2 Jan 2011

TIPS MENGHADAPI ANAK YANG SUKA MERENGEK

KOMPAS.COM — Menurut Laurel Schultz, MD, dokter anak, anak-anak merengek untuk alasan-alasan yang sangat sederhana. "Mereka merengek untuk mendapatkan perhatian orangtuanya," ujar Laurel. Rengekan dengan nada yang sangat tinggi bisa jadi hal yang sangat efektif karena secara naluriah, orangtua akan langsung menanggapinya.

Pencegahan


Schultz menerangkan, ini bukanlah strategi yang secara sadar dilakukan oleh anak-anak, melainkan sebuah kebiasaan yang ia pelajari, dan tak jarang pula orangtua memiliki peran di dalamnya. Jika anak meminta sesuatu dengan cara yang sopan, tetapi si orangtua tidak merespon, maka sekali-dua kali si anak bisa tahan. Namun berikutnya, ia pun akan menaikkan volumenya. Anak yang masih sangat kecil mungkin akan mengamuk dan menangis, tetapi untuk anak-anak yang lebih besar dan memiliki kontrol diri yang lebih baik, mereka akan merengek.
Untuk mencegah rengekan, Schultz menyarankan para orangtua agar jangan membuat si anak sangat stres baru diladeni. "Sangat penting untuk merespons pada tingkah pertama ketika si anak mulai minta perhatian Anda, sebisa mungkin. Misal, saat Anda sedang sibuk menelepon atau sedang berbincang dengan teman, dan si kecil mulai memanggil Anda, tatap matanya dan berikan tanda agar ia menunggu supaya ia tahu bahwa Anda akan berada bersamanya sebentar lagi. Kemudian, baru berikan perhatian kepadanya setelah Anda sudah mungkin untuk memerhatikannya," papar Schultz.

Merespons anak yang merengek


Ketika anak sudah telanjur merengek, Becky Bailey, PhD, psikolog tumbuh kembang anak, menyarankan agar para orangtua mencoba menenangkan dirinya dulu sebelum menghadapi si kecil. Ambillah napas dalam-dalam dan ingatkan diri sendiri bahwa si kecil bukan berusaha membuat Anda teriritasi, melainkan minta bantuan.

Responlah dengan pernyataan orang pertama dan contohkan cara bicara yang baik dan sopan. Misal, "Ibu (sebagai orang pertama) tidak suka kalau kamu merengek seperti tadi. Jika kalau kamu ingin segelas susu, maka bilang begini, 'Ibu, aku ingin susu'."

Jika Anda menemukan bahwa si kecil masih saja merengek dan Anda yakin bahwa itu bukan karena rasa sakit atau ketidaknyamanan fisik, maka Bailey menyarankan agar orangtua melihat di balik sikap tersebut untuk memutuskan apakah ada pesan lain yang lebih besar tersembunyi di baliknya. Tanyakan kepada diri Anda, apakah hari itu Anda lebih sibuk ketimbang biasanya? Apakah rutinitas si kecil berubah? Apakah si anak bungsu menyita perhatian Anda lebih banyak ketimbang si anak pertama? Kadang, rengekan merupakan pertanda untuk menjalin koneksi dengan si anak.

Untuk melakukan hal tersebut, orangtua disarankan untuk menghabiskan waktu lebih banyak untuk bersama, misalnya membaca buku bersama, memasak bersama, atau melakukan kegiatan lain yang disukai anak. "Menyisihkan beberapa menit untuk menjalin hubungan sekali-dua kali sehari dengan anak bisa mengubah banyak hal dalam keluarga dan menghadapi sikap dan sifat kurang menyenangkan dari anak," ujar Bailey. NAD

Editor: Nadia Felicia Sumber: WebMD
sumber : http://www.bayisehat.com/child-development-mainmenu-35/744-menghadapi-anak-yang-suka-merengek.html
KOMPAS.COM — Menurut Laurel Schultz, MD, dokter anak, anak-anak merengek untuk alasan-alasan yang sangat sederhana. "Mereka merengek untuk mendapatkan perhatian orangtuanya," ujar Laurel. Rengekan dengan nada yang sangat tinggi bisa jadi hal yang sangat efektif karena secara naluriah, orangtua akan langsung menanggapinya.

Pencegahan


Schultz menerangkan, ini bukanlah strategi yang secara sadar dilakukan oleh anak-anak, melainkan sebuah kebiasaan yang ia pelajari, dan tak jarang pula orangtua memiliki peran di dalamnya. Jika anak meminta sesuatu dengan cara yang sopan, tetapi si orangtua tidak merespon, maka sekali-dua kali si anak bisa tahan. Namun berikutnya, ia pun akan menaikkan volumenya. Anak yang masih sangat kecil mungkin akan mengamuk dan menangis, tetapi untuk anak-anak yang lebih besar dan memiliki kontrol diri yang lebih baik, mereka akan merengek.
Untuk mencegah rengekan, Schultz menyarankan para orangtua agar jangan membuat si anak sangat stres baru diladeni. "Sangat penting untuk merespons pada tingkah pertama ketika si anak mulai minta perhatian Anda, sebisa mungkin. Misal, saat Anda sedang sibuk menelepon atau sedang berbincang dengan teman, dan si kecil mulai memanggil Anda, tatap matanya dan berikan tanda agar ia menunggu supaya ia tahu bahwa Anda akan berada bersamanya sebentar lagi. Kemudian, baru berikan perhatian kepadanya setelah Anda sudah mungkin untuk memerhatikannya," papar Schultz.

Merespons anak yang merengek


Ketika anak sudah telanjur merengek, Becky Bailey, PhD, psikolog tumbuh kembang anak, menyarankan agar para orangtua mencoba menenangkan dirinya dulu sebelum menghadapi si kecil. Ambillah napas dalam-dalam dan ingatkan diri sendiri bahwa si kecil bukan berusaha membuat Anda teriritasi, melainkan minta bantuan.

Responlah dengan pernyataan orang pertama dan contohkan cara bicara yang baik dan sopan. Misal, "Ibu (sebagai orang pertama) tidak suka kalau kamu merengek seperti tadi. Jika kalau kamu ingin segelas susu, maka bilang begini, 'Ibu, aku ingin susu'."

Jika Anda menemukan bahwa si kecil masih saja merengek dan Anda yakin bahwa itu bukan karena rasa sakit atau ketidaknyamanan fisik, maka Bailey menyarankan agar orangtua melihat di balik sikap tersebut untuk memutuskan apakah ada pesan lain yang lebih besar tersembunyi di baliknya. Tanyakan kepada diri Anda, apakah hari itu Anda lebih sibuk ketimbang biasanya? Apakah rutinitas si kecil berubah? Apakah si anak bungsu menyita perhatian Anda lebih banyak ketimbang si anak pertama? Kadang, rengekan merupakan pertanda untuk menjalin koneksi dengan si anak.

Untuk melakukan hal tersebut, orangtua disarankan untuk menghabiskan waktu lebih banyak untuk bersama, misalnya membaca buku bersama, memasak bersama, atau melakukan kegiatan lain yang disukai anak. "Menyisihkan beberapa menit untuk menjalin hubungan sekali-dua kali sehari dengan anak bisa mengubah banyak hal dalam keluarga dan menghadapi sikap dan sifat kurang menyenangkan dari anak," ujar Bailey. NAD

Editor: Nadia Felicia Sumber: WebMD
sumber : http://www.bayisehat.com/child-development-mainmenu-35/744-menghadapi-anak-yang-suka-merengek.html

BAGAIMANA BILA BAYI TERSEDAK?

Tanya : Apa yang harus di lakukan bila bayi tersedak? Tersedak, dialami saat bayi tertarik melihat benda-benda kecil berwarna menyolok, kemudian dimasukkan ke mulut maupun lubang hidungnya.
Jawab :
Atasi dengan:
* Mengeluarkan benda yang menyebabkan bayi tersedak. Caranya, telungkupkan tubuh bayi dengan wajah mengarah ke bawah, di atas salah satu tangan Anda. Posisikan kepala bayi lebih rendah dari tubuhnya. Topang kepala bayi dengan cara menahan rahang dengan menggunakan tangan Anda.
* Menghentakkan punggungnya beberapa kali dengan menggunakan tumit dan tangan Anda. Lalu lakukan hentakan di antara kedua tulang belikat bayi sampai benda yang menyumbat keluar. Membawa ke dokter dengan segera bila Anda tidak berhasil mengeluarkan benda penyebab bayi tersedak.
* Menghentikan pemberian ASI sementara waktu apabila penyebab bayi tersedak adalah aliran air susu Anda yang terlalu deras.

Cara mencegah:

* Simpan semua jenis benda berukuran kecil di tempat yang tertutup dan jauh dari jangkauan bayi.
* Memberikan ASI dengan posisi tubuh berbaring miring atau telentang, bila penyebab bayi Anda tersedak adalah aliran ASI. Memerah sedikit ASI Anda untuk mengurangi ASI mengalir ke luar dengan deras, tapi lakukan tidak dalam rentang waktu atau jadual menyusui

Sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Terbaru/Terbaru/agar.bayi.tidak.tersedak/001/005/1053/3
Tanya : Apa yang harus di lakukan bila bayi tersedak? Tersedak, dialami saat bayi tertarik melihat benda-benda kecil berwarna menyolok, kemudian dimasukkan ke mulut maupun lubang hidungnya.
Jawab :
Atasi dengan:
* Mengeluarkan benda yang menyebabkan bayi tersedak. Caranya, telungkupkan tubuh bayi dengan wajah mengarah ke bawah, di atas salah satu tangan Anda. Posisikan kepala bayi lebih rendah dari tubuhnya. Topang kepala bayi dengan cara menahan rahang dengan menggunakan tangan Anda.
* Menghentakkan punggungnya beberapa kali dengan menggunakan tumit dan tangan Anda. Lalu lakukan hentakan di antara kedua tulang belikat bayi sampai benda yang menyumbat keluar. Membawa ke dokter dengan segera bila Anda tidak berhasil mengeluarkan benda penyebab bayi tersedak.
* Menghentikan pemberian ASI sementara waktu apabila penyebab bayi tersedak adalah aliran air susu Anda yang terlalu deras.

Cara mencegah:

* Simpan semua jenis benda berukuran kecil di tempat yang tertutup dan jauh dari jangkauan bayi.
* Memberikan ASI dengan posisi tubuh berbaring miring atau telentang, bila penyebab bayi Anda tersedak adalah aliran ASI. Memerah sedikit ASI Anda untuk mengurangi ASI mengalir ke luar dengan deras, tapi lakukan tidak dalam rentang waktu atau jadual menyusui

Sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Terbaru/Terbaru/agar.bayi.tidak.tersedak/001/005/1053/3

TUMBUH DAGING DI TALI PUSAR?

Tanya: Pada bekas putusnya tali pusar anak saya (kini 2 bulan) masih tersisa daging sebesar beras yang berair dan selalu basah. Apa yang sebaiknya saya lakukan?
Jawab: Dalam perkembangan janin, pusar (umbilicus) berfungsi sebagai saluran penghubung antara plasenta ibu dan janin. Selain itu, pusar juga memegang peranan penting dalam pembentukan sistem pencernaan dan perkemihan. Setelah lahir, begitu tali pusar dipotong, normalnya semua saluran tersebut menutup.

Tapi, terkadang proses fisiologi dan embriologi tersebut tidak berjalan mulus sehingga menyebabkan berbagai jenis kelainan pusar. Salah satunya adalah kelainan yang disebut granuloma umbilikalis (umbilical granuloma), yaitu pertumbuhan jaringan granulasi pada pangkal pusar setelah tali pusar copot/putus.

Sepintas mungkin tampak seperti benjolan kemerahan atau “daging” yang basah dan berair. Bila ukurannya kecil biasanya granuloma tersebut membaik dengan pemberian cairan perak nitrat (silver nitrate) pada permukaannya. Namun bila ukurannya cukup besar atau tidak responsif terhadap pemberian cairan perak nitrat, maka granuloma itu perlu tindakan pembedahan.

Kemungkinan besar kelainan yang anak Anda alami adalah granuloma umbilikalis. Namun untuk memastikan diagnosis atau menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya, saya sarankan segera memeriksakan anak Anda ke dokter bedah anak terdekat. Dengan demikian tata laksananya dapat optimal.

dr. Anita Juniatiningsih, SpA

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Tanya+-+Jawab/Bayi/tumbuh.daging.di.tali.pusat/001/006/742/1
Tanya: Pada bekas putusnya tali pusar anak saya (kini 2 bulan) masih tersisa daging sebesar beras yang berair dan selalu basah. Apa yang sebaiknya saya lakukan?
Jawab: Dalam perkembangan janin, pusar (umbilicus) berfungsi sebagai saluran penghubung antara plasenta ibu dan janin. Selain itu, pusar juga memegang peranan penting dalam pembentukan sistem pencernaan dan perkemihan. Setelah lahir, begitu tali pusar dipotong, normalnya semua saluran tersebut menutup.

Tapi, terkadang proses fisiologi dan embriologi tersebut tidak berjalan mulus sehingga menyebabkan berbagai jenis kelainan pusar. Salah satunya adalah kelainan yang disebut granuloma umbilikalis (umbilical granuloma), yaitu pertumbuhan jaringan granulasi pada pangkal pusar setelah tali pusar copot/putus.

Sepintas mungkin tampak seperti benjolan kemerahan atau “daging” yang basah dan berair. Bila ukurannya kecil biasanya granuloma tersebut membaik dengan pemberian cairan perak nitrat (silver nitrate) pada permukaannya. Namun bila ukurannya cukup besar atau tidak responsif terhadap pemberian cairan perak nitrat, maka granuloma itu perlu tindakan pembedahan.

Kemungkinan besar kelainan yang anak Anda alami adalah granuloma umbilikalis. Namun untuk memastikan diagnosis atau menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya, saya sarankan segera memeriksakan anak Anda ke dokter bedah anak terdekat. Dengan demikian tata laksananya dapat optimal.

dr. Anita Juniatiningsih, SpA

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Tanya+-+Jawab/Bayi/tumbuh.daging.di.tali.pusat/001/006/742/1

NASI TIM SALMON

Bahan:
20 gram beras
2 ½ gelas (625 ml) air
25 gram fillet salmon /kakap/ ikan yang lain
25 gram tempe, potong kecil
25 gram labu kuning, parut
25 gram tomat, iris kecil
5 gram keju, parut
1 sendok teh minyak
Cara membuat:
1. Masukkan beras, air, ikan dan tempe ke dalam panci berisi air. Rebus sampai air tinggal setengahnya.
2. Masukkan labu kuning. Masak sampai lunak dan kental.
3. Masukkan tomat iris, beri keju parut dan minyak, aduk rata. Masak sebentar sampai tomat masak, angkat, dan dinginkan.
4. Haluskan dengan menggunakan blender, atau disaring dengan saringan kawat. Tuang ke dalam mangkuk.
5. Siap untuk disuapkan kepada bayi.

Untuk: 1 porsi
1 porsi: 203 Kalori

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Resep/Bayi/resep.bayi.nasi.tim.salmon/001/008/23/1
Bahan:
20 gram beras
2 ½ gelas (625 ml) air
25 gram fillet salmon /kakap/ ikan yang lain
25 gram tempe, potong kecil
25 gram labu kuning, parut
25 gram tomat, iris kecil
5 gram keju, parut
1 sendok teh minyak
Cara membuat:
1. Masukkan beras, air, ikan dan tempe ke dalam panci berisi air. Rebus sampai air tinggal setengahnya.
2. Masukkan labu kuning. Masak sampai lunak dan kental.
3. Masukkan tomat iris, beri keju parut dan minyak, aduk rata. Masak sebentar sampai tomat masak, angkat, dan dinginkan.
4. Haluskan dengan menggunakan blender, atau disaring dengan saringan kawat. Tuang ke dalam mangkuk.
5. Siap untuk disuapkan kepada bayi.

Untuk: 1 porsi
1 porsi: 203 Kalori

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Resep/Bayi/resep.bayi.nasi.tim.salmon/001/008/23/1

APA SIH PENYAKIT BAYI BARU LAHIR???

Inilah 11 penyakit yang sering dialami bayi di tahun pertamanya. Kenali agar ibu tidak mudah panik ketika bayi tiba-tiba sakit, namun tetap waspada.

1. Apnea (tidak bernapas spontan). Apnea merupakan penyakit dimana seseorang tidak bernapas selama beberapa detik secara spontan ketika tidur. Tidak hanya orang dewasa, bayi yang baru lahir dan khususnya bayi prematur pun bisa mengalami apnea.
2. Sesak napas. Bayi yang mengalami sesak napas akan mengalami kesulitan saat menarik napas, atau napas bayi berbunyi disertai batuk. Waspada jika wajah bayi menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.
3. Ruam popok. Ruam popok merupakan penyakit yang membuat kulit bayi iritasi. Biasanya iritasi ini disebabkan karena pemakaian popok yang tidak benar.
4. Kuning (jaundice). Penyakit kuning ini biasanya membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Sampai batas-batas tertentu, penyakit ini tidak berbahaya, tapi ibu perlu waspada jika kuning pada bayi tidak kunjung hilang.
5. Eksim susu (dermatitis atopi). Eksim susu merupakan salah satu masalah kulit paling umum ditemukan pada bayi. Mitosnya, dinamakan eksim susu karena ASI yang mengenai kulit di sekitar mulut bayi yang menyebabkan bercak merah. Benarkah?
6. Batuk pilek. Virus bisa menjadi penyebab penyakit ini menyerang bayi. Segera bawa ke dokter jika bayi batuk pilek hingga kemampuan minumnya berkurang, atau tidak sembuh lebih dari seminggu.
7. Infeksi saluran napas. Infeksi saluran napas merupakan segala bentuk infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas (ISPA). Tak jarang juga saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran napas ini bisa saja terjadi pada bayi baru lahir (newborn).
8. Infeksi telinga tengah. Infeksi telinga tengah menyerang salah satu bagian telinga, yaitu telinga bagian tengah atau daerah sekitar gendang telinga.
9. Sembelit. Biasanya terjadi karena bayi kekurangan cairan atau akibat perubahan makanan dan dimulainya pemberian makanan padat pertama. Waspada jika sembelit masih terjadi sampai lebih dari satu bulan.
10. Muntah. Muntah bisa terjadi karena bayi kekenyangan, terlalu banyak udara dalam lambung, dan sebagainya. Waspada bila bayi terus menerus muntah tanpa henti.
11. Diare. Virus yang biasa disebut rotavirus seringkali menjadi penyebab diare, di samping penyebab-penyebab lainnya. Ibu harus waspada jika diare disertai darah.


Penyakit-penyakit tersebut di atas memang biasa dan mungkin terjadi pada bayi Anda sejak lahir hingga usia-usia tertentu. Tidak perlu panik, tapi jika kondisi semakin parah dan Anda harus waspada, sebaiknya segera bawa ke dokter.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Bayi/11.penyakit.bayi.baru/001/001/569/1
Inilah 11 penyakit yang sering dialami bayi di tahun pertamanya. Kenali agar ibu tidak mudah panik ketika bayi tiba-tiba sakit, namun tetap waspada.

1. Apnea (tidak bernapas spontan). Apnea merupakan penyakit dimana seseorang tidak bernapas selama beberapa detik secara spontan ketika tidur. Tidak hanya orang dewasa, bayi yang baru lahir dan khususnya bayi prematur pun bisa mengalami apnea.
2. Sesak napas. Bayi yang mengalami sesak napas akan mengalami kesulitan saat menarik napas, atau napas bayi berbunyi disertai batuk. Waspada jika wajah bayi menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.
3. Ruam popok. Ruam popok merupakan penyakit yang membuat kulit bayi iritasi. Biasanya iritasi ini disebabkan karena pemakaian popok yang tidak benar.
4. Kuning (jaundice). Penyakit kuning ini biasanya membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Sampai batas-batas tertentu, penyakit ini tidak berbahaya, tapi ibu perlu waspada jika kuning pada bayi tidak kunjung hilang.
5. Eksim susu (dermatitis atopi). Eksim susu merupakan salah satu masalah kulit paling umum ditemukan pada bayi. Mitosnya, dinamakan eksim susu karena ASI yang mengenai kulit di sekitar mulut bayi yang menyebabkan bercak merah. Benarkah?
6. Batuk pilek. Virus bisa menjadi penyebab penyakit ini menyerang bayi. Segera bawa ke dokter jika bayi batuk pilek hingga kemampuan minumnya berkurang, atau tidak sembuh lebih dari seminggu.
7. Infeksi saluran napas. Infeksi saluran napas merupakan segala bentuk infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas (ISPA). Tak jarang juga saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran napas ini bisa saja terjadi pada bayi baru lahir (newborn).
8. Infeksi telinga tengah. Infeksi telinga tengah menyerang salah satu bagian telinga, yaitu telinga bagian tengah atau daerah sekitar gendang telinga.
9. Sembelit. Biasanya terjadi karena bayi kekurangan cairan atau akibat perubahan makanan dan dimulainya pemberian makanan padat pertama. Waspada jika sembelit masih terjadi sampai lebih dari satu bulan.
10. Muntah. Muntah bisa terjadi karena bayi kekenyangan, terlalu banyak udara dalam lambung, dan sebagainya. Waspada bila bayi terus menerus muntah tanpa henti.
11. Diare. Virus yang biasa disebut rotavirus seringkali menjadi penyebab diare, di samping penyebab-penyebab lainnya. Ibu harus waspada jika diare disertai darah.


