saja di secarik kertas, lalu kembalilah
tidur.
3. Nikmati seks kilat.
“Saya terlalu lelah untuk menikmati seks!". Karena saat ini bagi Anda
tidak ada yang lebih diinginkan selain tidur dan makan. Tetapi, jangan
lupa, seks juga kebutuhan dasar tubuh. Bila kebutuhan dasar tersebut
tidak terpenuhi atau diabaikan, dengan caranya sendiri tubuh akan
"berteriak", misalnya, Anda jadi mudah sakit kepala, uring-uringan, atau
tidak bersemangat. Sebetulnya, seks juga punya khasiat yang sama
seperti makanan, yaitu dapat membangkitkan energi.
4. Hitung langkah.
Setelah memiliki bayi, kebiasaan Anda melakukan olahraga pun jauh
berkurang -tidak seperti dulu- bisa karena Anda merasa tidak punya
waktu, atau ada bayi yang saat ini menjadi prioritas Anda. Sebenarnya,
Anda bisa beolahraga dengan mudah, buatlah target 10.000 langkah dan
gerak tubuh sehat, hanya dengan mendorong kereta bayi sambil
berjalan-jalan pagi dan sore.
5. Tidur berkualitas. Untuk
mencapai tidur yang berkualitas, Anda harus memasuki fase tidur pulas
yang baru bisa dicapai bila tidur setidaknya 4 jam. Jika bayi Anda
sering terjaga di malam hari, sehingga Anda tidak memiliki waktu tidur
selama itu, mintalah suami atau babysitter standby di malam hari dan
mengambil alih tugas menyusui bayi dengan pemberian ASI perah. Tidur
berkualitas setidaknya 3 hari dalam, seminggu, memberi sumbangan ekstra
energi untuk melawan kelelahan.
6. Tidur siang bersama bayi. Jika
bayi Anda tidur sepanjang hari, segera sandarkan tubuh Anda untuk ikut
beristirahat juga. Sesekali Anda boleh, kok, melewatkan tugas-tugas,
acara TV favorit atau apa pun, untuk mendapat ekstra istirahat selama 20
menit di siang hari. Isitirahat tersebut akan mengisi batere tubuh dan
pikiran, agar kembali fit hingga malam hari.
7. Kopi, membantukah?
Minum kopi terkadang menjadi pilihan agar dapat terjaga dari rasa
kantuk. Toleransi dokter untuk minum kopi bagi ibu menyusui, biasanya 1
cangkir per hari. Mengonsumsi kafein sebetulnya tidak menghasilkan
banyak energi. Pilihan terbaik makanan yang mendongkrak energi adalah
yang dihasilkan dari sumber makanan berprotein tinggi, seperti
daging-dagingan, ati ampela, ikan, dan seafood. Sedangkan minuman terbaik untuk mengatasi rasa lelah adalah susu.
8. Lakukan sesuatu yang baru. Pekerjaan
rumah yang itu-itu saja, tentu membuat Anda jenuh dan mematikan setiap
perkembangan otak. Lakukan sesuatu yang baru, paling tidak satu hal
setiap hari, agar otak Anda bersemangat lagi. Misalnya: membacakan
anak cerita dari koran atau majalah, mendengarkan CD lagu baru, belajar
bahasa suatu negara yang akan menjadi tujuan wisata Anda berikutnya,
atau medekor ulang satu sudut rumah.
9. Abaikan waktu.
Jika Anda ingin tidur pulas pada malam hari, jangan sering memerhatikan
jam. Bolak-balik memerhatikan jam, membuat otak Anda bekerja
terus-menerus karena Anda merasa dikejar oleh waktu dan target
pekerjaan. Selesaikan saja tugas Anda; susui bayi sampai dia kenyang,
membedong tubuhnya, menidurkannya kembali, mandi, menyiapkan makanan
untuk keluarga, dam seterusnya, berapa pun waktu yang dibutuhkan untuk
itu. Dengan berdamai dengan waktu, hati dan pikiran Anda lebih relaks,
Anda pun bisa tidur dengan nyenyak.
10. Ritual malam.
Bayi baru lahir belum mengenal perubahan waktu dan tidak mengenal ritme
yang pasti. Untuk itu, buatlah satu kegiatan untuk menutup hari
baginya, seperti menyanyikan lagu pengantar tidur pada malam hari atau
mulai menutup tirai kamar untuk memberikan sinyal bahwa hari sudah
malam.Usahakan setiap malamnya, pukul 21.00 adalah waktu Anda untuk
melakukan semua hal yang membuat Anda bergembira dan merayakan malam
dengan kegiatan yang menyenangkan, misalnya: berendam di air hangat,
menelpon teman, mengisi buku harian bayi, dan yang tidak kalah penting,
membiarkan tubuh Anda berbaring.
Sumber :http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kelahiran/Tips/10.trik.melawan.lelah.untuk.ibu.baru/001/005/1140/1
Share
|
Jangan jadi zombie karena baru punya bayi. Atasi kelelahan dengan 10 cara berikut!
1. Makan siang dengan benar.
Ketika baru punya bayi, saking sibuknya, pada jam makan siang Anda
hanya mengambil sedikit nasi atau mencicipi sedikit kue. "Ah, lemak di
tubuhku, kan, masih banyak. Tidak apa-apa makan sedikit, malah bagus
karena aku bisa cepat kurus, " demikian alasan Anda. Padahal, itu
adalah taktik yang salah. Jika Anda membenarkan alasan untuk cuma makan
sedikit, kadar gula darah Anda akan cepat turun, akibatnya energi,
suasana hati, dan kemampuan berpikir akan menurun. Selain itu, kurang
makan minum saat menyusui bisa membuat produksi ASI tidak maksimal, lho.