Penyakit-penyakit tersebut di atas memang biasa dan mungkin terjadi pada bayi Anda sejak lahir hingga usia-usia tertentu. Tidak perlu panik, tapi jika kondisi semakin parah dan Anda harus waspada, sebaiknya segera bawa ke dokter.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Bayi/11.penyakit.bayi.baru/001/001/569/1

TIPS PERAWATAN YANG BENAR BAGI BAYI BARU LAHIR ANDA

Suasana rumah jadi hangat dengan tangis bayi baru lahir. Ketahui 10 cara perawatan yang benar agar bayi baru Anda menjadi bayi paling bahagia sedunia!

1. Makan Lagi, Makan Lagi. Pada bulan-bulan pertama, lapar adalah penyebab utama bayi menangis. Karena itu, menawari bayi makan adalah cara paling efektif untuk menyetop tangisnya, meski itu berarti Anda harus menyusui bayi sesering mungkin; pagi, siang, sore dan malam. Mengapa bayi makan lagi makan lagi? Ini karena, rasa lapar adalah sensasi baru baginya. Di rahim ibu bayi terbiasa menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar. Ketika lahir ke dunia, sistem pencernaan bayi belum terbiasa untuk mencerna makanan dalam jumlah besar, kemudian “kosong” beberapa waktu. Untuk membantu bayi beradaptasi dengan perbedaan ini, pada minggu-minggu pertama Anda tidak perlu menjadual jam makan bayi. Berilah dia makan sesering mungkin. Jadual makan bayi akan terbentuk di usia kira-kira lima minggu.

2. Waktunya Buang Air! Pipis dan BAB bayi baru juga belum kenal jadual. Tetapi sering buang air adalah hal yang baik, pertanda bayi cukup makan. Jangan tunda mengganti popoknya, agar bayi tidak menangis karena basah dan tidak nyaman. Amati juga air seni dan fesesnya karena keduanya bisa menjadi alat ukur kondisi bayi, misalnya, air seni yang terlalu kuning menandakan bayi kurang cairan. Feses bayi yang mendapat ASI ekslusif lebih lunak dan tidak terlalu berbau. Setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya. Bubuhi bokong dan selangkangannya dengan krim untuk menghindari ruam popok.


3. Baby Dress Code. Apa iya, bayi baru lahir harus dibedong sepanjang hari? Apa betul bajunya harus berlapis-lapis dan selalu pakai selimut? Ayahbunda, iklim tropis di negara kita sebenarnya tidak cocok dengan pakaian bayi gaya dibuntel-buntel. Saat udara panas dan bayi berada di ruangan non-AC, coba cek belakang leher bayi, jika terasa panas dan lembab, berarti dia kegerahan. Jika demikian, singkirkan alas tidurnya dan ganti bajunya dengan yang lebih ringan. Pastikan pakaian bayi terbuat dari bahan alami, seperti katun 100%, yang menyerap keringat, mudah dicuci dan disetrika. Panduan berbusana untuk bepergian lain lagi. Kenakan mantel atau cardigan, kaos kaki, sepatu dan topi pada bayi untuk mencegah dia masuk angin.

4. Kosmetika Bayi. Kosmetika bayi banyak macamnya, ada baby bath, baby shampoo, baby oil, baby lotion, baby powder, baby cream, baby cologne dan hair lotion. Sebenarnya tidak semuanya dibutuhkan oleh bayi, jadi bijaksanalah dalam memilih. Apa pun mereknya, gunakan produk yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP). Jika bayi bereaksi negatif saat dipakaikan kosmetika tertentu, misalnya timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan ia alergi pada kandungan kosmetika tersebut. Hentikan pemakaian.

Beralihlah pada kosmetika bayi yang bebas bahan kimia (green product). Masih berhubungan dengan meminimalkan persentuhan bayi dengan bahan kimia, hindari juga menggunakan produk pengharum atau pelembut pakaian. Bahan kimia di dalamnya terlalu “kuat” dan bisa mengiritasi kulit bayi.


5. Kegiatan yang Dibenci Bayi. Kebanyakan bayi tidak suka acara lepas-pakai baju, mandi, keramas, diberi obat tetes mata dan tetes hidung hidung. Bisa-bisa dia mengamuk! Solusinya, lakukan kegiatan ini dengan cepat, namun tetap hati-hati. Alihkan perhatian bayi dengan mengajaknya bercakap-cakap, memberi pelukan dan ciuman.

6. Lingkungan yang Nyaman. Penting menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bayi. Usahakan lingkungan bayi tidak terlalu ramai atau berisik, terlalu dingin (kurang dari 20 derajat Celcius) atau terlalu panas (lebih dari 31 derajat Celcius). Bayi juga bisa rewel karena silau, karena itu pastikan cahaya lampu atau sinar matahari tidak jatuh tepat ke matanya. Lingkungan yang nyaman juga berarti bebas gigitan nyamuk dan serangga. Anda bisa melakukan fogging di rumah beberapa hari sebelum bayi hadir. Tidak dianjurkan menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi. Gunakan saja kain kelambu.

7. Mainan Bayi. Fungsi mainan bukan cuma menghibur tetapi juga mengenalkan bayi pada berbagai bentuk dan melatih otot matanya agar lebih terfokus. Untuk itu, pilihlah mainan dengan warna-warna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi (musical mobile) yang digantung di tempat tidur akan merangsang indra penglihatan dan pendengaran bayi. Beruang Teddy yang lembut menyenangkan bayi saat ia merabanya. Rattle, mainan genggam yang berbunyi jika digoyang, juga menghibur dan melatih indra bayi. Tetapi tidak selalu harus mainan mahal, lho. Bayi juga sangat terhibur melihat pantulan dirinya di cermin,bayangan di tembok dan tetes hujan. Dan, tentu saja tidak ada yang lebih menggembirakan bayi dibanding saat ia bermain dengan ayah dan ibunya.

8. Ritual Tidur. Total waktu tidur bayi baru adalah 16 jam sehari, dengan tidur malam yang gelisah, diseling beberapa kali bangun. Setelah usia 5 minggu, barulah bayi memiliki pola tidur tetap, yaitu tidur lebih awal di malam hari dan terbangun 2 - 3 kali di tengah malam. Ritual tidur bisa membantu bayi tidur lebih cepat dan berkualitas. Tahapannya, mandikan bayi dengan air hangat yang sudah ditetesi baby bath, pijat bayi dengan baby oil atau lotion, setelah itu ciptakan suasana tenang di kamar tidurnya. Anda bisa membacakan dongeng, menyanyikan lagu nina bobok atau membubuhi bayi dengan baby powder. Gunakan produk bayi yang harumnya menenangkan, namun aman dan teruji secara klinis atau Clinically Proven Mild (CMP).

9. Kenali Penyakit Bayi Baru Lahir. Kolik, ruam popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur dan demam pasca imunisasi adalah beberapa penyakit langganan bayi baru. Saat mengalaminya, bayi akan rewel dengan tangis yang tidak biasa. Cepat cari tahu dan atasi. Jika Si Kecil ruam popok, buka popoknya bersihkan, dan biarkan dia tanpa popok - diangin-angin – sementara waktu. Hidung mampet, infeksi mata, demam pasca imunisasi dan lidah berjamur dapat diantisipasi dengan resep obat dari dokter. Sedangkan kolik yang umumnya tidak dapat disembuhkan, bisa diatasi dengan membuat bayi nyaman; diayun-ayun, disusui, atau diusap-usap perutnya.

10. Orang-orang di Sekitar Bayi. Bayi memang menggemaskan, tetapi, perlakukanlah dia sewajarnya. Jika terlalu banyak orang yang menggendong dan mengajak bercanda, jika sedikit-sedikit pakaiannya diganti, sedikit-sedikit diberi makan, atau jika Ayah dan Bunda bereaksi berlebihan terhadap tangisannya, bayi bisa stres juga. Selain itu, perasaan bayi yang halus membuatnya dapat “menangkap” suasana hati ibu sebagai orang terdekatnya. Ketika mood ibu jelek akibat kelelahan misalnya, bayi bisa tahu dan dia pun ikut-ikutan rewel. Jadi, jagalah suasana hati Anda di dekat bayi. Kalau perlu istirahat, serahkan bayi pada pengasuh lainnya di rumah.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Psikologi/Bayi/10.perawatan.yang.benar.untuk.bayi.baru.lahir/001/007/172/1
Suasana rumah jadi hangat dengan tangis bayi baru lahir. Ketahui 10 cara perawatan yang benar agar bayi baru Anda menjadi bayi paling bahagia sedunia!

1. Makan Lagi, Makan Lagi. Pada bulan-bulan pertama, lapar adalah penyebab utama bayi menangis. Karena itu, menawari bayi makan adalah cara paling efektif untuk menyetop tangisnya, meski itu berarti Anda harus menyusui bayi sesering mungkin; pagi, siang, sore dan malam. Mengapa bayi makan lagi makan lagi? Ini karena, rasa lapar adalah sensasi baru baginya. Di rahim ibu bayi terbiasa menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar. Ketika lahir ke dunia, sistem pencernaan bayi belum terbiasa untuk mencerna makanan dalam jumlah besar, kemudian “kosong” beberapa waktu. Untuk membantu bayi beradaptasi dengan perbedaan ini, pada minggu-minggu pertama Anda tidak perlu menjadual jam makan bayi. Berilah dia makan sesering mungkin. Jadual makan bayi akan terbentuk di usia kira-kira lima minggu.

2. Waktunya Buang Air! Pipis dan BAB bayi baru juga belum kenal jadual. Tetapi sering buang air adalah hal yang baik, pertanda bayi cukup makan. Jangan tunda mengganti popoknya, agar bayi tidak menangis karena basah dan tidak nyaman. Amati juga air seni dan fesesnya karena keduanya bisa menjadi alat ukur kondisi bayi, misalnya, air seni yang terlalu kuning menandakan bayi kurang cairan. Feses bayi yang mendapat ASI ekslusif lebih lunak dan tidak terlalu berbau. Setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya. Bubuhi bokong dan selangkangannya dengan krim untuk menghindari ruam popok.


3. Baby Dress Code. Apa iya, bayi baru lahir harus dibedong sepanjang hari? Apa betul bajunya harus berlapis-lapis dan selalu pakai selimut? Ayahbunda, iklim tropis di negara kita sebenarnya tidak cocok dengan pakaian bayi gaya dibuntel-buntel. Saat udara panas dan bayi berada di ruangan non-AC, coba cek belakang leher bayi, jika terasa panas dan lembab, berarti dia kegerahan. Jika demikian, singkirkan alas tidurnya dan ganti bajunya dengan yang lebih ringan. Pastikan pakaian bayi terbuat dari bahan alami, seperti katun 100%, yang menyerap keringat, mudah dicuci dan disetrika. Panduan berbusana untuk bepergian lain lagi. Kenakan mantel atau cardigan, kaos kaki, sepatu dan topi pada bayi untuk mencegah dia masuk angin.

4. Kosmetika Bayi. Kosmetika bayi banyak macamnya, ada baby bath, baby shampoo, baby oil, baby lotion, baby powder, baby cream, baby cologne dan hair lotion. Sebenarnya tidak semuanya dibutuhkan oleh bayi, jadi bijaksanalah dalam memilih. Apa pun mereknya, gunakan produk yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP). Jika bayi bereaksi negatif saat dipakaikan kosmetika tertentu, misalnya timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan ia alergi pada kandungan kosmetika tersebut. Hentikan pemakaian.

Beralihlah pada kosmetika bayi yang bebas bahan kimia (green product). Masih berhubungan dengan meminimalkan persentuhan bayi dengan bahan kimia, hindari juga menggunakan produk pengharum atau pelembut pakaian. Bahan kimia di dalamnya terlalu “kuat” dan bisa mengiritasi kulit bayi.


5. Kegiatan yang Dibenci Bayi. Kebanyakan bayi tidak suka acara lepas-pakai baju, mandi, keramas, diberi obat tetes mata dan tetes hidung hidung. Bisa-bisa dia mengamuk! Solusinya, lakukan kegiatan ini dengan cepat, namun tetap hati-hati. Alihkan perhatian bayi dengan mengajaknya bercakap-cakap, memberi pelukan dan ciuman.

6. Lingkungan yang Nyaman. Penting menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bayi. Usahakan lingkungan bayi tidak terlalu ramai atau berisik, terlalu dingin (kurang dari 20 derajat Celcius) atau terlalu panas (lebih dari 31 derajat Celcius). Bayi juga bisa rewel karena silau, karena itu pastikan cahaya lampu atau sinar matahari tidak jatuh tepat ke matanya. Lingkungan yang nyaman juga berarti bebas gigitan nyamuk dan serangga. Anda bisa melakukan fogging di rumah beberapa hari sebelum bayi hadir. Tidak dianjurkan menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi. Gunakan saja kain kelambu.

7. Mainan Bayi. Fungsi mainan bukan cuma menghibur tetapi juga mengenalkan bayi pada berbagai bentuk dan melatih otot matanya agar lebih terfokus. Untuk itu, pilihlah mainan dengan warna-warna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi (musical mobile) yang digantung di tempat tidur akan merangsang indra penglihatan dan pendengaran bayi. Beruang Teddy yang lembut menyenangkan bayi saat ia merabanya. Rattle, mainan genggam yang berbunyi jika digoyang, juga menghibur dan melatih indra bayi. Tetapi tidak selalu harus mainan mahal, lho. Bayi juga sangat terhibur melihat pantulan dirinya di cermin,bayangan di tembok dan tetes hujan. Dan, tentu saja tidak ada yang lebih menggembirakan bayi dibanding saat ia bermain dengan ayah dan ibunya.

8. Ritual Tidur. Total waktu tidur bayi baru adalah 16 jam sehari, dengan tidur malam yang gelisah, diseling beberapa kali bangun. Setelah usia 5 minggu, barulah bayi memiliki pola tidur tetap, yaitu tidur lebih awal di malam hari dan terbangun 2 - 3 kali di tengah malam. Ritual tidur bisa membantu bayi tidur lebih cepat dan berkualitas. Tahapannya, mandikan bayi dengan air hangat yang sudah ditetesi baby bath, pijat bayi dengan baby oil atau lotion, setelah itu ciptakan suasana tenang di kamar tidurnya. Anda bisa membacakan dongeng, menyanyikan lagu nina bobok atau membubuhi bayi dengan baby powder. Gunakan produk bayi yang harumnya menenangkan, namun aman dan teruji secara klinis atau Clinically Proven Mild (CMP).

9. Kenali Penyakit Bayi Baru Lahir. Kolik, ruam popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur dan demam pasca imunisasi adalah beberapa penyakit langganan bayi baru. Saat mengalaminya, bayi akan rewel dengan tangis yang tidak biasa. Cepat cari tahu dan atasi. Jika Si Kecil ruam popok, buka popoknya bersihkan, dan biarkan dia tanpa popok - diangin-angin – sementara waktu. Hidung mampet, infeksi mata, demam pasca imunisasi dan lidah berjamur dapat diantisipasi dengan resep obat dari dokter. Sedangkan kolik yang umumnya tidak dapat disembuhkan, bisa diatasi dengan membuat bayi nyaman; diayun-ayun, disusui, atau diusap-usap perutnya.

10. Orang-orang di Sekitar Bayi. Bayi memang menggemaskan, tetapi, perlakukanlah dia sewajarnya. Jika terlalu banyak orang yang menggendong dan mengajak bercanda, jika sedikit-sedikit pakaiannya diganti, sedikit-sedikit diberi makan, atau jika Ayah dan Bunda bereaksi berlebihan terhadap tangisannya, bayi bisa stres juga. Selain itu, perasaan bayi yang halus membuatnya dapat “menangkap” suasana hati ibu sebagai orang terdekatnya. Ketika mood ibu jelek akibat kelelahan misalnya, bayi bisa tahu dan dia pun ikut-ikutan rewel. Jadi, jagalah suasana hati Anda di dekat bayi. Kalau perlu istirahat, serahkan bayi pada pengasuh lainnya di rumah.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Psikologi/Bayi/10.perawatan.yang.benar.untuk.bayi.baru.lahir/001/007/172/1

MATA BAYI ANDA BELEKAN??

Belek adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini biasa dialami bayi. Beragam penyebabnya, antara lain:

* Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
* Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

Bila kebetulan bayi Anda mengalami belekan, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.
* Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
o Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.
o Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan matanya lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.
* Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.
* Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.
* Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
o Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
o Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
o Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
o Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 - 3 kali sehari.
o Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
o Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
o Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Bayi/mengatasi.mata.belekan.pada.bayi/001/001/188/1
Belek adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini biasa dialami bayi. Beragam penyebabnya, antara lain:

* Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
* Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

Bila kebetulan bayi Anda mengalami belekan, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.
* Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
o Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.
o Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan matanya lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.
* Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.
* Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.
* Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
o Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
o Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
o Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
o Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 - 3 kali sehari.
o Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
o Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
o Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Bayi/mengatasi.mata.belekan.pada.bayi/001/001/188/1

TIPS ATASI HIDUNG TERSUMBAT PADA BAYI

Saat hidung bayi yang baru lahir (0 - 3 bulan), Bunda biasanya panik dan bingung. Benarkah, bayi baru lahir tidak boleh diberikan balsem pelega nafas. Adakah cara aman untuk membantukan bernafas lancar kembali?

Lendir mengering. Hidung tersumbat adalah gejala awal influenza atau flu. Hidung bayi biasanya banyak mengandung lendir di momen seperti ini. Tapi karena udara yang keluar masuk lewat hidung, ingus pun menjadi kering di dalam hidung. Ini menutup dan menyumbang saluran nafas di hidung bayi. Saat itulah bayi sulit bernafas karena hidung tersumbat. Apa yang bisa Anda lakukan?! Bantu bayi mengeluarkan ingus dari hidung bayi agar ia dapat bernafas lega. Anda akan tahu cara hadapi hidung tersumbat setelah membaca tips berikut. Tetapi jika hidung tersumbat disertai demam, batuk terus-menerus, atau jika ingus berwarna kuning kehijauan, bawa bayi ke dokter anak. Untuk pengamatan dan saran lebih lanjut.
Berikut tips untuk mengatasi hidung bayi yang tersumbat:
1. Menyedot ingus:
a. Gunakan penyedot ingus (nasal aspirator) khusus untuk bayi. Bentuknya serupa pipet atau pipa plastik yang lembut dengan ujung berupa karet penyedot. Dijual di apotek, dengan merek khusus untuk bayi, seperti Pigeon, Chicco, Dreambaby dan lain-lain.
b. Bersihkan bagian yang akan dimasukkan ke hidung bayi dengan cara disteril (dengan alat steril botol) atau kapas yang diolesi alkohol 70%.
c. Tenangkan bayi sebelum penyedotan dilakukan agar Anda dapat memasukkan alat dengan tepat.
d. Masukkan alat ke dalam hidung bayi, tetapi jangan terlalu dalam. Saat memasukkan penyedot, ujung karet yang berfungsi untuk menyedot harus dalam keadaan ditekan, lalu lepas perlahan saat sudah di dalam hidung. Lakukan dengan lembut, agar hidung bayi tidak teriritasi.

2. Meneteskan NaCl atau larutan garam murni:
a. Anda bisa mendapatkan larutan obat tetes NaCl fisiologis 0,9% (20 ml) di apotik, contohnya salah satu mereknya adalah Breathy. Fungsinya, untuk melembabkan selaput dalam saluran pernafasan bayi, melancarkan sumbatan hidung, dan mengencerkan ingus agar mudah dikeluarkan. Cara memberikannya adalah dengan memasukkan sedikit bagian ujung pipet lalu teteskan lembut.
b. Anda juga bisa membuat sendiri larutan NaCl dengan cara melarutkan 1/4 sendok teh garam ke dalam 1/2 gelas air hangat. Gunakan pipet untuk meneteskannya. Pipet bisa Anda dapatkan di apotik. Apabila Anda membeli yang sekali pakai, bersihkan menggunakan air hangat.
c. Setelah ingus encer, bantu bayi mengeluarkannya menggunakan penyedot ingus. Ikuti langkah-langkah di poin 1.

3. Tekan lembut hidung dan sekitarnya, lalu bersihkan:
a. Anda dapat membantu bayi melegakan pernafasan dengan memijat lembut hidung dan sekitarnya dengan bahan lembut sambil membersihkan ingus. Pijatan lembut merilekskan pernafasan bayi, ini membantu lendir keluar dengan mudah.
b. Bersihkan hidung dari bekas lendir yang mengering menggunakan cotton bud basah. Hidung yang bersih membantu bayi bernafas dengan lancar. Hati-hati saat membersihkan, jangan masukkan cotton bud terlalu dalam.

4. Balsem pelega pernafasan, uap minyak kayu putih di mangkuk:
a. Anda bisa mengoleskan balsem pelega pernafasan khusus bayi, di bagian dada, leher dan punggung, sambil memijat lembut. Contoh, salah satu merek balsem bayi adalah Transpulmin. Selain memberi rasa hangat, uap balsem juga akan melonggarkan hidung tersumbat.
b. Cara lain adalah dengan membuat semacam "nebulizer" sederhana dengan cara meneteskan minyak kayu putih ke dalam mangkuk berisi air panas di salah satu sudut ruangan, terutama di area kamar yang merupakan wilayah pertukaran udara. Selain berfungsi membersihkan udara yang sarat virus flu, uap hangat kayu putih juga membantu bayi bernafas dengan lega.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Tips/Bayi/bayi.baru.lahir.tips.atasi.hidung.tersumbat/001/005/82/1
Saat hidung bayi yang baru lahir (0 - 3 bulan), Bunda biasanya panik dan bingung. Benarkah, bayi baru lahir tidak boleh diberikan balsem pelega nafas. Adakah cara aman untuk membantukan bernafas lancar kembali?

Lendir mengering. Hidung tersumbat adalah gejala awal influenza atau flu. Hidung bayi biasanya banyak mengandung lendir di momen seperti ini. Tapi karena udara yang keluar masuk lewat hidung, ingus pun menjadi kering di dalam hidung. Ini menutup dan menyumbang saluran nafas di hidung bayi. Saat itulah bayi sulit bernafas karena hidung tersumbat. Apa yang bisa Anda lakukan?! Bantu bayi mengeluarkan ingus dari hidung bayi agar ia dapat bernafas lega. Anda akan tahu cara hadapi hidung tersumbat setelah membaca tips berikut. Tetapi jika hidung tersumbat disertai demam, batuk terus-menerus, atau jika ingus berwarna kuning kehijauan, bawa bayi ke dokter anak. Untuk pengamatan dan saran lebih lanjut.
Berikut tips untuk mengatasi hidung bayi yang tersumbat:
1. Menyedot ingus:
a. Gunakan penyedot ingus (nasal aspirator) khusus untuk bayi. Bentuknya serupa pipet atau pipa plastik yang lembut dengan ujung berupa karet penyedot. Dijual di apotek, dengan merek khusus untuk bayi, seperti Pigeon, Chicco, Dreambaby dan lain-lain.
b. Bersihkan bagian yang akan dimasukkan ke hidung bayi dengan cara disteril (dengan alat steril botol) atau kapas yang diolesi alkohol 70%.
c. Tenangkan bayi sebelum penyedotan dilakukan agar Anda dapat memasukkan alat dengan tepat.
d. Masukkan alat ke dalam hidung bayi, tetapi jangan terlalu dalam. Saat memasukkan penyedot, ujung karet yang berfungsi untuk menyedot harus dalam keadaan ditekan, lalu lepas perlahan saat sudah di dalam hidung. Lakukan dengan lembut, agar hidung bayi tidak teriritasi.

2. Meneteskan NaCl atau larutan garam murni:
a. Anda bisa mendapatkan larutan obat tetes NaCl fisiologis 0,9% (20 ml) di apotik, contohnya salah satu mereknya adalah Breathy. Fungsinya, untuk melembabkan selaput dalam saluran pernafasan bayi, melancarkan sumbatan hidung, dan mengencerkan ingus agar mudah dikeluarkan. Cara memberikannya adalah dengan memasukkan sedikit bagian ujung pipet lalu teteskan lembut.
b. Anda juga bisa membuat sendiri larutan NaCl dengan cara melarutkan 1/4 sendok teh garam ke dalam 1/2 gelas air hangat. Gunakan pipet untuk meneteskannya. Pipet bisa Anda dapatkan di apotik. Apabila Anda membeli yang sekali pakai, bersihkan menggunakan air hangat.
c. Setelah ingus encer, bantu bayi mengeluarkannya menggunakan penyedot ingus. Ikuti langkah-langkah di poin 1.

3. Tekan lembut hidung dan sekitarnya, lalu bersihkan:
a. Anda dapat membantu bayi melegakan pernafasan dengan memijat lembut hidung dan sekitarnya dengan bahan lembut sambil membersihkan ingus. Pijatan lembut merilekskan pernafasan bayi, ini membantu lendir keluar dengan mudah.
b. Bersihkan hidung dari bekas lendir yang mengering menggunakan cotton bud basah. Hidung yang bersih membantu bayi bernafas dengan lancar. Hati-hati saat membersihkan, jangan masukkan cotton bud terlalu dalam.

4. Balsem pelega pernafasan, uap minyak kayu putih di mangkuk:
a. Anda bisa mengoleskan balsem pelega pernafasan khusus bayi, di bagian dada, leher dan punggung, sambil memijat lembut. Contoh, salah satu merek balsem bayi adalah Transpulmin. Selain memberi rasa hangat, uap balsem juga akan melonggarkan hidung tersumbat.
b. Cara lain adalah dengan membuat semacam "nebulizer" sederhana dengan cara meneteskan minyak kayu putih ke dalam mangkuk berisi air panas di salah satu sudut ruangan, terutama di area kamar yang merupakan wilayah pertukaran udara. Selain berfungsi membersihkan udara yang sarat virus flu, uap hangat kayu putih juga membantu bayi bernafas dengan lega.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Tips/Bayi/bayi.baru.lahir.tips.atasi.hidung.tersumbat/001/005/82/1

SUKSES NAIK PESAWAT BERSAMA BAYI

Benarkah bayi boleh naik pesawat? Sebenarnya bayi usia tiga bulan atau lebih sudah bisa melakukan perjalanan dengan pesawat. Bahkan, menurut peraturan di sebuah maskapai penerbangan Indonesia, bayi yang lahir cukup bulan dan tidak memiliki gangguan jantung dan pernafasan, boleh melakukan penerbangan sejak usia tujuh hari. Namun tak ada salahnya jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter dan cek keadaan bayi secara keseluruhan sebelum Anda memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat. Atasi Sakit Telinga. Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan di telinga bayi, susui atau berikan makanan pada bayi sebelum take-off dan landing. Dan sebaiknya bayi dalam keadaan bangun dan disusui ketika turun dari pesawat. Bawalah perlengkapan dan kebutuhan bayi yang diperlukan untuk traveling.

Perlukah carseat di pesawat? Memang biasanya pada usia 24 bulan pun bayi masih bisa bebas biaya, namun sangat tidak dianjurkan untuk bayi duduk dipangkuan Anda. Turbulesi atau perubahan tekanan secara drastis di pesawat dapat membuat bayi terlepas dari pegangan Anda. Dan jika terjadi kecelakaan, bayi bisa saja terjepit di antara tubuh Anda. Ada baiknya jika Anda memesan satu kursi lagi khusus untuk bayi. Jika ia sudah cukup besar untuk bisa duduk sendiri, itu lebih baik. Atau jika tidak, Anda bisa menggunakan car seat atau pengaman khusus untuk bayi dan anak kecil.
Perlu diperhatikan:

* Jangan sembarangan menggunakan car seat untuk bayi. Jika Anda membeli car seat buatan Amerika, pastikan ada sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA). Untuk lebih amannya, carilah yang bertuliskan: "This restraint certified for use in motor vehicles and aircraft."
* Jika berat badan bayi sudah mencapai 20 kilogram, lebih baik ia menggunakan sabuk pengaman pesawat. Dan selalu perhatikan dengan baik instruksi dari awak pesawat kapan Anda harus 'mengikat' bayi di kursinya.
* Jika Anda bisa mencari tempat duduk dekat jendela, itu lebih baik. Dengan demikian Anda bisa meletakkan car seat bayi tanpa mengganggu jalan. Namun jangan duduk di samping pintu darurat atau dekat pintu keluar.
* Jangan lupa untuk membawa beberapa mainan atau buku favorit bayi. Mainan dan buku-bukunya ini akan membantu Anda agar bayi bisa tenang dan duduk manis di pesawat.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Travelling/Bayi/sukses.naik.pesawat.bersama.bayi/001/002/6/1
Benarkah bayi boleh naik pesawat? Sebenarnya bayi usia tiga bulan atau lebih sudah bisa melakukan perjalanan dengan pesawat. Bahkan, menurut peraturan di sebuah maskapai penerbangan Indonesia, bayi yang lahir cukup bulan dan tidak memiliki gangguan jantung dan pernafasan, boleh melakukan penerbangan sejak usia tujuh hari. Namun tak ada salahnya jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter dan cek keadaan bayi secara keseluruhan sebelum Anda memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat. Atasi Sakit Telinga. Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan di telinga bayi, susui atau berikan makanan pada bayi sebelum take-off dan landing. Dan sebaiknya bayi dalam keadaan bangun dan disusui ketika turun dari pesawat. Bawalah perlengkapan dan kebutuhan bayi yang diperlukan untuk traveling.

Perlukah carseat di pesawat? Memang biasanya pada usia 24 bulan pun bayi masih bisa bebas biaya, namun sangat tidak dianjurkan untuk bayi duduk dipangkuan Anda. Turbulesi atau perubahan tekanan secara drastis di pesawat dapat membuat bayi terlepas dari pegangan Anda. Dan jika terjadi kecelakaan, bayi bisa saja terjepit di antara tubuh Anda. Ada baiknya jika Anda memesan satu kursi lagi khusus untuk bayi. Jika ia sudah cukup besar untuk bisa duduk sendiri, itu lebih baik. Atau jika tidak, Anda bisa menggunakan car seat atau pengaman khusus untuk bayi dan anak kecil.
Perlu diperhatikan:

* Jangan sembarangan menggunakan car seat untuk bayi. Jika Anda membeli car seat buatan Amerika, pastikan ada sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA). Untuk lebih amannya, carilah yang bertuliskan: "This restraint certified for use in motor vehicles and aircraft."
* Jika berat badan bayi sudah mencapai 20 kilogram, lebih baik ia menggunakan sabuk pengaman pesawat. Dan selalu perhatikan dengan baik instruksi dari awak pesawat kapan Anda harus 'mengikat' bayi di kursinya.
* Jika Anda bisa mencari tempat duduk dekat jendela, itu lebih baik. Dengan demikian Anda bisa meletakkan car seat bayi tanpa mengganggu jalan. Namun jangan duduk di samping pintu darurat atau dekat pintu keluar.
* Jangan lupa untuk membawa beberapa mainan atau buku favorit bayi. Mainan dan buku-bukunya ini akan membantu Anda agar bayi bisa tenang dan duduk manis di pesawat.

Sumber : http://www.bayisehat.net/artikel/Travelling/Bayi/sukses.naik.pesawat.bersama.bayi/001/002/6/1

KETIKA BAYI ADA TERSERANG FLU

KOMPAS.COM - Nama lain flu adalah influenza, common cold, batuk pilek, atau kadang, masuk angin. Biasanya penularan terjadi saat penderita awal terbatuk, bersin, dan terlontar melalui kontak tangan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang jenisnya sangat banyak, tetapi gejalanya mirip.

Diterangkan oleh dr Suririnah, dalam bukunya yang berjudul Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan, mengatakan, gejala flu antara lain; batuk, pilek, bersin, nafsu makan menurun, nyeri bila menelan makanan, dan demam (biasanya tak lebih dari 38.5 derajat Celsius).

Flu sebenarnya bukan penyakit berbahaya, karena jarang menimbulkan komplikasi, meski disertai demam tinggi sekalipun. Namun, meski tidak berbahaya, bayi dan anak yang terkena flu akan cukup terganggu. Umumnya, anak jadi sulit tidur, tak mau makan, dan rewel. Perlu diwaspadai pula, jika kondisi daya tahan tubuh anak menurun, bisa terjadi komplikasi; pneumonia, bronkitis, infeksi telinga, sinus, atau hingga infeksi telinga tengah. Dr Suririnah berbagi tips bagaimana menangani flu pada anak

* Pastikan si anak mendapat istirahat dan cairan yang cukup. Beri ASI atau susu sesering mungkin, atau makanan padat (jika sudah mulai), seperti sup dan buah-buahan untuk tambahan cairan.
* Untuk bayi yang kurang dari 6 bulan, bantu bayi mengeluarkan ingus dengan alat penyedot ingus yang banyak di pasarran.
* Bantu ia mengeringkan lendir di daerah kepala dengan meletakkan selimut yang dilipat di antara kasur dan ranjangnya di bagian kepala, agar posisi kepala lebih tinggi.
* Perlu diketahui, bahwa penyebab flu adalah virus, dan tidak akan bereaksi dengan antibiotika. Dokter baru akan memberi antibiotika jika sudah terjadi komplikasi infeksi bakteri, seperti radang paru-paru atau infeksi telinga.
* Periksa suhu tubuh bayi dengan termometer khusus untuk memastikan suhunya tetap dalam kondisi yang baik.

Bayi baru lahir sering bersin untuk mengeluarkan sisa lendir dan sebagai reaksi tubuh untuk membersihkan jalan napas yang teriritasi. Keadaan ini normal, dan bukan tanda-tanda flu. Namun, jika Anda merasa ada keraguan, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter anak kepercayaan Anda.

NAD Editor: Nadia Felicia
sumber : http://www.bayisehat.com/immunization-mainmenu-36/745-ketika-si-bayi-terserang-flu.html
KOMPAS.COM - Nama lain flu adalah influenza, common cold, batuk pilek, atau kadang, masuk angin. Biasanya penularan terjadi saat penderita awal terbatuk, bersin, dan terlontar melalui kontak tangan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang jenisnya sangat banyak, tetapi gejalanya mirip.

Diterangkan oleh dr Suririnah, dalam bukunya yang berjudul Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan, mengatakan, gejala flu antara lain; batuk, pilek, bersin, nafsu makan menurun, nyeri bila menelan makanan, dan demam (biasanya tak lebih dari 38.5 derajat Celsius).

Flu sebenarnya bukan penyakit berbahaya, karena jarang menimbulkan komplikasi, meski disertai demam tinggi sekalipun. Namun, meski tidak berbahaya, bayi dan anak yang terkena flu akan cukup terganggu. Umumnya, anak jadi sulit tidur, tak mau makan, dan rewel. Perlu diwaspadai pula, jika kondisi daya tahan tubuh anak menurun, bisa terjadi komplikasi; pneumonia, bronkitis, infeksi telinga, sinus, atau hingga infeksi telinga tengah. Dr Suririnah berbagi tips bagaimana menangani flu pada anak

* Pastikan si anak mendapat istirahat dan cairan yang cukup. Beri ASI atau susu sesering mungkin, atau makanan padat (jika sudah mulai), seperti sup dan buah-buahan untuk tambahan cairan.
* Untuk bayi yang kurang dari 6 bulan, bantu bayi mengeluarkan ingus dengan alat penyedot ingus yang banyak di pasarran.
* Bantu ia mengeringkan lendir di daerah kepala dengan meletakkan selimut yang dilipat di antara kasur dan ranjangnya di bagian kepala, agar posisi kepala lebih tinggi.
* Perlu diketahui, bahwa penyebab flu adalah virus, dan tidak akan bereaksi dengan antibiotika. Dokter baru akan memberi antibiotika jika sudah terjadi komplikasi infeksi bakteri, seperti radang paru-paru atau infeksi telinga.
* Periksa suhu tubuh bayi dengan termometer khusus untuk memastikan suhunya tetap dalam kondisi yang baik.

Bayi baru lahir sering bersin untuk mengeluarkan sisa lendir dan sebagai reaksi tubuh untuk membersihkan jalan napas yang teriritasi. Keadaan ini normal, dan bukan tanda-tanda flu. Namun, jika Anda merasa ada keraguan, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter anak kepercayaan Anda.

NAD Editor: Nadia Felicia
sumber : http://www.bayisehat.com/immunization-mainmenu-36/745-ketika-si-bayi-terserang-flu.html

TIPS MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN GERAK/MOTORIK BAYI 7-9 BULAN

Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong
serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,
misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan
meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya.

Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari
orang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesot
sepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang
“berjalan” kesana kemari. Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.
Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari kedua
orangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulai
dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiri
ini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadi
senang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatan
otonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat.

Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannya
bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat
menahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,
kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalu
sambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untuk
berdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan.

Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambil
berpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikuti
oleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untuk
duduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpa
pengawasan.

Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakin
pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan
serta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giat
melatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring dengan
latihan jalannya bayi juga semakin “aksi” memperlihatkan kepandaian
merangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8.

Perkembangan Gerakan:
Bila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akan
meloncat-loncat.

Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut tungkainya akan bengkok
atau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya
Bayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada meja atau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping
Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri
untuk melatihnya berdiri

Merangkak.
Latihlah merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (dan
bersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.
Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si kecil
tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola
tersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujian
dan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitar
rurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak.

Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.
Dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri
Selain duduk tanpa dibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi
berdiri Beri meja atau bangku yang rendah

Si kecil mulai belajar berjalan
Sering-seringlah melatih si kecil jalan dengan cara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat. Beri ciuman pada pipi si kecil bila ia berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih jalan

Sumber : http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/
Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong
serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,
misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan
meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya.

Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari
orang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesot
sepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang
“berjalan” kesana kemari. Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.
Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari kedua
orangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulai
dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiri
ini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadi
senang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatan
otonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat.

Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannya
bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat
menahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,
kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalu
sambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untuk
berdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan.

Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambil
berpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikuti
oleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untuk
duduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpa
pengawasan.

Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakin
pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan
serta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giat
melatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring dengan
latihan jalannya bayi juga semakin “aksi” memperlihatkan kepandaian
merangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8.

Perkembangan Gerakan:
Bila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akan
meloncat-loncat.

Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut tungkainya akan bengkok
atau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya
Bayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada meja atau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping
Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri
untuk melatihnya berdiri

Merangkak.
Latihlah merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (dan
bersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.
Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si kecil
tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola
tersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujian
dan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitar
rurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak.

Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.
Dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri
Selain duduk tanpa dibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi
berdiri Beri meja atau bangku yang rendah

Si kecil mulai belajar berjalan
Sering-seringlah melatih si kecil jalan dengan cara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat. Beri ciuman pada pipi si kecil bila ia berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih jalan

Sumber : http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/

BERAPA LAMA SEBAIKNYA BAYI ANDA TIDUR

Kebutuhan tidur bayi anda tentu berbeda dengan kebutuhan tidur orang dewasa. Karena hal ini banyak orang tua bertanya-tanya berapa lamakah tidur yang sehat dan cukup untuk perkembangan bayi sesuai dengan usianya.

Di awal minggu kelahiran, bayi anda sepertinya tidur sepanjang waktu, namun sejalan dengan waktu dan perkembangan fisiknya waktu tidur bayi semakin berkurang. Untuk kebanyakan bayi hingga 6 atau 7 minggu pertama mereka akan tidur nyenyak sepanjang malam, berikut ini panduan kebutuhan tidur bayi secara umum sesuai dengan umur mereka. * Lahir hingga 6 atau 7 minggu. Bayi baru lahir membutuhkan tidur antara 16 s/d 20 jam sehari.
* 1 s/d 3 Bulan. Bayi pada tahap ini akan membutuhkan sekitar 8 jam malam hari dan 8 jam siang hari, sehingga total 16 jam sehari.
* 3 s/d 6 Bulan. pada tahap ini, tidur di waktu malam meningkat dan di waktu siang berkurang. Bayi anda akan membutuhkan tidur sekitar 10 jam di waktu malam dan antara 3 sampai 5 jam di waktu siang.
* 6 s/d 9 Bulan. Bayi pada tahap ini akan tidur lebih panjang lagi di waktu malam. Sekitar 11 jam di waktu malam dan 2 sampai 3.5 jam di waktu siang.
* 9 Bulan s/d 1 Tahun. Waktu tidur malam stabil sekitar 11 jam, namun waktu siang berkurang menjadi sekitar 2 atau 3 jam.
* 1 Tahun hingga 18 Bulan. Pada masa ini tidur malam bertambah sekitar 11.5 jam dan tidur siang berkurang menjadi 1 atau 2 Jam dan pola tidur siang ini akan bertahan hingga mereka berumur 4 tahun (atau berhenti disaat mereka sudah tidak lagi tidur siang).
* 18 Bulan s/d 3 Tahun. Tidur malam akan berkurang sekitar setengah jam setiap 6 bulan sekali, sehingga ketika mereka berumur 3 Tahun bayi anda akan tidur sekitar 10.5 Jam, dan tidur siang akan tetap sama (1 s/d 2 jam)

Jika bayi anda terlalu banyak tidur (jauh melebihi waktu maksimal panduan diatas) dapat saja itu merupakan pertanda adanya suatu masalah. Jika bayi anda menolak tidur juga merupakan pertanda ada masalah kesehatan. Jika anda melihat pertanda diatas sebaiknya anda menghubungi ahli kesehatan anak (dokter spesialis anak) untuk mendapat penjelasan dan pemeriksaan lebih lengkap.