2. Mengurangi pikiran di kepala.
Selagi tidur malam, alarm di kepala Anda berdering-dering, mengingatkan
Anda pada setumpuk tugas esok hari; berbelanja mingguan, menjemput anak
sulung di sekolah, mencuci pompa ASI elektrik, membayar kartu kredit,
menemani orangtua ke dokter, semuanya harus dilakukan sesegera mungkin!
Padahal, tidak seharusnya demikian. Singkirkan dari daftar "To Do",
hal-hal yang bisa dilakukan nanti atau bukan prioritas. Atau,
delegasikan beberapa tugas pada pasangan dan asisten di rumah. Jika
terlintas sesuatu dalam pikiran, jangan dipikirkan terus karena bisa
membuat otak Anda lelah. Tulis saja di secarik kertas, lalu kembalilah
tidur.
3. Nikmati seks kilat.
“Saya terlalu lelah untuk menikmati seks!". Karena saat ini bagi Anda
tidak ada yang lebih diinginkan selain tidur dan makan. Tetapi, jangan
lupa, seks juga kebutuhan dasar tubuh. Bila kebutuhan dasar tersebut
tidak terpenuhi atau diabaikan, dengan caranya sendiri tubuh akan
"berteriak", misalnya, Anda jadi mudah sakit kepala, uring-uringan, atau
tidak bersemangat. Sebetulnya, seks juga punya khasiat yang sama
seperti makanan, yaitu dapat membangkitkan energi.
4. Hitung langkah.
Setelah memiliki bayi, kebiasaan Anda melakukan olahraga pun jauh
berkurang -tidak seperti dulu- bisa karena Anda merasa tidak punya
waktu, atau ada bayi yang saat ini menjadi prioritas Anda. Sebenarnya,
Anda bisa beolahraga dengan mudah, buatlah target 10.000 langkah dan
gerak tubuh sehat, hanya dengan mendorong kereta bayi sambil
berjalan-jalan pagi dan sore.
5. Tidur berkualitas. Untuk
mencapai tidur yang berkualitas, Anda harus memasuki fase tidur pulas
yang baru bisa dicapai bila tidur setidaknya 4 jam. Jika bayi Anda
sering terjaga di malam hari, sehingga Anda tidak memiliki waktu tidur
selama itu, mintalah suami atau babysitter standby di malam hari dan
mengambil alih tugas menyusui bayi dengan pemberian ASI perah. Tidur
berkualitas setidaknya 3 hari dalam, seminggu, memberi sumbangan ekstra
energi untuk melawan kelelahan.
6. Tidur siang bersama bayi. Jika
bayi Anda tidur sepanjang hari, segera sandarkan tubuh Anda untuk ikut
beristirahat juga. Sesekali Anda boleh, kok, melewatkan tugas-tugas,
acara TV favorit atau apa pun, untuk mendapat ekstra istirahat selama 20
menit di siang hari. Isitirahat tersebut akan mengisi batere tubuh dan
pikiran, agar kembali fit hingga malam hari.
7. Kopi, membantukah?
Minum kopi terkadang menjadi pilihan agar dapat terjaga dari rasa
kantuk. Toleransi dokter untuk minum kopi bagi ibu menyusui, biasanya 1
cangkir per hari. Mengonsumsi kafein sebetulnya tidak menghasilkan
banyak energi. Pilihan terbaik makanan yang mendongkrak energi adalah
yang dihasilkan dari sumber makanan berprotein tinggi, seperti
daging-dagingan, ati ampela, ikan, dan seafood. Sedangkan minuman terbaik untuk mengatasi rasa lelah adalah susu.
8. Lakukan sesuatu yang baru. Pekerjaan
rumah yang itu-itu saja, tentu membuat Anda jenuh dan mematikan setiap
perkembangan otak. Lakukan sesuatu yang baru, paling tidak satu hal
setiap hari, agar otak Anda bersemangat lagi. Misalnya: membacakan
anak cerita dari koran atau majalah, mendengarkan CD lagu baru, belajar
bahasa suatu negara yang akan menjadi tujuan wisata Anda berikutnya,
atau medekor ulang satu sudut rumah.
9. Abaikan waktu.
Jika Anda ingin tidur pulas pada malam hari, jangan sering memerhatikan
jam. Bolak-balik memerhatikan jam, membuat otak Anda bekerja
terus-menerus karena Anda merasa dikejar oleh waktu dan target
pekerjaan. Selesaikan saja tugas Anda; susui bayi sampai dia kenyang,
membedong tubuhnya, menidurkannya kembali, mandi, menyiapkan makanan
untuk keluarga, dam seterusnya, berapa pun waktu yang dibutuhkan untuk
itu. Dengan berdamai dengan waktu, hati dan pikiran Anda lebih relaks,
Anda pun bisa tidur dengan nyenyak.
10. Ritual malam.
Bayi baru lahir belum mengenal perubahan waktu dan tidak mengenal ritme
yang pasti. Untuk itu, buatlah satu kegiatan untuk menutup hari
baginya, seperti menyanyikan lagu pengantar tidur pada malam hari atau
mulai menutup tirai kamar untuk memberikan sinyal bahwa hari sudah
malam.Usahakan setiap malamnya, pukul 21.00 adalah waktu Anda untuk
melakukan semua hal yang membuat Anda bergembira dan merayakan malam
dengan kegiatan yang menyenangkan, misalnya: berendam di air hangat,
menelpon teman, mengisi buku harian bayi, dan yang tidak kalah penting,
membiarkan tubuh Anda berbaring.
Sumber :http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kelahiran/Tips/10.trik.melawan.lelah.untuk.ibu.baru/001/005/1140/1
Share
|