Sumber = http://www.babyslumber.com/articles/baby/how-long-should-my-baby-be-sleeping/#more-39
Kebutuhan tidur bayi anda tentu berbeda dengan kebutuhan tidur orang dewasa. Karena hal ini banyak orang tua bertanya-tanya berapa lamakah tidur yang sehat dan cukup untuk perkembangan bayi sesuai dengan usianya.

Di awal minggu kelahiran, bayi anda sepertinya tidur sepanjang waktu, namun sejalan dengan waktu dan perkembangan fisiknya waktu tidur bayi semakin berkurang. Untuk kebanyakan bayi hingga 6 atau 7 minggu pertama mereka akan tidur nyenyak sepanjang malam, berikut ini panduan kebutuhan tidur bayi secara umum sesuai dengan umur mereka. * Lahir hingga 6 atau 7 minggu. Bayi baru lahir membutuhkan tidur antara 16 s/d 20 jam sehari.
* 1 s/d 3 Bulan. Bayi pada tahap ini akan membutuhkan sekitar 8 jam malam hari dan 8 jam siang hari, sehingga total 16 jam sehari.
* 3 s/d 6 Bulan. pada tahap ini, tidur di waktu malam meningkat dan di waktu siang berkurang. Bayi anda akan membutuhkan tidur sekitar 10 jam di waktu malam dan antara 3 sampai 5 jam di waktu siang.
* 6 s/d 9 Bulan. Bayi pada tahap ini akan tidur lebih panjang lagi di waktu malam. Sekitar 11 jam di waktu malam dan 2 sampai 3.5 jam di waktu siang.
* 9 Bulan s/d 1 Tahun. Waktu tidur malam stabil sekitar 11 jam, namun waktu siang berkurang menjadi sekitar 2 atau 3 jam.
* 1 Tahun hingga 18 Bulan. Pada masa ini tidur malam bertambah sekitar 11.5 jam dan tidur siang berkurang menjadi 1 atau 2 Jam dan pola tidur siang ini akan bertahan hingga mereka berumur 4 tahun (atau berhenti disaat mereka sudah tidak lagi tidur siang).
* 18 Bulan s/d 3 Tahun. Tidur malam akan berkurang sekitar setengah jam setiap 6 bulan sekali, sehingga ketika mereka berumur 3 Tahun bayi anda akan tidur sekitar 10.5 Jam, dan tidur siang akan tetap sama (1 s/d 2 jam)

Jika bayi anda terlalu banyak tidur (jauh melebihi waktu maksimal panduan diatas) dapat saja itu merupakan pertanda adanya suatu masalah. Jika bayi anda menolak tidur juga merupakan pertanda ada masalah kesehatan. Jika anda melihat pertanda diatas sebaiknya anda menghubungi ahli kesehatan anak (dokter spesialis anak) untuk mendapat penjelasan dan pemeriksaan lebih lengkap.

Sumber = http://www.babyslumber.com/articles/baby/how-long-should-my-baby-be-sleeping/#more-39

1 Jan 2011

LENGKAPI 9 BULAN KEHAMILAN ANDA DENGAN TIPS BERGUNA INI

Selamat datang di sembilan bulan yang menakjubkan! Lengkapi dengan tips ini agar kondisi anda lebih sehat dan bugar.

TRIMESTER 1

Bulan 1
Asah asam
Maksudnya tentu asam folat. Mengkonsumsi 400 mg asam folat setiap hari selama 12 minggu pertama kehamilan anda akan menjaga janin dari cacat lahir. Di saat periksa kehamilan pada dokter obgin, anda juga perlu minta pendapatnya apakah perlu tambahan resep atau tidak.

Sudahlah !
Berhenti merokok dan minum alkohol adalah hadiah terbaik yang bisa anda berikan untuk bayi anda. Ini juga termasuk tidak mewarnai rambut anda menjadi coklat, merah atau biru sekalipun! Walaupun hasil riset menunjukkan bahwa aman-aman saja mengecat rambut ketika hamil, banyak dokter obgin yang menyarankan agar ibu hamil menunda dulumewarnai rambut sampai trimester ke-2.

Hentikan mual
Jadikan makan sebuah pisang sebagai ritual dipagi hari, bahkan mungkin sebelum anda bangkit dari tempat tidur. Perut kosong membuat rasa sakit akan makin parah. Setelah itu lewati hari anda dengan konsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti roti atau crackers. Ada juga ibu hamil yang menyembah pada biskuit jahe, teh atau hidangan yang memiliki rasa segar macam salad, jus jeruk dan teh mint.

Simpan energi
Jangan tunda tidur anda begitu ngantuk sudah menyerang ( anda memang harus rela tidak lagi nonton Empat mata-nya pak tukul!).juga biarkan pe,mbantu rumah tangga ( atau suami ) melakukan pekerjaan beres-beres rumah. Tentu anda tak boleh lupa melakukan olahraga ringan setiap hari.

Tak perlu cemas!
Mungkin anda sangat khawatir pada keguguran, namun jangan jadikan kecemasan itu menggangu kebahagiaan kehamilan anda. Ingat-ingat saja bahwa keguguran terjadi karena ketidak normalan, jadi sering kali hampir tidak ada yang bisa anda lakukan untuk mencegahnya dan tak ada alasan untuk menyalahkan diri sendiri bila itu sampai terjadi.

Bulan 2
Makan cermat dan cerdas
Ada beberapa jenis makanan yang dapat menganggu janin anda. Hindari: jeroan yang mengandung vitamin A derajat tinggi sehingga dapat mengakibatkan cacat lahir;telur mentah atau setengah matang yang dapat meningkatkan resiko keracunan makanan; keju lunak ( soft cheese ) yang sangat mungkin mengandung listeria, bakteri yang dapat menyebabkan kelahiran prematur; sushi dan sashimi.

Jangan mengejar matahari
Hormon-hormon kehamilan menyebabkan sel-sel pigmen kulit bekerja lebih giat sehingga ibu hamil menjadi ekstra-sensitif pada paparan sinar UV. Maka sangat dianjurkan agar anda lebih banyak dan lebih sering mengoleskan tabir surya dikulit.
Hindari varises
Efek samping kehamilan yang tak membahagiakan ini akan timbul di 10 minggu pertama kehamilan anda. Cegah si varises dengan mengenakan stocking khusus yang dapat dibeli digerai alat-alat kesehatan, atau konsultasi pada opgin untuk obat selep yang direkomendasikan.

Bulan 3
Wanita besi
Kebanyakan perempuan menderita kekurangan zat besi saat hamil. Walaupun tak ada hubungannya dengan kesehatan dan kekuatan janin, kurangnya zat besi membuat anda cepat lelah. Pilih makanan kaya zat besi, seperti sereal yang sudah terfortifikasi, roti gandum, kol, bayam, biji-bijian, dan coklat. Minum jus jeruk saat makan juga akan membantu tubuh mengoptimalkan kerja zat besi.

TRIMESTER 2

Bulan 4
Makan benar
Selera makan anda sudah tumbuh, seiring makin padamnya rasa mual. Untuk mengusir rasa malas makan, ingat-ingat saja bahwa anda makan untuk bayi anda. Perbanyak makan sayur buah dan makanan kaya karbohidrat- protein kalsium.

Minta dukungan
Pastikan anda memiliki lingkungan kantor yang suportif pada kehamilan anda: bebas rokok, tidak membuat anda stres, kelelahan berdiri sepanjang hari, mengangkat benda berat dan bersentuhan dengan bahan kimia.

Bulan 5
Ayo , exercise!
Anda tampak berbahaya dengan perut hamil. Tak hanya cantik dan seksi, anda perlu bugar. Olah raga sangat bermanfaat untuk kelahiran yang mudah, dan manjur untuk mengusir efek samping kehamilan yang tak menyenangkan, seperti mengantuk dan perut kembung. Jatahkan 20 menit 3 kali seminggu untuk melakukan olah raga yang aman untuk perut: joging, berenang, pilates dan yoga.

Ke dokter gigi
Gigi berlubang dan masalah gigi dan gusi lainnya dapat jadi memicu preeklamsia dan kelahiran prematur. Kalau anda sudah membatalkan janjike dokter gigi pada trimester pertama, sekarang waktunya- wajib anda lakukan !

Bulan 6
Berlibur
Ini saatnya anda melakukan perjalanan berlibur bersama suami, sebelum bayi datang.waktu yang tepat adalah antara kehamilan minggu ke 14 dan ke-27. Tetap berhati- hati pada paparan sinar matahari. Lakukan berjalan-jalan di kabin setiap jam dan goyangkan ibu jari kaki agar terhindar dari bengkak.

Buang sakit punggung
Di saat perut membuncit, punggung sering terasa sakit. Usir dengan memijatnya perlahan, jangan berdiri atau duduk pada posisi yang sama dalam waktu lama atau berusaha meraih barang yang letaknya di atas kepala. Kompres dingin juga akan membantu menghilangkan nyeri punggung.

TRIMESTER 3

Bulan 7
Lebih cermat
Pada sekitar bulan ini, sakit serius yang berhubungan dengan kehamilan dapat terjadi. Memang sangat jarang dialami oleh ibu hamil, namun tak ada salahnya anda tetap rajin memeriksakan kehamilan. Cermati perubahan aneh seperti tangan dan kaki bengkak, gatal kronis, fatigue alias lelah luar biasa, dan nyeri di bawah perut.

Senam hamil
Daftarkan diri ikut senam hamil dan pelajari teknik pernapasan dan relaksasi untuk melahirkan.

Bulan 8
Tenang….
Selama 24 jam, pasti ada jutaan pemikiran yang berkecamuk di kepala anda. Sekarang waktunya untuk relaks! Hasil riset menyebutkan, stres tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir kecil. Luangkan waktu minimal20 menit sebagai’me time’.Baca majalah favorit anda, dengarkan lagu lewat MP3 player atau mandi berendam sepulang kantor.

Banyak makan !
Akhirnya …. anda boleh makan lebih banyak dengan menambah 200 kalori perhari dalam menu hidangan. Sama sekali tak berdosa untuk makan es krim, lho!

Bulan 9
Nikmati waktu tidur
Sebentar-sebentar ke toilet … tentu tak mudah ya, buat anda bila hampir setiap jam buang air seni ? Akan sangat membantu bila ibu hamil berhenti minum setelah pukul 8 malam, terutama teh,kopi atau kola, sehingga kandung kemih tidak penuh. Jalankan rutinitas tidur bantu dengan mendengarkan musik yang relaks atau mandi aromaterapi. Bila anda tak bisa tidur, jangan hanya berbaring cemas, lakukan sesuatu. Misalnya membaca atau melakukan teknik relaksasi ( yoga, menghitung kambing, atau…. membayangkan brad pitt !). suasana kamar yang tenang dan temaram juga akan sangat membantu. Atau coba gerakan ini: berbaring miring bertumpu pada badan sebelah kiri, tekuk lutut dan letakkan bantal di bawah perut.

Siap-siap
!
Minum teh rasa raspberry ( dapat dibeli di supermarket besar ) pada 8 minggu terakhir kehamilan anda akan membantu menguatkan rahim. Hindari perobekan rahim dengan memijat daerah perineum, daerah antara vagina dengan anus, dengan minyak zaitun. Dan yang terpenting, nikmati saat-saat akhir kehamilan anda. Sebentar lagi anda akan menjadi ibu!

info-sehat.com

Selamat datang di sembilan bulan yang menakjubkan! Lengkapi dengan tips ini agar kondisi anda lebih sehat dan bugar.

TRIMESTER 1

Bulan 1
Asah asam
Maksudnya tentu asam folat. Mengkonsumsi 400 mg asam folat setiap hari selama 12 minggu pertama kehamilan anda akan menjaga janin dari cacat lahir. Di saat periksa kehamilan pada dokter obgin, anda juga perlu minta pendapatnya apakah perlu tambahan resep atau tidak.

Sudahlah !
Berhenti merokok dan minum alkohol adalah hadiah terbaik yang bisa anda berikan untuk bayi anda. Ini juga termasuk tidak mewarnai rambut anda menjadi coklat, merah atau biru sekalipun! Walaupun hasil riset menunjukkan bahwa aman-aman saja mengecat rambut ketika hamil, banyak dokter obgin yang menyarankan agar ibu hamil menunda dulumewarnai rambut sampai trimester ke-2.

Hentikan mual
Jadikan makan sebuah pisang sebagai ritual dipagi hari, bahkan mungkin sebelum anda bangkit dari tempat tidur. Perut kosong membuat rasa sakit akan makin parah. Setelah itu lewati hari anda dengan konsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti roti atau crackers. Ada juga ibu hamil yang menyembah pada biskuit jahe, teh atau hidangan yang memiliki rasa segar macam salad, jus jeruk dan teh mint.

Simpan energi
Jangan tunda tidur anda begitu ngantuk sudah menyerang ( anda memang harus rela tidak lagi nonton Empat mata-nya pak tukul!).juga biarkan pe,mbantu rumah tangga ( atau suami ) melakukan pekerjaan beres-beres rumah. Tentu anda tak boleh lupa melakukan olahraga ringan setiap hari.

Tak perlu cemas!
Mungkin anda sangat khawatir pada keguguran, namun jangan jadikan kecemasan itu menggangu kebahagiaan kehamilan anda. Ingat-ingat saja bahwa keguguran terjadi karena ketidak normalan, jadi sering kali hampir tidak ada yang bisa anda lakukan untuk mencegahnya dan tak ada alasan untuk menyalahkan diri sendiri bila itu sampai terjadi.

Bulan 2
Makan cermat dan cerdas
Ada beberapa jenis makanan yang dapat menganggu janin anda. Hindari: jeroan yang mengandung vitamin A derajat tinggi sehingga dapat mengakibatkan cacat lahir;telur mentah atau setengah matang yang dapat meningkatkan resiko keracunan makanan; keju lunak ( soft cheese ) yang sangat mungkin mengandung listeria, bakteri yang dapat menyebabkan kelahiran prematur; sushi dan sashimi.

Jangan mengejar matahari
Hormon-hormon kehamilan menyebabkan sel-sel pigmen kulit bekerja lebih giat sehingga ibu hamil menjadi ekstra-sensitif pada paparan sinar UV. Maka sangat dianjurkan agar anda lebih banyak dan lebih sering mengoleskan tabir surya dikulit.
Hindari varises
Efek samping kehamilan yang tak membahagiakan ini akan timbul di 10 minggu pertama kehamilan anda. Cegah si varises dengan mengenakan stocking khusus yang dapat dibeli digerai alat-alat kesehatan, atau konsultasi pada opgin untuk obat selep yang direkomendasikan.

Bulan 3
Wanita besi
Kebanyakan perempuan menderita kekurangan zat besi saat hamil. Walaupun tak ada hubungannya dengan kesehatan dan kekuatan janin, kurangnya zat besi membuat anda cepat lelah. Pilih makanan kaya zat besi, seperti sereal yang sudah terfortifikasi, roti gandum, kol, bayam, biji-bijian, dan coklat. Minum jus jeruk saat makan juga akan membantu tubuh mengoptimalkan kerja zat besi.

TRIMESTER 2

Bulan 4
Makan benar
Selera makan anda sudah tumbuh, seiring makin padamnya rasa mual. Untuk mengusir rasa malas makan, ingat-ingat saja bahwa anda makan untuk bayi anda. Perbanyak makan sayur buah dan makanan kaya karbohidrat- protein kalsium.

Minta dukungan
Pastikan anda memiliki lingkungan kantor yang suportif pada kehamilan anda: bebas rokok, tidak membuat anda stres, kelelahan berdiri sepanjang hari, mengangkat benda berat dan bersentuhan dengan bahan kimia.

Bulan 5
Ayo , exercise!
Anda tampak berbahaya dengan perut hamil. Tak hanya cantik dan seksi, anda perlu bugar. Olah raga sangat bermanfaat untuk kelahiran yang mudah, dan manjur untuk mengusir efek samping kehamilan yang tak menyenangkan, seperti mengantuk dan perut kembung. Jatahkan 20 menit 3 kali seminggu untuk melakukan olah raga yang aman untuk perut: joging, berenang, pilates dan yoga.

Ke dokter gigi
Gigi berlubang dan masalah gigi dan gusi lainnya dapat jadi memicu preeklamsia dan kelahiran prematur. Kalau anda sudah membatalkan janjike dokter gigi pada trimester pertama, sekarang waktunya- wajib anda lakukan !

Bulan 6
Berlibur
Ini saatnya anda melakukan perjalanan berlibur bersama suami, sebelum bayi datang.waktu yang tepat adalah antara kehamilan minggu ke 14 dan ke-27. Tetap berhati- hati pada paparan sinar matahari. Lakukan berjalan-jalan di kabin setiap jam dan goyangkan ibu jari kaki agar terhindar dari bengkak.

Buang sakit punggung
Di saat perut membuncit, punggung sering terasa sakit. Usir dengan memijatnya perlahan, jangan berdiri atau duduk pada posisi yang sama dalam waktu lama atau berusaha meraih barang yang letaknya di atas kepala. Kompres dingin juga akan membantu menghilangkan nyeri punggung.

TRIMESTER 3

Bulan 7
Lebih cermat
Pada sekitar bulan ini, sakit serius yang berhubungan dengan kehamilan dapat terjadi. Memang sangat jarang dialami oleh ibu hamil, namun tak ada salahnya anda tetap rajin memeriksakan kehamilan. Cermati perubahan aneh seperti tangan dan kaki bengkak, gatal kronis, fatigue alias lelah luar biasa, dan nyeri di bawah perut.

Senam hamil
Daftarkan diri ikut senam hamil dan pelajari teknik pernapasan dan relaksasi untuk melahirkan.

Bulan 8
Tenang….
Selama 24 jam, pasti ada jutaan pemikiran yang berkecamuk di kepala anda. Sekarang waktunya untuk relaks! Hasil riset menyebutkan, stres tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir kecil. Luangkan waktu minimal20 menit sebagai’me time’.Baca majalah favorit anda, dengarkan lagu lewat MP3 player atau mandi berendam sepulang kantor.

Banyak makan !
Akhirnya …. anda boleh makan lebih banyak dengan menambah 200 kalori perhari dalam menu hidangan. Sama sekali tak berdosa untuk makan es krim, lho!

Bulan 9
Nikmati waktu tidur
Sebentar-sebentar ke toilet … tentu tak mudah ya, buat anda bila hampir setiap jam buang air seni ? Akan sangat membantu bila ibu hamil berhenti minum setelah pukul 8 malam, terutama teh,kopi atau kola, sehingga kandung kemih tidak penuh. Jalankan rutinitas tidur bantu dengan mendengarkan musik yang relaks atau mandi aromaterapi. Bila anda tak bisa tidur, jangan hanya berbaring cemas, lakukan sesuatu. Misalnya membaca atau melakukan teknik relaksasi ( yoga, menghitung kambing, atau…. membayangkan brad pitt !). suasana kamar yang tenang dan temaram juga akan sangat membantu. Atau coba gerakan ini: berbaring miring bertumpu pada badan sebelah kiri, tekuk lutut dan letakkan bantal di bawah perut.

Siap-siap
!
Minum teh rasa raspberry ( dapat dibeli di supermarket besar ) pada 8 minggu terakhir kehamilan anda akan membantu menguatkan rahim. Hindari perobekan rahim dengan memijat daerah perineum, daerah antara vagina dengan anus, dengan minyak zaitun. Dan yang terpenting, nikmati saat-saat akhir kehamilan anda. Sebentar lagi anda akan menjadi ibu!

info-sehat.com

TIPS ATASI EKSIM, KURANGI KONSUMSI IKAN UNTUK BAYI ANDA

Eksim adalah peradangan kulit yang bersifat kronik, gatal dan pengaruh dari keadaan genetik. Penyakit kulit pada bayi apabila tidak terjaga akan menimbulkan biang keringat, eksim popok dan eksim susu. Biasanya pada penyakit kulit biang keringat akibat dari keringat yang berlebihan dan tertutup oleh baju seperti bintik-bintik merah biasanya terdapat di dahi dan leher, sehingga mengakibatkan gatal-gatal akibat bekas keringat yang sudah dingin . Eksim popok akibat lamanya menggantikan popok yang sudah basah menyebabkan kulit bayi jadi merah dan gatal. Eksim susu akibat dari ASI, bila ASI kita menetes diwajahnya atau tubuh bayi akan menyebabkan gatal yang sangat serius dan perih bila gatal tersebut digosok terus. Mengkonsumsi ikan yang sering pun kemungkinan besar akan mengakibatkan eksim pada bayi. Bayi yang mengkonsumsi ikan akan alergi. Supaya eksim itu tidak berkelanjutan, kita harus mengatasinya diantaranya:
  1. Jaga kebersihan lingkungan.
  2. Rawatlah kulit bayi sebaik mungkin
  3. Hindarkan bayi ditempat yang berdebu, karena debu juga bisa menyebabkan penyakit kulit.
  4. Pilih kosmetik yang sesuai dengan kulit bayi.
  5. Keadaan kulit bayi harus dirawat setiap saat jangan lupa lipatan-lipatan pada tubuh dibersihkan.
  6. Kulit bayi harus keadaan kering.
  7. Kurangi konsumsi ikan, karena akan menyebabkan alergi kulit.
  8. Ganti popok setiap saat.
  9. Mandikan bayi secara teratur.
  10. Gunakan pakaian yang bahannya dari katun supaya bayi anda tidak terganggu kenyamanannya.
  11. Membersihkan rambut.
  12. Keadaan ruangan yang ditempati bayi dalam keadaan bersih dan segar.
  13. Ventilasi udara harus disesuaikan.
  14. Beri obat untuk mengurangi rasa gatal.
Penyakit kulit akan mengganggu kenyamanan bayi. Eksim pada bayi merupakan penyakit kulit yang sering ditemukan karena kulit bayi sangat sensitif. Konsumsi ikanpun salah satu faktor dari penyakit kulit, maka kurangi konsumsi ikan untuk bayi.
sumber : www.pakarbayi.com

Eksim adalah peradangan kulit yang bersifat kronik, gatal dan pengaruh dari keadaan genetik. Penyakit kulit pada bayi apabila tidak terjaga akan menimbulkan biang keringat, eksim popok dan eksim susu. Biasanya pada penyakit kulit biang keringat akibat dari keringat yang berlebihan dan tertutup oleh baju seperti bintik-bintik merah biasanya terdapat di dahi dan leher, sehingga mengakibatkan gatal-gatal akibat bekas keringat yang sudah dingin . Eksim popok akibat lamanya menggantikan popok yang sudah basah menyebabkan kulit bayi jadi merah dan gatal. Eksim susu akibat dari ASI, bila ASI kita menetes diwajahnya atau tubuh bayi akan menyebabkan gatal yang sangat serius dan perih bila gatal tersebut digosok terus. Mengkonsumsi ikan yang sering pun kemungkinan besar akan mengakibatkan eksim pada bayi. Bayi yang mengkonsumsi ikan akan alergi. Supaya eksim itu tidak berkelanjutan, kita harus mengatasinya diantaranya:
  1. Jaga kebersihan lingkungan.
  2. Rawatlah kulit bayi sebaik mungkin
  3. Hindarkan bayi ditempat yang berdebu, karena debu juga bisa menyebabkan penyakit kulit.
  4. Pilih kosmetik yang sesuai dengan kulit bayi.
  5. Keadaan kulit bayi harus dirawat setiap saat jangan lupa lipatan-lipatan pada tubuh dibersihkan.
  6. Kulit bayi harus keadaan kering.
  7. Kurangi konsumsi ikan, karena akan menyebabkan alergi kulit.
  8. Ganti popok setiap saat.
  9. Mandikan bayi secara teratur.
  10. Gunakan pakaian yang bahannya dari katun supaya bayi anda tidak terganggu kenyamanannya.
  11. Membersihkan rambut.
  12. Keadaan ruangan yang ditempati bayi dalam keadaan bersih dan segar.
  13. Ventilasi udara harus disesuaikan.
  14. Beri obat untuk mengurangi rasa gatal.
Penyakit kulit akan mengganggu kenyamanan bayi. Eksim pada bayi merupakan penyakit kulit yang sering ditemukan karena kulit bayi sangat sensitif. Konsumsi ikanpun salah satu faktor dari penyakit kulit, maka kurangi konsumsi ikan untuk bayi.
sumber : www.pakarbayi.com

HARUSKAH MERANGKAK?

Apakah anak yang tidak merangkak menandakan suatu gangguan perkembangan, atau akan berdampak buruk nantinya? Belum ada data yang memastikan.

Menurut para ahli terapis anak di Amerika Serikat, merangkak adalah pencapaian penting dalam perkembangan anak yang berdampak jangka panjang. Dengan tidak merangkak, otot bagian atas tubuh anak termasuk otot tangan menjadi kurang terlatih. Efek akan terlihat pada kemampuan anak menyangga tubuh bagian atas, yang diperlukan ketika anak menulis, berpa-kaian, memanjat atau mengangkat tubuh keluar dari kolam renang. Menurut para ahli ini, anak-anak yang tidak merangkak, akan lebih lambat menguasai kete-rampilan sejenis ini.
Di sisi lain, para ahli medis anak di Amerika Serikat berpendapat sebaliknya. Menurut mereka, belum ada data yang menunjukkan dampak negatif tidak merangkak. Nyatanya, banyak juga anak yang tidak merangkak, tak mengalami hambatan apa pun dalam perkembangannya. Menurut mereka, merangkak tidak sepenting pencapaian lain seperti berjalan dan berdiri.

Sementara masih jadi perdebatan para ahli, tidak perlu cemas berlebihan jika si kecil ternyata tidak merangkak. Diskusikan saja dengan dokter anak, apalagi jika ada pencapaian lain yang belum dikuasai si kecil seperti duduk tanpa dibantu, atau terlalu dominan pada sisi tubuh tertentu.

Berikut 2 alasan mengapa anak kurang mendapat kesempatan untuk merangkak:

• Anak menemukan cara lain untuk bergerak. Hati-hati lho, anak yang terlalu banyak digendong bisa malas berusaha dengan kemampuannya sendiri untuk bergerak.

• Anak terlalu banyak dibaringkan terlentang. Posisi terlentang memang sangat dianjurkan ketika anak tidur untuk mencegah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Tapi, saat dia bangun sebaiknya diimbangi dengan telungkup.

Aktivitas yang baik untuk merangsang merangkak adalah tummy play atau aktivitas bermain di atas kasur/karpet di mana anak diletakkan berbaring pada perutnya atau tertelungkup (bukan pada saat tidur). Lalu, sebarkan mainan kesukaan dia di sekitarnya. Dengan begini, anak diharapkan untuk terdorong merangkak meraih mainannya.
sumber : www.parenting.co.id
Apakah anak yang tidak merangkak menandakan suatu gangguan perkembangan, atau akan berdampak buruk nantinya? Belum ada data yang memastikan.

Menurut para ahli terapis anak di Amerika Serikat, merangkak adalah pencapaian penting dalam perkembangan anak yang berdampak jangka panjang. Dengan tidak merangkak, otot bagian atas tubuh anak termasuk otot tangan menjadi kurang terlatih. Efek akan terlihat pada kemampuan anak menyangga tubuh bagian atas, yang diperlukan ketika anak menulis, berpa-kaian, memanjat atau mengangkat tubuh keluar dari kolam renang. Menurut para ahli ini, anak-anak yang tidak merangkak, akan lebih lambat menguasai kete-rampilan sejenis ini.
Di sisi lain, para ahli medis anak di Amerika Serikat berpendapat sebaliknya. Menurut mereka, belum ada data yang menunjukkan dampak negatif tidak merangkak. Nyatanya, banyak juga anak yang tidak merangkak, tak mengalami hambatan apa pun dalam perkembangannya. Menurut mereka, merangkak tidak sepenting pencapaian lain seperti berjalan dan berdiri.

Sementara masih jadi perdebatan para ahli, tidak perlu cemas berlebihan jika si kecil ternyata tidak merangkak. Diskusikan saja dengan dokter anak, apalagi jika ada pencapaian lain yang belum dikuasai si kecil seperti duduk tanpa dibantu, atau terlalu dominan pada sisi tubuh tertentu.

Berikut 2 alasan mengapa anak kurang mendapat kesempatan untuk merangkak:

• Anak menemukan cara lain untuk bergerak. Hati-hati lho, anak yang terlalu banyak digendong bisa malas berusaha dengan kemampuannya sendiri untuk bergerak.

• Anak terlalu banyak dibaringkan terlentang. Posisi terlentang memang sangat dianjurkan ketika anak tidur untuk mencegah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Tapi, saat dia bangun sebaiknya diimbangi dengan telungkup.

Aktivitas yang baik untuk merangsang merangkak adalah tummy play atau aktivitas bermain di atas kasur/karpet di mana anak diletakkan berbaring pada perutnya atau tertelungkup (bukan pada saat tidur). Lalu, sebarkan mainan kesukaan dia di sekitarnya. Dengan begini, anak diharapkan untuk terdorong merangkak meraih mainannya.
sumber : www.parenting.co.id

STIMULASI KECERDASAN BAYI SEJAK DALAM KANDUNGAN

 STIMULASI kecerdasan pada bayi, ternyata tidak hanya wajib kita lakukan setelah bayi lahir. Stimulasi kecerdasan pada bayi ternyata juga harus dilakukan pada saat usia kehamilan mencapai enam bulan. Karena pada saat itulah sel-sel otak mulai bertumbuh dengan cepat. Akan sangat baik bila stimulasi-stimulasi kecerdasan bayi dilakukan hingga usia bayi menginjak 3 tahun. Stimulasi sejak di dalam kandungan (usia kehamilan mencapai 6 bulan) bisa dilakukan dengan berbagai cara: 
 1. Mengajak bicara
Jangan malu dan segan untuk meluangkan waktu buat buah hati anda dengan mengajak bicara. Bicaralah dengan suara lembut, supaya buah hati anda mengenal anda sebagai ibu yang penuh kasih sayang. Bila perlu, ajaklah buah hati anda untuk mengenal suara sang ayah, dengan meminta sang ayah berbicara dengan sang bayi dengan jarak yang berdekatan dengan perut anda.

2. Mendongengkan
Mendongenglah buat buah hati anda. Aktiflah dalam berbicara supaya buah hati anda mengenal berbagai kosa kata baru meskipun sang bayi masih ada di dalam kandungan dan belum tahu artinya.

3. Menyanyikan
Bernyanyilah setiap hari, supaya buah hati anda bisa mendengarkan suara nyanyian anda. Nyanyian seorang ibu, dipercaya bisa menenangkan hati buah hati anda. Namun tentu saja, bernyanyilah lagu-lagu yang menenangkan hati, bukan lagu-lagu yang nge-rock. Beberapa lagu anak-anak yang baik ada di sini.

4. Mengelus-elus perut
Usapan-usapan pada bagian perut sang ibu, ternyata juga mampu menstimulasi kecerdasan anak.

5. Berdoa
Luangkan waktu anda untuk berdoa. Berdoalah dengan mengucapkan doa-doa anda (tidak hanya di dalam batin). Hal ini juga sangat penting untuk menstimulasi kecerdasan sang anak, terutama kecerdasan spiritualnya.

6. Makan-makanan Yang Bergizi
Selama bayi ada di dalam kandungan (masa kehamilan 6 bulan), makanlah makanan yang bergizi, terutama yang bisa memacu pertumbuhan otak sang anak. Makanan-makanan tersebut antara lain yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak. Juga makanan yang mengandung banyak vitamin, misalnya makanan yang mengandung vitamin B1, B6, asam folfat, yodium, zat besi, seng, AA, DHA, dan lain-lain. Untuk memilih makanan seperti apa yang mengandung zat-zat di atas, akan lebih baik bila anda berkonsultasi dengan seorang dokter atau ahli gizi. Jangan sembarangan memberikan multivtimamin secara sembarangan, agar tidak mengganggu kesehatan fisik atau mental buah hati anda untuk kedepannya nanti.

7. Kurangi Stress
Ternyata, stress dapat mengganggu pertumbuhan kecerdasan sang bayi. Maka pada masa kehamilan mencapai enam bulan, janganlah terlalu banyak bekerja. Terutama hindarilah pekerjaan-pekerjaan yang bisa memacu tingkat stress anda. Bila anda merasa stress, buah hati anda yang masih ada di dalam kandungan pun bisa merasakannya. Dan hal ini dipercaya bisa menghambat kecerdasan sang bayi.

8. Lakukanlah Kegiatan Yang Menyenangkan

Nah… Agar anda tidak merasa stress, anda perlu melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi anda dan buah hati anda. Misalnya, bila anda gemar bermain atau mendengarkan musik, lakukanlah kegiatan ini agar anda dan buah hati anda merasa senang. Kegembiraan yang anda rasakan juga bisa memacu kecerdasan buah hati anda.

sumber: www.bayisehat.com
 STIMULASI kecerdasan pada bayi, ternyata tidak hanya wajib kita lakukan setelah bayi lahir. Stimulasi kecerdasan pada bayi ternyata juga harus dilakukan pada saat usia kehamilan mencapai enam bulan. Karena pada saat itulah sel-sel otak mulai bertumbuh dengan cepat. Akan sangat baik bila stimulasi-stimulasi kecerdasan bayi dilakukan hingga usia bayi menginjak 3 tahun. Stimulasi sejak di dalam kandungan (usia kehamilan mencapai 6 bulan) bisa dilakukan dengan berbagai cara: 
 1. Mengajak bicara
Jangan malu dan segan untuk meluangkan waktu buat buah hati anda dengan mengajak bicara. Bicaralah dengan suara lembut, supaya buah hati anda mengenal anda sebagai ibu yang penuh kasih sayang. Bila perlu, ajaklah buah hati anda untuk mengenal suara sang ayah, dengan meminta sang ayah berbicara dengan sang bayi dengan jarak yang berdekatan dengan perut anda.

2. Mendongengkan
Mendongenglah buat buah hati anda. Aktiflah dalam berbicara supaya buah hati anda mengenal berbagai kosa kata baru meskipun sang bayi masih ada di dalam kandungan dan belum tahu artinya.

3. Menyanyikan
Bernyanyilah setiap hari, supaya buah hati anda bisa mendengarkan suara nyanyian anda. Nyanyian seorang ibu, dipercaya bisa menenangkan hati buah hati anda. Namun tentu saja, bernyanyilah lagu-lagu yang menenangkan hati, bukan lagu-lagu yang nge-rock. Beberapa lagu anak-anak yang baik ada di sini.

4. Mengelus-elus perut
Usapan-usapan pada bagian perut sang ibu, ternyata juga mampu menstimulasi kecerdasan anak.

5. Berdoa
Luangkan waktu anda untuk berdoa. Berdoalah dengan mengucapkan doa-doa anda (tidak hanya di dalam batin). Hal ini juga sangat penting untuk menstimulasi kecerdasan sang anak, terutama kecerdasan spiritualnya.

6. Makan-makanan Yang Bergizi
Selama bayi ada di dalam kandungan (masa kehamilan 6 bulan), makanlah makanan yang bergizi, terutama yang bisa memacu pertumbuhan otak sang anak. Makanan-makanan tersebut antara lain yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak. Juga makanan yang mengandung banyak vitamin, misalnya makanan yang mengandung vitamin B1, B6, asam folfat, yodium, zat besi, seng, AA, DHA, dan lain-lain. Untuk memilih makanan seperti apa yang mengandung zat-zat di atas, akan lebih baik bila anda berkonsultasi dengan seorang dokter atau ahli gizi. Jangan sembarangan memberikan multivtimamin secara sembarangan, agar tidak mengganggu kesehatan fisik atau mental buah hati anda untuk kedepannya nanti.

7. Kurangi Stress
Ternyata, stress dapat mengganggu pertumbuhan kecerdasan sang bayi. Maka pada masa kehamilan mencapai enam bulan, janganlah terlalu banyak bekerja. Terutama hindarilah pekerjaan-pekerjaan yang bisa memacu tingkat stress anda. Bila anda merasa stress, buah hati anda yang masih ada di dalam kandungan pun bisa merasakannya. Dan hal ini dipercaya bisa menghambat kecerdasan sang bayi.

8. Lakukanlah Kegiatan Yang Menyenangkan

Nah… Agar anda tidak merasa stress, anda perlu melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi anda dan buah hati anda. Misalnya, bila anda gemar bermain atau mendengarkan musik, lakukanlah kegiatan ini agar anda dan buah hati anda merasa senang. Kegembiraan yang anda rasakan juga bisa memacu kecerdasan buah hati anda.

sumber: www.bayisehat.com

TIPS MENYUSUI BAYI KEMBAR

Air susu ibu atau ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Dimana air susu ibu mengandung hormon koleksitokinin yang membuat bayi mudah tidur dan air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. Apalagi setelah melahirkan air susu ibu yang pertama keluar mengandung kolestrum fungsinya untuk kekebalan tubuh, di dalam Air susu ibu terdapat nutrisi-nutrisi untuk pertumbuhan bayi sehat. Air susu ibu ini sangat dibutuhkan oleh bayi karena khasiatnya mempengaruhi pada perkembangan tubuhnya, tidak itu saja bayi yang mengkonsumsi air susu ibu akan membantu dalam perkembangan otaknya. Jadi makanan yang paling cocok untuk bayi yaitu air susu ibu. Tidak ada makanan yang terbaik untuk bayi selain air susu ibu yang protein yang mudah diserap tubuh dan garam mineral yang baik untuk imunitas, ASI juga terdiri dari banyak vitamin, susu formula pun tidak dapat menandinginya. Berikan ASI eksklusif selama 4 bulan.
Melahirkan bayi kembar, sangat ditakuti oleh para ibu karena merepotkan dalam merawat dan memberikan air susu ibu atau ASI. Wajar seorang ibu mengkhawatikan dalam memberikan air susu ibu, yang ada dalam pikiran mereka takut tidak terpenuhi gizinya karena ASI-nya sedikit, padahal pemikiran mereka sangat salah sekali, tidak ada bayi yang kurang gizi karena ASI-nya sedikit, mereka beranggapan setiap ASI yang keluar dibatasi.

Menyusui bayi kembar memerlukan perlakuan yang ekstra, produksi ASI untuk menyusui bayi kembar semakin banyak dibandingkan ASI yang menyusui satu bayi bukanya berkurang, dengan catatan ibu yang menyusuinya harus mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti sayuran dan buah-buahan supaya ASI yang diproduksi banyak dan harus sering makan. Kadang ibu yang mempunyai anak kembar sulit untuk menyusui bayi kembarnya, disini saya akan memberikan tips menyusui bayi kembar diantaranya:

1. Waktu menyusui bayi kembar yang harus dilakukan pertama kali bayi lahir simpan di perut ibu atau dada ibunya sebelah kiri dan kanan dengan bantuan orang lain, keadaan ibu berbaring telentang lurus, sampai bayi tersebut menemukan puting susu ibunya supaya ada kontak batin antara ibu dan anak.
2. Posisi bayi harus saling bertolak arah jangan berhadapan, seperti kedua tangan ibu memeluk masing-masing satu kepala bayi, posisi kaki bayi keluar .
3. Untuk memudahkan menyusui bayi kembar Simpan bayi ditempat yang datar yang memiliki ketinggian kurang lebih sepinggang ibu.
4. Meletakkan bantal di atas pangkuan ibu.
5. Ada dua posisi, yaitu posisi dibawah ketiak dan posisi mengayun
6. Menyusui bayi kembar harus bersamaan, jangan bergantian
7. Dalam menyusui harus giliran jangan diberi susu itu-itu saja, gantian posisi.
8. Untuk bantuan beri susu penambah seperti susu tepung.

Bagi ibu yang mempunyai bayi kembar, Mungkin itu tips menyusui bayi kembar yang bisa saya berikan semoga bermanfaat.
sumber : www.pakarbayi.com
Air susu ibu atau ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Dimana air susu ibu mengandung hormon koleksitokinin yang membuat bayi mudah tidur dan air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. Apalagi setelah melahirkan air susu ibu yang pertama keluar mengandung kolestrum fungsinya untuk kekebalan tubuh, di dalam Air susu ibu terdapat nutrisi-nutrisi untuk pertumbuhan bayi sehat. Air susu ibu ini sangat dibutuhkan oleh bayi karena khasiatnya mempengaruhi pada perkembangan tubuhnya, tidak itu saja bayi yang mengkonsumsi air susu ibu akan membantu dalam perkembangan otaknya. Jadi makanan yang paling cocok untuk bayi yaitu air susu ibu. Tidak ada makanan yang terbaik untuk bayi selain air susu ibu yang protein yang mudah diserap tubuh dan garam mineral yang baik untuk imunitas, ASI juga terdiri dari banyak vitamin, susu formula pun tidak dapat menandinginya. Berikan ASI eksklusif selama 4 bulan.
Melahirkan bayi kembar, sangat ditakuti oleh para ibu karena merepotkan dalam merawat dan memberikan air susu ibu atau ASI. Wajar seorang ibu mengkhawatikan dalam memberikan air susu ibu, yang ada dalam pikiran mereka takut tidak terpenuhi gizinya karena ASI-nya sedikit, padahal pemikiran mereka sangat salah sekali, tidak ada bayi yang kurang gizi karena ASI-nya sedikit, mereka beranggapan setiap ASI yang keluar dibatasi.

Menyusui bayi kembar memerlukan perlakuan yang ekstra, produksi ASI untuk menyusui bayi kembar semakin banyak dibandingkan ASI yang menyusui satu bayi bukanya berkurang, dengan catatan ibu yang menyusuinya harus mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti sayuran dan buah-buahan supaya ASI yang diproduksi banyak dan harus sering makan. Kadang ibu yang mempunyai anak kembar sulit untuk menyusui bayi kembarnya, disini saya akan memberikan tips menyusui bayi kembar diantaranya:

1. Waktu menyusui bayi kembar yang harus dilakukan pertama kali bayi lahir simpan di perut ibu atau dada ibunya sebelah kiri dan kanan dengan bantuan orang lain, keadaan ibu berbaring telentang lurus, sampai bayi tersebut menemukan puting susu ibunya supaya ada kontak batin antara ibu dan anak.
2. Posisi bayi harus saling bertolak arah jangan berhadapan, seperti kedua tangan ibu memeluk masing-masing satu kepala bayi, posisi kaki bayi keluar .
3. Untuk memudahkan menyusui bayi kembar Simpan bayi ditempat yang datar yang memiliki ketinggian kurang lebih sepinggang ibu.
4. Meletakkan bantal di atas pangkuan ibu.
5. Ada dua posisi, yaitu posisi dibawah ketiak dan posisi mengayun
6. Menyusui bayi kembar harus bersamaan, jangan bergantian
7. Dalam menyusui harus giliran jangan diberi susu itu-itu saja, gantian posisi.
8. Untuk bantuan beri susu penambah seperti susu tepung.

Bagi ibu yang mempunyai bayi kembar, Mungkin itu tips menyusui bayi kembar yang bisa saya berikan semoga bermanfaat.
sumber : www.pakarbayi.com

TIPS AGAR ASI UNTUK BAYI ANDA BANYAK DAN LANCAR

Dirangkum dari berbagai sumber (AAP, La leche league, breastfeeding.com, WHO, dsb) dan ditulis oleh Luluk Lely Soraya I @ Januari 2005

1. Tingkatkan frekuensi menyusui/memompa/memeras ASI.
Jika anak belum mau menyusu krn masih kenyang, perahlah / pompalah ASI. Ingat ! produksi ASI prinsipnya based on demand sama spt prinsip pabrik. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka makin banyak yg ASI yg diproduksi.

2. Kosongkan payudara setelah anak selesai menyusui.
Bahasan ini masih terkait dg point di atas. Makin sering dikosongkan, maka produksi ASI juga makin lancar.

3. Yg tidak kalah pentingnya : ibu harus dalam keadaan RELAKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI peras saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun.
Relaks saja ya bu. Disini sebetulnya peran besar sang ayah. Jika ayah mendukung maka ASI akan lancar.
Mendukung bisa dg berbagai cara mulai dari menyemangati istri hingga hal2 lain spt menyendawakan bayi setelah menyusu, menggendong bayi utk disusukan ke ibunya, dsbnya.

4. Hindari pemberian susu formula.
Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit atautakut anak gak kenyang, banyak yg segera memberikan susu formula. Padahal
pemberian susu formula itu justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dg dot. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi.

5. Hindari penggunaan DOT, empeng, dkknya
Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dg menggunakan sendok, bukan dot ! Saat ibu memberikan dg dot, maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING (nipple confusion). Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bag. gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu hindari penggunaan dot dsbnya.

6. Datangi klinik laktasi.
Jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi dg klinik laktasi. Disana ibu dan ayah mendapatkan masukan secara teknis agar ASI tetap optima.

7. Ibu menyusui mengkonsumsi makanan bergizi.

8. Lakukan perawatan payudara
: Massage / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian.
Dirangkum dari berbagai sumber (AAP, La leche league, breastfeeding.com, WHO, dsb) dan ditulis oleh Luluk Lely Soraya I @ Januari 2005

1. Tingkatkan frekuensi menyusui/memompa/memeras ASI.
Jika anak belum mau menyusu krn masih kenyang, perahlah / pompalah ASI. Ingat ! produksi ASI prinsipnya based on demand sama spt prinsip pabrik. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka makin banyak yg ASI yg diproduksi.

2. Kosongkan payudara setelah anak selesai menyusui.
Bahasan ini masih terkait dg point di atas. Makin sering dikosongkan, maka produksi ASI juga makin lancar.

3. Yg tidak kalah pentingnya : ibu harus dalam keadaan RELAKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI peras saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun.
Relaks saja ya bu. Disini sebetulnya peran besar sang ayah. Jika ayah mendukung maka ASI akan lancar.
Mendukung bisa dg berbagai cara mulai dari menyemangati istri hingga hal2 lain spt menyendawakan bayi setelah menyusu, menggendong bayi utk disusukan ke ibunya, dsbnya.

4. Hindari pemberian susu formula.
Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit atautakut anak gak kenyang, banyak yg segera memberikan susu formula. Padahal
pemberian susu formula itu justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dg dot. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi.

5. Hindari penggunaan DOT, empeng, dkknya
Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dg menggunakan sendok, bukan dot ! Saat ibu memberikan dg dot, maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING (nipple confusion). Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bag. gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu hindari penggunaan dot dsbnya.

6. Datangi klinik laktasi.
Jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi dg klinik laktasi. Disana ibu dan ayah mendapatkan masukan secara teknis agar ASI tetap optima.

7. Ibu menyusui mengkonsumsi makanan bergizi.

8. Lakukan perawatan payudara
: Massage / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian.

TIPS AGAR ANAK ANDA HOBBY MEMBACA

ANAK cenderung memilih kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan dibandingkan membaca, padahal membaca adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pada anak nantinya. Tetapi jika Anda dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan maka mereka akan bersemangat untuk memulai kegiatan tersebut.

Penulis buku anak terkenal, Peter Corey, menyarankan salah satu kunci sukses agar suasana kegiatan membaca dapat menyenangkan adalah bacalah bersama-sama dengan anak Anda. Membaca bersama si kecil adalah kegiatan yang positif dan edukatif, karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca anak Anda.
Seperti yang dikutip dari femalefirst, Peter Corey juga memberikan tips lainnya untuk Anda meningkatkan minat baca untuk Anak Anda, yaitu:
  
1. Kegiatan membaca bersama lebih efektif bila dilakukan 10-15 menit setiap harinya. Bila Anda tidak menemukan waktu yang tepat selama satu hari penuh, maka manfaatkanlah waktu sebelum tidur untuk membaca bersama buah hati Anda.

2. Membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan, jadi hindari memaksakan anak untuk membaca saat si kecil lelah dikarenakan banyak kegiatan. Biarkan ia memiliki inisiatif untuk memulai membaca.

3. Setelah kegiatan membaca selesai, sebaiknya gunakan waktu untuk si kecil memberikan pendapat, kesan, ide tentang cerita tersebut dan dengarkan apa yang diutarakannya kemudian diskusikan. Dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah ia mengerti isi buku yang ia baca.

4. Gunakanlah fasilitas yang mendukung cerita, seperti nikmati setiap gambar pada buku cerita tersebut. Anak akan lebih mudah mendapatkan pemahaman dengan bantuan gambar.

5. Selalu memilih cerita yang sederhana, lucu dan menarik untuk anak. Bila perlu pilihlah buku cerita yang menjadi tema kesukaannya.

6. Tema cerita buku anak-anak sangat beragam. Jadi belilah buku tersebut di toko buku bagian khusus anak agar dapat menemukan tema cerita yang menarik.

7. Sederhanakanlah penggunaan kata-kata yang Anda ucapkan. Hindari membacakan kalimat yang panjang dan sulit dimengeri anak. Bila anak Anda tidak paham dengan alur cerita, maka gunakan bahasa sehari-hari yang lebih mudah dimengerti.

8. Jangan ragu untuk menilai buku dari sampul dan siapa penulisnya. Ini dapat menolong Anda untuk memutuskan apakah buku tersebut layak Anda beli.

9. Jangan khawatir jika anak Anda ingin membaca buku yang sama setiap saat. Anak-anak biasanya menikmati kegiatan pengulangan karena dapat membantu mereka untuk lebih memahami cerita.

10. Berikanlah pujian kepada anak Anda yang telah berusaha untuk membaca. Biarkan ia tahu apa kesalahannya saat membaca. Dengan begitu, ia akan semakin sempurna dalam membaca.
sumber : www.bayisehat.com
ANAK cenderung memilih kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan dibandingkan membaca, padahal membaca adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pada anak nantinya. Tetapi jika Anda dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan maka mereka akan bersemangat untuk memulai kegiatan tersebut.

Penulis buku anak terkenal, Peter Corey, menyarankan salah satu kunci sukses agar suasana kegiatan membaca dapat menyenangkan adalah bacalah bersama-sama dengan anak Anda. Membaca bersama si kecil adalah kegiatan yang positif dan edukatif, karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca anak Anda.
Seperti yang dikutip dari femalefirst, Peter Corey juga memberikan tips lainnya untuk Anda meningkatkan minat baca untuk Anak Anda, yaitu:
  
1. Kegiatan membaca bersama lebih efektif bila dilakukan 10-15 menit setiap harinya. Bila Anda tidak menemukan waktu yang tepat selama satu hari penuh, maka manfaatkanlah waktu sebelum tidur untuk membaca bersama buah hati Anda.

2. Membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan, jadi hindari memaksakan anak untuk membaca saat si kecil lelah dikarenakan banyak kegiatan. Biarkan ia memiliki inisiatif untuk memulai membaca.

3. Setelah kegiatan membaca selesai, sebaiknya gunakan waktu untuk si kecil memberikan pendapat, kesan, ide tentang cerita tersebut dan dengarkan apa yang diutarakannya kemudian diskusikan. Dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah ia mengerti isi buku yang ia baca.

4. Gunakanlah fasilitas yang mendukung cerita, seperti nikmati setiap gambar pada buku cerita tersebut. Anak akan lebih mudah mendapatkan pemahaman dengan bantuan gambar.

5. Selalu memilih cerita yang sederhana, lucu dan menarik untuk anak. Bila perlu pilihlah buku cerita yang menjadi tema kesukaannya.

6. Tema cerita buku anak-anak sangat beragam. Jadi belilah buku tersebut di toko buku bagian khusus anak agar dapat menemukan tema cerita yang menarik.

7. Sederhanakanlah penggunaan kata-kata yang Anda ucapkan. Hindari membacakan kalimat yang panjang dan sulit dimengeri anak. Bila anak Anda tidak paham dengan alur cerita, maka gunakan bahasa sehari-hari yang lebih mudah dimengerti.

8. Jangan ragu untuk menilai buku dari sampul dan siapa penulisnya. Ini dapat menolong Anda untuk memutuskan apakah buku tersebut layak Anda beli.

9. Jangan khawatir jika anak Anda ingin membaca buku yang sama setiap saat. Anak-anak biasanya menikmati kegiatan pengulangan karena dapat membantu mereka untuk lebih memahami cerita.

10. Berikanlah pujian kepada anak Anda yang telah berusaha untuk membaca. Biarkan ia tahu apa kesalahannya saat membaca. Dengan begitu, ia akan semakin sempurna dalam membaca.
sumber : www.bayisehat.com

MENGHADAPI 5 SIFAT KHAS BALITA ANDA

ADA alasan mengapa anak balita mulai menunjukkan sifat egois, agresif, bossy, tapi juga suka menyendiri, dan bahkan pemalu. Semuanya wajar asalkan tidak menetap dan sampai menghambat pengembangan dirinya.

Untuk itulah sifat-sifat khas tersebut tetap perlu diintervensi agar dapat menempati porsinya yang pas dan memberi kesempatan kepada sifat lain yang lebih baik untuk berkembang sebagai karakter anak. Nah, bagaimana mengintervensi ke-5 sifat tersebut?
1. EGOSENTRIS

Sifat yang umumnya muncul pada usia 15 bulanan (atau saat anak sudah sadar akan dirinya/self awareness) ini disebabkan oleh ketidakmampuan si kecil dalam melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain. Jadi semua masalah akan diteropong dari kaca mata dirinya. Lantaran sifat ini juga, anak balita selalu “here and now.”

Bila ingin sesuatu harus didapat saat itu juga alias tidak mau menunggu. Misal, saat ia minta es krim pada malam hari ya dia enggak mau tahu harus mendapatkannya saat itu juga. Contoh lain, si kecil merebut mainan temannya. Meski temannya menangis, ia tidak peduli karena ia “berprinsip” “saya suka, saya mau, maka saya harus dapatkan”

Bila dilihat dari perkembangan kognitif, sifat egois akan menghilang saat usia anak 6 tahun. Karena semakin besar anak, lingkungan sosial akan menuntut anak untuk sadar akan lingkungan, selain sadar diri. Nah, pada saat usianya menginjak 3 tahun, sebenarnya anak sudah mulai sadar akan tuntutan sosial tersebut namun perlu stimulasi dari orangtua.

Egosentris yang dibiarkan terus---dalam arti anak selalu mendapatkan apa yang diinginkannya tanpa mempertimbangkan adanya aturan-aturan sosial---bisa menetap sampai si kecil beranjak dewasa dan anak akan dicap buruk oleh lingkungan.

Cara menyiasati

Memang masih agak sulit balita diberi pengertian. Meski ada beberapa anak yang sudah bisa. Namun bagaimanapun di usia balita ini orangtua sudah harus menerapkan aturan-aturan disertai pengertian kepada anak bahwa tidak semua keinginan anak harus terpenuhi. Pada contoh kasus es krim di atas, berilah anak pengertian. Misalnya, ”Hari sudah malam, Dek. Mataharinya juga sudah tidur dan tokonya tutup. Saat mataharinya bangun pagi nanti, baru kita bisa beli es krim.” Jadi, yang penting adalah aturan harus diberikan secara konsisten.

2. BOSSY ATAU SUKA PERINTAH


Bossy sebenarnya masih berhubungan dengan sifat egosentris. Sifat ini merupakan kelanjutan dari usia bayi di mana anak sebelumnya selalu diladeni. Saat memasuki usia balita dimana anak sudah tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan orang dewasa---dalam arti ia sudah bisa jalan, bicara, dan melakukan apa pun yang diinginkannya---anak merasa memiliki otonomi. Sikap otonom ini sering dibarengi dengan sikap menyuruh orang lain demi mendapatkan apa yang diinginkan. Seperti, “Mbak, ambilin susu” atau “Bukain sepatu.” Kondisi ini bisa “diperparah” bila ada model orang dewasa di sekitar anak yang selalu bersikap bossy, atau memang anak tidak dibiasakan mandiri.

Yang jelas, sifat bossy tidak akan menghilang dengan sendirinya. Karena anak merasa keenakkan. Ngapain capek-capek melakukan sesuatu kalau hanya dengan menyuruh saja, ia mendapatkan apa yang diinginkan? Perilaku suka perintah di usia balita jadi bisa dianggap lucu. Tapi begitu anak sudah lebih besar lagi, percaya deh kalau sifat itu akan menjengkelkan banyak orang sehingga ia akan dijauhi teman-temannya.

Cara menyiasati


Ajarkan kemandirian (dari hal-hal sederhana) secara bertahap seperti cuci tangan sebelum makan, makan sendiri, buka sepatu dan lain sebagainya.

Jangan menampilkan sikap bossy pada siapa pun (termasuk pada PRT) karena si kecil akan mudah “terinsiprasi” untuk bertingkah laku yang sama.

Bila anak sudah kadung bossy dan terbiasa main suruh, coba bangun kemandiriannya dan dorong ia untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Misal, “Dek coba yuk buka sepatunya sendiri. Mama temani.”

3. AGRESIF

Sifat ini sebetulnya sudah tampak sejak usia bayi (terutama pada bayi dengan temperamen sulit). Namun akan semakin kerap kemunculannya di usia balita. Si kecil merasa keinginannya tidak dipahami oleh orang dewasa (berkaitan dengan komunikasi anak balita yang masih terbatas). Agresivitas juga dapat muncul karena kebiasaan. Misal, anak belajar dari pengalamannya jika ia berteriakteriak atau melempar barang maka orang akan memenuhi apa pun yang ia inginkan. Atau kalau ia memukul temannya, maka si teman akan memberikan mainan yang diinginkan kepadanya.

Sifat agresif yang tidak diantisipasi bisa menjadi habituasi dan berlanjut hingga usia dewasa nanti. Di saat usia anak tentunya ia akan dijauhi teman-teman, dicap nakal, sehingga pada akhirnya anak sendiri akan menerima bahwa dirinya “trouble maker” hingga ia besar nanti.

Cara menyiasati

Saat anak tantrum, peluk atau pegang tangan/badannya. Biarkan ia marah. Setelah kemarahannya reda orangtua bisa tanyakan penyebabnya sesuai dugaan atau perkiraan orangtua. Misal, “Adik pasti sedang marah sekali ya karena ibu tidak beli es krim buat kamu sekarang? Ibu tahu, adik ingin es krim. Tapi hari sudah malam, mataharinya sudah tidur dan tokonya sudah tutup. Kalau mataharinya sudah bangun dan tokonya buka, kita nanti beli sama-sama, ya?” Dalam keadaan emosional, anak balita akan bingung mengatakan apa penyebab rasa kesalnya. Lebih baik, kita yang mendefinisikan perasaannya. Cara ini membuat anak merasa dipahami perasaannya.

Jangan menanggapi agresivitas anak dengan cara yang agresif pula. Contoh, saat ia memukul temannya, jangan kita malah mencubit anak untuk menghentikan aksinya itu. Benar sih anak tidak akan meneruskan pukulannya, namun anak justru memperoleh gambaran bahwa sikap kasar itu diperbolehkan.

Beri penjelasan. Memang bukan pekerjaan mudah menjelaskan pada anak balita. Karena hanya sekali diberi tahu tidak akan membuatnya patuh dan melupakan sifat agresifnya. Jangan putus asa, lama-kelamaan jika selalu dijelaskan, anak akan belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu tidak harus dengan sikap agresif.

4. PEMALU


Si kecil kerap bersembunyi di balik kaki ibu/bapak atau terusmenerus memegangi baju kita saat bertemu orang lain? Atau kala ditanya, anak memilih diam dan menundukkan kepala? Kalau memang ya, bisa jadi memang ia pemalu. Namun bisa juga karena ia takut pada orang asing atau tidak terbiasa bertemu dengan orang banyak.

Umumnya, sifat pemalu anak yang karena pembawaan pribadi (diturunkan dari orangtua yang juga pemalu dan tidak suka bersosialisasi) akan terbawa sampai dewasa. Meski tak ada dampak buruk pada anak, namun bisa membuat anak kehilangan peluang dalam dalam berbagai hal, dibandingkan dengan anak yang aktif dan berani. Sifat pemalu juga membuat anak sulit mengembangkan diri dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.

Cara menyiasati

Untuk menghadapi anak pemalu sebaiknya orangtua sering membawanya untuk bersosialisasi. Latih sejak dini dengan memasukkan anak pada lingkungan sosial dimana banyak anak bermain seperti di taman bermain. Awalnya mungkin anak merasa takut, jadi temani sementara waktu.

Setelah beberapa lama biasanya anak bisa ditinggal dan berbaur bersama anak-anak lainnya. Bisa juga anak diajak ke tempat-tempat pertemuan atau ketika orangtua bertemu dengan kenalan di jalan, anak bisa diminta untuk mengenalkan dirinya atau menyapanya. Misal, “Sayang, kenalin nih. Ini tante Diba. Ayo salam. Beri tahu siapa nama Adek.”

5. PENYENDIRI

Sifat penyendiri pada usia balita---selain dikarenakan perkembangan kognitif anak dalam melihat sesuatu masih dari sudut pandangnya sendiri---perkembangan sosialnya pun masih belum berkembang baik. Anak baru mulai sadar akan adanya tuntutan dari lingkungan sosial di usia 3 tahun ke atas. Lantaran itulah, saat bermain, anak tampak soliter (lebih suka bermain sendiri) meski ada teman di sampingnya. Sifat penyendiri akan menghilang setelah usia balita. Apalagi jika anak sudah berelasi dengan teman-temannya. Namun pada beberapa anak memang sifat penyendiri ini bisa menjadi kebiasaan yang terbawa pula sampai nantinya.

Soal dampak, sebenarnya sifat penyendiri tak jadi masalah. Bahkan hingga usia dewasa pun sebetulnya sifat ini terkadang diperlukan. Karena adakalanya manusia perlu sebagian waktu untuk menyendiri dan sebagian waktunya lagi bersosialisasi. Hanya kalau sifat penyendiri si balita sudah keterlaluan, misal, dia lebih memilih menyendiri sampai 24 jam terus-menerus, ya tidak boleh dibiarkan. Sebab anak tetap perlu beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sosial yang ada.

Cara menyiasati


Sama seperti halnya anak yang pemalu, orangtua perlu mengajak anak dalam kegiatan bersama dan bersosialisasi. Mulailah dari lingkungan orang dekat, seperti taman bermain dekat rumah yang banyak dikunjungi anak-anak tetangga, dan acara keluarga agar anak mengenal sepupu dari keluarga ayah dan ibunya. Setiap saat, ajaklah anak berkomunikasi dan jangan lupa sediakan waktu untuk mendengarkan dan menanggapi setiap ujarannya. Semakin ia percaya bahwa kita bersedia menjadi pendengarnya yang sabar, anak akan semakin berani bicara dan lebih bersikap terbuka.

sumber : http://www.bayisehat.com/child-development-mainmenu-35/760-menghadapi-5-sifat-khas-balita.html
ADA alasan mengapa anak balita mulai menunjukkan sifat egois, agresif, bossy, tapi juga suka menyendiri, dan bahkan pemalu. Semuanya wajar asalkan tidak menetap dan sampai menghambat pengembangan dirinya.

Untuk itulah sifat-sifat khas tersebut tetap perlu diintervensi agar dapat menempati porsinya yang pas dan memberi kesempatan kepada sifat lain yang lebih baik untuk berkembang sebagai karakter anak. Nah, bagaimana mengintervensi ke-5 sifat tersebut?
1. EGOSENTRIS

Sifat yang umumnya muncul pada usia 15 bulanan (atau saat anak sudah sadar akan dirinya/self awareness) ini disebabkan oleh ketidakmampuan si kecil dalam melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain. Jadi semua masalah akan diteropong dari kaca mata dirinya. Lantaran sifat ini juga, anak balita selalu “here and now.”

Bila ingin sesuatu harus didapat saat itu juga alias tidak mau menunggu. Misal, saat ia minta es krim pada malam hari ya dia enggak mau tahu harus mendapatkannya saat itu juga. Contoh lain, si kecil merebut mainan temannya. Meski temannya menangis, ia tidak peduli karena ia “berprinsip” “saya suka, saya mau, maka saya harus dapatkan”

Bila dilihat dari perkembangan kognitif, sifat egois akan menghilang saat usia anak 6 tahun. Karena semakin besar anak, lingkungan sosial akan menuntut anak untuk sadar akan lingkungan, selain sadar diri. Nah, pada saat usianya menginjak 3 tahun, sebenarnya anak sudah mulai sadar akan tuntutan sosial tersebut namun perlu stimulasi dari orangtua.

Egosentris yang dibiarkan terus---dalam arti anak selalu mendapatkan apa yang diinginkannya tanpa mempertimbangkan adanya aturan-aturan sosial---bisa menetap sampai si kecil beranjak dewasa dan anak akan dicap buruk oleh lingkungan.

Cara menyiasati

Memang masih agak sulit balita diberi pengertian. Meski ada beberapa anak yang sudah bisa. Namun bagaimanapun di usia balita ini orangtua sudah harus menerapkan aturan-aturan disertai pengertian kepada anak bahwa tidak semua keinginan anak harus terpenuhi. Pada contoh kasus es krim di atas, berilah anak pengertian. Misalnya, ”Hari sudah malam, Dek. Mataharinya juga sudah tidur dan tokonya tutup. Saat mataharinya bangun pagi nanti, baru kita bisa beli es krim.” Jadi, yang penting adalah aturan harus diberikan secara konsisten.

2. BOSSY ATAU SUKA PERINTAH


Bossy sebenarnya masih berhubungan dengan sifat egosentris. Sifat ini merupakan kelanjutan dari usia bayi di mana anak sebelumnya selalu diladeni. Saat memasuki usia balita dimana anak sudah tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan orang dewasa---dalam arti ia sudah bisa jalan, bicara, dan melakukan apa pun yang diinginkannya---anak merasa memiliki otonomi. Sikap otonom ini sering dibarengi dengan sikap menyuruh orang lain demi mendapatkan apa yang diinginkan. Seperti, “Mbak, ambilin susu” atau “Bukain sepatu.” Kondisi ini bisa “diperparah” bila ada model orang dewasa di sekitar anak yang selalu bersikap bossy, atau memang anak tidak dibiasakan mandiri.

Yang jelas, sifat bossy tidak akan menghilang dengan sendirinya. Karena anak merasa keenakkan. Ngapain capek-capek melakukan sesuatu kalau hanya dengan menyuruh saja, ia mendapatkan apa yang diinginkan? Perilaku suka perintah di usia balita jadi bisa dianggap lucu. Tapi begitu anak sudah lebih besar lagi, percaya deh kalau sifat itu akan menjengkelkan banyak orang sehingga ia akan dijauhi teman-temannya.

Cara menyiasati


Ajarkan kemandirian (dari hal-hal sederhana) secara bertahap seperti cuci tangan sebelum makan, makan sendiri, buka sepatu dan lain sebagainya.

Jangan menampilkan sikap bossy pada siapa pun (termasuk pada PRT) karena si kecil akan mudah “terinsiprasi” untuk bertingkah laku yang sama.

Bila anak sudah kadung bossy dan terbiasa main suruh, coba bangun kemandiriannya dan dorong ia untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Misal, “Dek coba yuk buka sepatunya sendiri. Mama temani.”

3. AGRESIF

Sifat ini sebetulnya sudah tampak sejak usia bayi (terutama pada bayi dengan temperamen sulit). Namun akan semakin kerap kemunculannya di usia balita. Si kecil merasa keinginannya tidak dipahami oleh orang dewasa (berkaitan dengan komunikasi anak balita yang masih terbatas). Agresivitas juga dapat muncul karena kebiasaan. Misal, anak belajar dari pengalamannya jika ia berteriakteriak atau melempar barang maka orang akan memenuhi apa pun yang ia inginkan. Atau kalau ia memukul temannya, maka si teman akan memberikan mainan yang diinginkan kepadanya.

Sifat agresif yang tidak diantisipasi bisa menjadi habituasi dan berlanjut hingga usia dewasa nanti. Di saat usia anak tentunya ia akan dijauhi teman-teman, dicap nakal, sehingga pada akhirnya anak sendiri akan menerima bahwa dirinya “trouble maker” hingga ia besar nanti.

Cara menyiasati

Saat anak tantrum, peluk atau pegang tangan/badannya. Biarkan ia marah. Setelah kemarahannya reda orangtua bisa tanyakan penyebabnya sesuai dugaan atau perkiraan orangtua. Misal, “Adik pasti sedang marah sekali ya karena ibu tidak beli es krim buat kamu sekarang? Ibu tahu, adik ingin es krim. Tapi hari sudah malam, mataharinya sudah tidur dan tokonya sudah tutup. Kalau mataharinya sudah bangun dan tokonya buka, kita nanti beli sama-sama, ya?” Dalam keadaan emosional, anak balita akan bingung mengatakan apa penyebab rasa kesalnya. Lebih baik, kita yang mendefinisikan perasaannya. Cara ini membuat anak merasa dipahami perasaannya.

Jangan menanggapi agresivitas anak dengan cara yang agresif pula. Contoh, saat ia memukul temannya, jangan kita malah mencubit anak untuk menghentikan aksinya itu. Benar sih anak tidak akan meneruskan pukulannya, namun anak justru memperoleh gambaran bahwa sikap kasar itu diperbolehkan.

Beri penjelasan. Memang bukan pekerjaan mudah menjelaskan pada anak balita. Karena hanya sekali diberi tahu tidak akan membuatnya patuh dan melupakan sifat agresifnya. Jangan putus asa, lama-kelamaan jika selalu dijelaskan, anak akan belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu tidak harus dengan sikap agresif.

4. PEMALU


Si kecil kerap bersembunyi di balik kaki ibu/bapak atau terusmenerus memegangi baju kita saat bertemu orang lain? Atau kala ditanya, anak memilih diam dan menundukkan kepala? Kalau memang ya, bisa jadi memang ia pemalu. Namun bisa juga karena ia takut pada orang asing atau tidak terbiasa bertemu dengan orang banyak.

Umumnya, sifat pemalu anak yang karena pembawaan pribadi (diturunkan dari orangtua yang juga pemalu dan tidak suka bersosialisasi) akan terbawa sampai dewasa. Meski tak ada dampak buruk pada anak, namun bisa membuat anak kehilangan peluang dalam dalam berbagai hal, dibandingkan dengan anak yang aktif dan berani. Sifat pemalu juga membuat anak sulit mengembangkan diri dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.

Cara menyiasati

Untuk menghadapi anak pemalu sebaiknya orangtua sering membawanya untuk bersosialisasi. Latih sejak dini dengan memasukkan anak pada lingkungan sosial dimana banyak anak bermain seperti di taman bermain. Awalnya mungkin anak merasa takut, jadi temani sementara waktu.

Setelah beberapa lama biasanya anak bisa ditinggal dan berbaur bersama anak-anak lainnya. Bisa juga anak diajak ke tempat-tempat pertemuan atau ketika orangtua bertemu dengan kenalan di jalan, anak bisa diminta untuk mengenalkan dirinya atau menyapanya. Misal, “Sayang, kenalin nih. Ini tante Diba. Ayo salam. Beri tahu siapa nama Adek.”

5. PENYENDIRI

Sifat penyendiri pada usia balita---selain dikarenakan perkembangan kognitif anak dalam melihat sesuatu masih dari sudut pandangnya sendiri---perkembangan sosialnya pun masih belum berkembang baik. Anak baru mulai sadar akan adanya tuntutan dari lingkungan sosial di usia 3 tahun ke atas. Lantaran itulah, saat bermain, anak tampak soliter (lebih suka bermain sendiri) meski ada teman di sampingnya. Sifat penyendiri akan menghilang setelah usia balita. Apalagi jika anak sudah berelasi dengan teman-temannya. Namun pada beberapa anak memang sifat penyendiri ini bisa menjadi kebiasaan yang terbawa pula sampai nantinya.

Soal dampak, sebenarnya sifat penyendiri tak jadi masalah. Bahkan hingga usia dewasa pun sebetulnya sifat ini terkadang diperlukan. Karena adakalanya manusia perlu sebagian waktu untuk menyendiri dan sebagian waktunya lagi bersosialisasi. Hanya kalau sifat penyendiri si balita sudah keterlaluan, misal, dia lebih memilih menyendiri sampai 24 jam terus-menerus, ya tidak boleh dibiarkan. Sebab anak tetap perlu beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sosial yang ada.

Cara menyiasati


Sama seperti halnya anak yang pemalu, orangtua perlu mengajak anak dalam kegiatan bersama dan bersosialisasi. Mulailah dari lingkungan orang dekat, seperti taman bermain dekat rumah yang banyak dikunjungi anak-anak tetangga, dan acara keluarga agar anak mengenal sepupu dari keluarga ayah dan ibunya. Setiap saat, ajaklah anak berkomunikasi dan jangan lupa sediakan waktu untuk mendengarkan dan menanggapi setiap ujarannya. Semakin ia percaya bahwa kita bersedia menjadi pendengarnya yang sabar, anak akan semakin berani bicara dan lebih bersikap terbuka.

sumber : http://www.bayisehat.com/child-development-mainmenu-35/760-menghadapi-5-sifat-khas-balita.html

RESIKO BAYI PREMATUR

NICU - Brawijaya Women & Children Hospital. Menurut dr. Rinawati SpA (K) Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang bulan menurut masa gestasinya (usia kehamilannya). Adapun usia kehamilan cukup bulan adalah 37-41 minggu. Dibanding bayi yang lahir normal, bayi prematur memang cenderung bermasalah. Dengan prematurnya masa gestasi maka dapat menyebabkan ketidakmatangan pada semua sistem organ, misalnya pada sistem pernapasan (organ paru-paru), sistem peredaran darah (jantung), sistem pencernaan dan sistem saraf pusat (otak). Ketidakmatangan pada sistem-sistem organ itulah yang membuat bayi prematur cenderung mengalami kelainan-kelainan dibanding bayi normal.

Pada kesempatan talk show ini dr. Rinawati SpA (K) menyampaikan penjelasan yang sangat lugas tentang kelainan-kelainan yang menyertai pada bayi prematur. Kelainan-kelainan tersebut adalah:
* Sindrom gangguan pernapasan. Kelainan ini terjadi karena kurang matangnya paru-paru sehingga jumlah surfactant (cairan pelapis paru-paru) kurang dari normal. Hal ini menyebabkan paru-paru tidak dapat berkembang sempurna.
* Perdarahan otak. Ini biasanya terjadi pada minggu pertama kelahiran, terutama pada bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu. Karena perdarahan otak inilah bayi prematur biasanya tumbuh menjadi anak yang relatif kurang cerdas dibanding anak yang lahir normal.
* Kelainan jantung. Dalam hal ini yang sering terjadi adalah Patent Ductus Arteriosus (adanya hubungan antara aorta dengan pembuluh darah jantung yang menuju ke paru-paru).
* Kelainan usus yang disebabkan imaturitasnya dalam menerima nutrisi.
* Anemia.
* Infeksi.

”Kerap terjadi juga, bayi prematur tidak mampu minum sebagaimana mestinya. Ini disebabkan karena masih lemahnya reflek hisapnya. Biasanya, didapatkan setelah usia kehamilan mencapai 36 minggu. Sehingga bayi prematur perlu perawatan khusus untuk membantu dia mengasup nutrisi,” demikian ujar dr. Rinawati.

NICU merupakan ruang perawatan khusus bagi neonatal (bayi baru lahir) yang membutuhkan perawatan secara intensive dan peralatan medis yang mendukung.
sumber : www.bayisehat.com
NICU - Brawijaya Women & Children Hospital. Menurut dr. Rinawati SpA (K) Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang bulan menurut masa gestasinya (usia kehamilannya). Adapun usia kehamilan cukup bulan adalah 37-41 minggu. Dibanding bayi yang lahir normal, bayi prematur memang cenderung bermasalah. Dengan prematurnya masa gestasi maka dapat menyebabkan ketidakmatangan pada semua sistem organ, misalnya pada sistem pernapasan (organ paru-paru), sistem peredaran darah (jantung), sistem pencernaan dan sistem saraf pusat (otak). Ketidakmatangan pada sistem-sistem organ itulah yang membuat bayi prematur cenderung mengalami kelainan-kelainan dibanding bayi normal.

Pada kesempatan talk show ini dr. Rinawati SpA (K) menyampaikan penjelasan yang sangat lugas tentang kelainan-kelainan yang menyertai pada bayi prematur. Kelainan-kelainan tersebut adalah:
* Sindrom gangguan pernapasan. Kelainan ini terjadi karena kurang matangnya paru-paru sehingga jumlah surfactant (cairan pelapis paru-paru) kurang dari normal. Hal ini menyebabkan paru-paru tidak dapat berkembang sempurna.
* Perdarahan otak. Ini biasanya terjadi pada minggu pertama kelahiran, terutama pada bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu. Karena perdarahan otak inilah bayi prematur biasanya tumbuh menjadi anak yang relatif kurang cerdas dibanding anak yang lahir normal.
* Kelainan jantung. Dalam hal ini yang sering terjadi adalah Patent Ductus Arteriosus (adanya hubungan antara aorta dengan pembuluh darah jantung yang menuju ke paru-paru).
* Kelainan usus yang disebabkan imaturitasnya dalam menerima nutrisi.
* Anemia.
* Infeksi.

”Kerap terjadi juga, bayi prematur tidak mampu minum sebagaimana mestinya. Ini disebabkan karena masih lemahnya reflek hisapnya. Biasanya, didapatkan setelah usia kehamilan mencapai 36 minggu. Sehingga bayi prematur perlu perawatan khusus untuk membantu dia mengasup nutrisi,” demikian ujar dr. Rinawati.

NICU merupakan ruang perawatan khusus bagi neonatal (bayi baru lahir) yang membutuhkan perawatan secara intensive dan peralatan medis yang mendukung.
sumber : www.bayisehat.com

CARA MENGUKUR IQ BAYI ANDA

TES IQ biasanya digunakan untuk mengetes tingkat kecerdasan seseorang dan sudah mulai dilakukan pada anak usia sekolah. Tapi ternyata tes IQ juga bisa dilakukan pada bayi. Bagaimana caranya?

Ada banyak faktor yang dapat menentukan tingginya tingkat kecerdasan atau IQ (Intelligence Quotient) pada anak, antara lain gen, usia ibu saat melahirkan, ASI, mendengarkan musik sejak dalam kandungan dan video pendidikan untuk bayi. Dengan melakukan tes IQ sejak bayi, orangtua bisa menilai kemampuan kognitif anak sejak dini. Tapi untuk mengukur tingkat kecerdasan yang sebenarnya, orangtua harus menunggu sampai anak mendekati usia sekolah, sekitar 5 tahun.

Dilansir dari Livestrong, Rabu (22/9/2010), berikut beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengukur IQ bayi:

1. Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC)
Menurut Brainy Child website, Wechsler Intelligence Scale dapat mengukur kecerdasan anak. Tes Wechsler bisa diberikan untuk anak usia 6 bulan ke atas. Tes ini dapat dilakukan tanpa membaca atau menulis.

Pada tes Wechsler, anak diukur kemampuan pemahaman verbal, penalaran perseptual, pengolahan kecepatan dan memori, antara lain dengan mengumpulkan balok, angka atau gambar dalam pola menurut model atau meminta mengulangi kata-kata yang diucapkan oleh penguji.

WISC digunakan tidak hanya sebagai tes kecerdasan, tetapi juga sebagai alat klinis. Banyak praktisi kesehatan menggunakannya untuk mendiagnosis gangguan hiperaktif (ADHD) dan ketidakmampuan belajar pada anak.

2. Tes IQ Fisher-Price
Perusahaan mainan Fisher-Price mengembangkan tes kecerdasan untuk bayi. Dorothy Einon, komisaris Fisher-Price sekaligus profesor psikologi di University of London mengembangkan tes ini untuk bayi berusia 6 bulan sampai 1 tahun.

Pada tes ini, diberikan 10 pertanyaan untuk orangtua, yang dapat membantu menentukan bagaimana perkembangan kecerdasan bayinya dibandingkan dengan kecerdasan bayi rata-rata.

Dalam tes tersebut, orangtua diminta untuk menilai perilaku bayi, seperti bagaimana bayinya bermain dengan boneka beruang, apakah sang bayi dapat memainkan jenis permainan tertentu dan bagaimana bayi menanggapi jika namanya dipanggil.

3. Bayley Scales of Infant Development (BSID)
Bayley Scales of Infant Development (BSID) secara luas digunakan untuk menilai perkembangan balita. Menurut Healthline.com, BSID digunakan untuk anak-anak dari usia 1 bulan sampai 42 bulan untuk mengukur kemampuan kognitif, motorik (halus dan kasar), bahasa (reseptif dan ekspresif) dan pengembangan perilaku balita.

Bagian kognitif dari tes ini menilai kemampuan seperti ketajaman sensori, memori belajar dan pemecahan masalah, serta vokalisasi dan pembentukan konsep-konsep matematika. Tes ini juga membantu mendiagnosa dan mengobati balita dengan cacat pertumbuhan dan keterbelakangan mental.

Tes ini terdiri dari serangkaian tugas dan permainan yang membutuhkan waktu antara 45-60 menit. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tersebut kemudian akan dikonversi dalam skala nilai dan skor komposit. Skor ini digunakan untuk menentukan kinerja anak.

Sumber: www.detikhealth.com
TES IQ biasanya digunakan untuk mengetes tingkat kecerdasan seseorang dan sudah mulai dilakukan pada anak usia sekolah. Tapi ternyata tes IQ juga bisa dilakukan pada bayi. Bagaimana caranya?

Ada banyak faktor yang dapat menentukan tingginya tingkat kecerdasan atau IQ (Intelligence Quotient) pada anak, antara lain gen, usia ibu saat melahirkan, ASI, mendengarkan musik sejak dalam kandungan dan video pendidikan untuk bayi. Dengan melakukan tes IQ sejak bayi, orangtua bisa menilai kemampuan kognitif anak sejak dini. Tapi untuk mengukur tingkat kecerdasan yang sebenarnya, orangtua harus menunggu sampai anak mendekati usia sekolah, sekitar 5 tahun.

Dilansir dari Livestrong, Rabu (22/9/2010), berikut beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengukur IQ bayi:

1. Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC)
Menurut Brainy Child website, Wechsler Intelligence Scale dapat mengukur kecerdasan anak. Tes Wechsler bisa diberikan untuk anak usia 6 bulan ke atas. Tes ini dapat dilakukan tanpa membaca atau menulis.

Pada tes Wechsler, anak diukur kemampuan pemahaman verbal, penalaran perseptual, pengolahan kecepatan dan memori, antara lain dengan mengumpulkan balok, angka atau gambar dalam pola menurut model atau meminta mengulangi kata-kata yang diucapkan oleh penguji.

WISC digunakan tidak hanya sebagai tes kecerdasan, tetapi juga sebagai alat klinis. Banyak praktisi kesehatan menggunakannya untuk mendiagnosis gangguan hiperaktif (ADHD) dan ketidakmampuan belajar pada anak.

2. Tes IQ Fisher-Price
Perusahaan mainan Fisher-Price mengembangkan tes kecerdasan untuk bayi. Dorothy Einon, komisaris Fisher-Price sekaligus profesor psikologi di University of London mengembangkan tes ini untuk bayi berusia 6 bulan sampai 1 tahun.

Pada tes ini, diberikan 10 pertanyaan untuk orangtua, yang dapat membantu menentukan bagaimana perkembangan kecerdasan bayinya dibandingkan dengan kecerdasan bayi rata-rata.

Dalam tes tersebut, orangtua diminta untuk menilai perilaku bayi, seperti bagaimana bayinya bermain dengan boneka beruang, apakah sang bayi dapat memainkan jenis permainan tertentu dan bagaimana bayi menanggapi jika namanya dipanggil.

3. Bayley Scales of Infant Development (BSID)
Bayley Scales of Infant Development (BSID) secara luas digunakan untuk menilai perkembangan balita. Menurut Healthline.com, BSID digunakan untuk anak-anak dari usia 1 bulan sampai 42 bulan untuk mengukur kemampuan kognitif, motorik (halus dan kasar), bahasa (reseptif dan ekspresif) dan pengembangan perilaku balita.

Bagian kognitif dari tes ini menilai kemampuan seperti ketajaman sensori, memori belajar dan pemecahan masalah, serta vokalisasi dan pembentukan konsep-konsep matematika. Tes ini juga membantu mendiagnosa dan mengobati balita dengan cacat pertumbuhan dan keterbelakangan mental.

Tes ini terdiri dari serangkaian tugas dan permainan yang membutuhkan waktu antara 45-60 menit. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tersebut kemudian akan dikonversi dalam skala nilai dan skor komposit. Skor ini digunakan untuk menentukan kinerja anak.

Sumber: www.detikhealth.com

MENGURANGI KEBIASAAN NGOMPOL


Mengompol adalah hal yang lumrah terjadi pada anak-anak. Namun jika hal ini berkelanjutan, akan sangat merepotkan nantinya karena hal ini sangat berkaitan erat dengan kebersihan. Semasa bayi manusia pipis lebih dari 20 kali sehari karena belum mampu mengendalikan kantung kemihnya.. Namun jika sudah menginjak usia sekolah, tentunya kemampuan untuk mengendalikan kantung kemih itu sudah ada dan berkembang baik.

Banyak faktor yang menyebabkan kenapa anak bisa ngompol. Jika hal ini terjadi sejak lahir, kemungkinan terjadi infeksi pada saluran kencingnya yang disebabkan oleh rusaknya dinding buli-buli sehingga obat-obatan tidak bekerja dengan baik. Penyebab lainnya adalah faktor genetic atau keturunan. Jika orang tuanya mengalami infeksi saluran kencing, bisa jadi anaknya juga demikian. Selain dua faktor tersebut, masih ada beberapa sebab mengapa anak sering ngompol.

Antara lain, hambatan sosial atau psikologis selama masa perkembangan yaitu antara umur 2-4 tahun, dan juga kurangnya perhatian orang tua akan bagaimana mendidik anak dan mengajar anak cara menggunakan toilet sejak kecil.

Lalu bagaimana mengatasi ngompol pada anak?
Sebaiknya dalam hal ini anda mengajarkan anak kebiasaan-kebiasaan yang baik sejak dini. Pada usia 5 bulan, biasakanlah anak agar pipis di kamar mandi dan ajak dia berkomunikasi selama pipis. Jangan terlalu bergantung pada pemakaian pampers, karena hal ini bisa membuat anak malas dan tidak mengendalikan kantung kemihnya. Pampers memang praktis, tapi hanya pada saat di perjalanan agar tidak repot. Jika sudah bisa berbicara, ajarkan dan ingatkan anak untuk pipis sebelum tidur.

Terkadang meski sudah pipis sebelum tidur anak bisa juga ngompol. Untuk mengatasinya maka 2 – 3 jam setelah anak tidur, cobalah dibangunkan untuk pipis lagi. Biasanya anak malas untuk bangun dan jika demikian orangtualah yang harus bersabar untuk mengangkatnya dan diingatkan untuk pipis.

Namun jika anak masih tetap mengompol, berikanlah pujian atas usahanya jika berhasil tidak mengompol. Kurangi minum air di malam hari, dan jika perlu sediakan pispot di dekat tempat tidurnya. Lakukan dan biasakanlah hal-hal di atas, karena akan mendidik anak untuk mengembangkan kebiasaan baik dan disiplin.
sumber : www.pakarbayi.com

Mengompol adalah hal yang lumrah terjadi pada anak-anak. Namun jika hal ini berkelanjutan, akan sangat merepotkan nantinya karena hal ini sangat berkaitan erat dengan kebersihan. Semasa bayi manusia pipis lebih dari 20 kali sehari karena belum mampu mengendalikan kantung kemihnya.. Namun jika sudah menginjak usia sekolah, tentunya kemampuan untuk mengendalikan kantung kemih itu sudah ada dan berkembang baik.

Banyak faktor yang menyebabkan kenapa anak bisa ngompol. Jika hal ini terjadi sejak lahir, kemungkinan terjadi infeksi pada saluran kencingnya yang disebabkan oleh rusaknya dinding buli-buli sehingga obat-obatan tidak bekerja dengan baik. Penyebab lainnya adalah faktor genetic atau keturunan. Jika orang tuanya mengalami infeksi saluran kencing, bisa jadi anaknya juga demikian. Selain dua faktor tersebut, masih ada beberapa sebab mengapa anak sering ngompol.

Antara lain, hambatan sosial atau psikologis selama masa perkembangan yaitu antara umur 2-4 tahun, dan juga kurangnya perhatian orang tua akan bagaimana mendidik anak dan mengajar anak cara menggunakan toilet sejak kecil.

Lalu bagaimana mengatasi ngompol pada anak?
Sebaiknya dalam hal ini anda mengajarkan anak kebiasaan-kebiasaan yang baik sejak dini. Pada usia 5 bulan, biasakanlah anak agar pipis di kamar mandi dan ajak dia berkomunikasi selama pipis. Jangan terlalu bergantung pada pemakaian pampers, karena hal ini bisa membuat anak malas dan tidak mengendalikan kantung kemihnya. Pampers memang praktis, tapi hanya pada saat di perjalanan agar tidak repot. Jika sudah bisa berbicara, ajarkan dan ingatkan anak untuk pipis sebelum tidur.

Terkadang meski sudah pipis sebelum tidur anak bisa juga ngompol. Untuk mengatasinya maka 2 – 3 jam setelah anak tidur, cobalah dibangunkan untuk pipis lagi. Biasanya anak malas untuk bangun dan jika demikian orangtualah yang harus bersabar untuk mengangkatnya dan diingatkan untuk pipis.

Namun jika anak masih tetap mengompol, berikanlah pujian atas usahanya jika berhasil tidak mengompol. Kurangi minum air di malam hari, dan jika perlu sediakan pispot di dekat tempat tidurnya. Lakukan dan biasakanlah hal-hal di atas, karena akan mendidik anak untuk mengembangkan kebiasaan baik dan disiplin.
sumber : www.pakarbayi.com

LARANGAN LARANGAN UNTUK IBU HAMIL

“Kalau lagi hamil, jangan sering mandi air panas, Bu” saran seorang teman pada Ibu Lita.

“Iya, juga jangan berhubungan intim dengan suami,” saran teman yang lain.

Aduh, kok, banyak benar larangannya. Ini nggak boleh, itu nggak boleh. Hampir dipastikan pengalaman Ibu Lita pun pernah menimpa Anda. Apa benar saat hamil begitu banyak hal-hal yang dilarang dilakukan? “Padahal orang hamil itu, kan, sebetulnya orang sehat,” ujar Dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.Berhati-hati jelas perlu. Bahkan, perlu dilakukan sebelum kehamilan dimulai. Saat ini, konseling prahamil sudah banyak dilakukan masyarakat. “Tujuannya untuk menyiapkan kehamilan yang sehat. Sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama yang berkaitan dengan kebiasaan, konsumsi bahan makanan, dan sebagainya,” ujar Ovy, sapaan akrab Dwiana.

Nah, agar ibu hamil tidak selalu cemas sepanjang kehamilannya sebaiknya kita mengenali apa yang boleh dan tidak boleh saat hamil. Apa saja?
Melukis
Bagi yang hobi melukis, aktivitas ini bisa tetap dilakukan selagi hamil. Tapi, jangan terlalu lama atau berlebihan, misalnya sepanjang hari. Cukup 1-2 jam setiap hari.
Yang dikhawatirkan selama melukis bau cat dapat terhirup dalam waktu lama. Karena sebagian besar jenis cat mengandung bahan kimia. “Karena itu sebaiknya melukis dilakukan di udara terbuka untuk mengurangi terekspos terlalu lama dengan cat,” saran Ovy.
Hubungan Seks

Orgasme bisa menyebabkan keguguran di usia kehamilan muda dan menyebabkan persalinan di usia kehamilan lanjut. Tapi, hal tersebut tak terbukti pada kehamilan normal. “Jadi, aktivitas ini boleh-boleh saja dilakukan. Asal tidak ada indikasi kelainan pada kehamilannya, semisal letak ari-ari di bawah atau perdarahan.”

Olahraga
Bila Anda terbiasa rutin dan gemar berolahraga, semasa hamil pun dapat diteruskan. Hanya saja olahraga yang dilakukan bukanlah yang berbahaya dan mengandung risiko, seperti balapan mobil, berkuda, lompat-lompat, arung jeram, dan sebagainya. Tapi, lakukanlah olahraga ringan selama 5-30 menit, misalnya jalan pagi, senam ringan, atau berenang. “Jalan merupakan olahraga paling aman semasa hamil.” Berenang pun termasuk olahraga yang kecil risikonya dan dapat dilakukan sepanjang usia kehamilan. “Berenang dapat membuat punggung terasa nyaman dan tubuh menjadi ringan, karena terhindar dari gravitasi.”

Naik pesawat
Boleh dilakukan sebelum usia kehamilan 7 bulan. Sebetulnya bayi dalam kandungan tak bermasalah dengan ketinggian dan perbedaan tekanan udara. Agar perjalanan dengan pesawat lebih nyaman sebaiknya duduk di pinggir “gang” agar mudah bila mau ke kamar kecil. Gunakan pula tali pengaman agar duduk nyaman, dan gunakan penyangga kaki agar tak menimbulkan bengkak dan juga bantal kecil di belakang punggung.

Bepergian dengan pesawat memang berisiko tinggi. Bila kondisi udara buruk, lantas ibu menjadi stres. Ibu bisa kekurangan oksigen dan mengalami sesak nafas. Sementara bayi dalam kandungan membutuhkan oksigen. “Bila hal ini terjadi di trimester akhir, maka bisa terjadi persalinan prematur atau bayi meninggal dalam kandungan.”

Merokok
“Bayi yang dilahirkan dari ibu perokok hampir selalu memiliki berat lahir rendah,” kata Ovy. Ibu perokok mengakibatkan bayi mendapat darah lewat plasenta lebih sedikit, sehingga zat asam dalam darahnya sedikit. Akibatnya berat badan bayi pun lebih rendah dibanding bayi dari ibu tidak merokok. Jadi, semasa hamil bahkan jauh sebelum hamil, kegiatan yang tak bermanfaat ini sebaiknya dihentikan. Jangan ambil risiko, Bu!

Rontgen
Radiasi tak boleh dilakukan, apa pun indikasinya. Semua bentuk radiasi berpotensi membahayakan perkembangan janin. Pada saat ini janin sedang dalam perkembangan. “Semua jenis radiasi dapat mengacaukan perkembangan sel. Sehingga terjadi mutasi sel yang bisa berkembang ke arah kanker, cacat dan sebagainya.” Bila diperlukan penyinaran, seperti untuk mengetahui patah tulang atau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

Sauna
Pada masa kehamilan kegiatan ini sama sekali tak menyenangkan. Apalagi dilakukan dalam ruang tertutup dan udara yang panas. Sementara wanita hamil, kan, sudah banyak mengalami penguapan dari tubuhnya dengan seringnya berkeringat. Jadi, buat apa bersauna?

Mandi Malam
Yang harus diperhatikan wanita hamil masalah higienis. Kalau tak mandi, bisa timbul jamur karena wanita hamil banyak berkeringat. “Jadi, boleh saja mandi malam asal tak sampai menggigil kedinginan.” Bila tak ingin mandi, minimal membasuh dengan waslap, membersihkan daerah kemaluan, membersihkan daerah lipatan kulit danatau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

Bekerja di depan komputer
Memang belum adkehamilan. Lagipula radiasi dari komputer bisa dikatakan kecil sekali. “Jadi, boleh saja asal tak terlalu lama.” Perhatikan pula sikap tubuh, agar tak muncul keluhan sakit punggung. Cobalah sesering mungkin untuk bergerak. Sebaiknya setiap 1-2 jam Anda melakukan kegiatan lain, seperti jalan-jalan sebentar atau menggerakkan anggota badan.

Mengemudi
Bila kehamilan tak bermasalah, Anda diperbolehkan mengemudi. Tapi, perhatikan jarak dan lama mengemudi. Sering-seringlah mengubah posisi untuk mengendorkan otot-otot kaki. Jangan menunda keinginan buang air kecil karena terlalu asyik mengemudi.Memasuki trimester ketiga kehamilan, Anda memerlukan seorang pengemudi. Perut yang membesar akan menyulitkan Anda mengemudi dengan baik. Selain itu, juga menghindari kemungkinan yang tak diinginkan, misalnya terjadi kontraksi ketika tengah mengemudi.

Diet
Tak baik bagi kondisi ibu dan bayi, karena bisa menimbulkan kekurangan vitamin, mineral dan bahan makanan lain. Diet hanya boleh dilakukan atas persetujuan dokter. Beberapa ibu hamil justru dianjurkan diet bahan makanan tertentu. “Tujuannya, tentu saja bukan menurunkan berat badan, tapi agar berat badan ibu tak bertambah secara berlebihan.” Kenaikan berat badan normal selagi hamil tak lebih dari dua kilogram sebulan. Bila perlu kurangi jenis makanan tertentu yang dapat menambah berat badan berlebih, seperti cake, tart, biskuit, makanan yang berlemak dan manis-manis.

Cat
Hindarilah kontak dengan cat, sekalipun hanya menghirup bau thinner-nya. Karena zat yang terdapat dalam cat bisa masuk ke dalam tubuh. Tak heran bila ada orang yang merasa pusing setelah mencium baunya, apalagi bagi wanita hamil. Memang belum diketahui pasti apakah bahan cat bisa berbahaya bagi perkembangan janin atau tidak. Tapi, pencegahan tentu selalu lebih baik, bukan?

Bahan pembersih dan pengkilap
Mengandung bahan-bahan kimia yang dapat diserap lewat kulit dan masuk ke dalam aliran darah di mana janin sedang berkembang. Karena itu, hindari kontak langsung dengan kulit. Sebaiknya gunakan sarung tangan bila dalam pekerjaan, Anda harus menggunakan bahan pembersih atau pengkilap.

Pewarna Rambut Memang belum ada bukti yang menunjukkan bahan-bahan kimia dalam pewarna rambut berbahaya bagi janin. Tapi, di lain pihak, pewarna rambut pun tak terbukti aman sama sekali. Jadi, sebaiknya sementara Anda hamil, tundalah keinginan untuk mengecat rambut.

Kosmetik Sebetulnya kosmetik mengandung bahan kimia, kendati jumlahnya sangat sedikit. Kandungan merkuri dalam kosmetik diketahui berbahaya bagi janin. Karena itu, konsultasikan pada ahlinya kosmetik yang aman buat ibu hamil.

Stoking Jangan membatasi peredaran darah di kaki selama kehamilan, karena dapat menimbulkan pembengkakan. Jadi, jangan gunakan stoking yang membungkus kaki dengan ketat.
Sebaiknya gunakanlah stoking dari bahan lunak bila Anda merasa perlu memakainya untuk menjaga keindahan dan kehangatan di ruang ber-AC. Penderita varises bisa tetap menggunakan stoking khusus varises.

Sepatu
Pemilihan sepatu semasa kehamilan lebih pada kenyamanan dan keamanan. Karena tubuh mengalami perubahan maka penting untuk menghindari sepatu yang akan membebani bagian punggung bawah dan otot-otot kaki. Seperti halnya sepatu berhak tinggi bisa berisiko terpeleset, jatuh dan kaki terkilir.
Sama halnya dengan sepatu bertumit rata yang lebih disukai, juga harus menunjang kaki dengan baik. Hindari pula yang dapat menyebabkan Anda jatuh atau tergelincir. Ketika membeli sepatu ukurannya sedikit lebih besar dari biasanya, sebagai antisipasi kaki yang membengkak yang umum terjadi semasa kehamilan.

Alkohol
Sebaiknya tak dikonsumsi sama sekali. Bila wanita suka minum minuman beralkohol harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman semasa kehamilan. Minuman beralkohol tersebut akan masuk ke dalam darah bayi melalui darah ibunya. Sementara hati janin belum berfungsi maksimal, maka minuman tersebut akan tetap beredar di dalam darah. Pada wanita yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, sebagian besar akan berisiko pada bayi. “Bisa menghambat pertumbuhan fisik, otak dan sebagainya sehingga bayi lahir dengan cacat fisik, kerusakan jantung dan retardasi mental.”

Kendati ada ibu yang mengatakan, “Saya minum alkohol, anak saya tak apa-apa, kok.” Tapi, semua penelitian menunjukkan angka kejadian pertumbuhan janin terhambat jauh lebih tinggi pada bayi dengan ibu yang minum minuman beralkohol. Jadi, sifatnya tidak kausatif melainkan risk (berisiko).

Daging setengah matang Sebaiknya diolah sampai matang, karena bahan makanan berasal dari hewan bisa mengandung bakteri, parasit, protozoa dan bahkan berbagai jenis cacing. Pada telur setengah matang pun bisa ditemukan salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit typhus.

Bahan makanan yang mengandung kuman tersebut bisa masuk dalam darah ibu dan menyebabkan infeksi, misalnya, toksoplasma. “Nah, semua infeksi pada ibu hamil menyebabkan gangguan pada bayi. Untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan darah. Bila Anda terinfeksi, dokter akan melakukan yang terbaik bagi Anda.”

Pil KB Saat belum menyadari Anda hamil, mungkin Anda masih mengkonsumsi pil KB. Tak perlu terlalu khawatir, karena pil KB tak secara langsung menyebabkan efek pada janin, misalnya bayi cacat.
Lagipula, hormon-hormon sintetis dalam pil KB hampir sama dengan hormon-hormon alami yang diproduksi tubuh. Tapi, segera hentikan setelah tahu diri Anda hamil.

Kafein Boleh saja, kok, Anda minum kopi, asal tak berlebihan. Tapi, ingat, kafein merupakan suatu perangsang yang berpengaruh dan bisa meningkatkan produksi hormon stres. Peningkatan ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke rahim dan berkurangnya oksigen mencapai janin. Jadi, mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak tak baik bagi Anda dan bayi Anda.

Sedangkan minum teh disarankan tidak berbarengan dengan vitamin/makanan yang mengandung zat besi. “Teh akan menghambat penyerapan zat besi.”

Obat pereda sakit

Jangan minum obat sembarangan! Tapi, bukan berarti bila sakit tak boleh minum obat, lho. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda akan mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter bila Anda sedang hamil, sehingga ia akan menuliskan resep obat yang aman untuk ibu hamil.

sumber : www.bayidananak.com
“Kalau lagi hamil, jangan sering mandi air panas, Bu” saran seorang teman pada Ibu Lita.

“Iya, juga jangan berhubungan intim dengan suami,” saran teman yang lain.

Aduh, kok, banyak benar larangannya. Ini nggak boleh, itu nggak boleh. Hampir dipastikan pengalaman Ibu Lita pun pernah menimpa Anda. Apa benar saat hamil begitu banyak hal-hal yang dilarang dilakukan? “Padahal orang hamil itu, kan, sebetulnya orang sehat,” ujar Dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.Berhati-hati jelas perlu. Bahkan, perlu dilakukan sebelum kehamilan dimulai. Saat ini, konseling prahamil sudah banyak dilakukan masyarakat. “Tujuannya untuk menyiapkan kehamilan yang sehat. Sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama yang berkaitan dengan kebiasaan, konsumsi bahan makanan, dan sebagainya,” ujar Ovy, sapaan akrab Dwiana.

Nah, agar ibu hamil tidak selalu cemas sepanjang kehamilannya sebaiknya kita mengenali apa yang boleh dan tidak boleh saat hamil. Apa saja?
Melukis
Bagi yang hobi melukis, aktivitas ini bisa tetap dilakukan selagi hamil. Tapi, jangan terlalu lama atau berlebihan, misalnya sepanjang hari. Cukup 1-2 jam setiap hari.
Yang dikhawatirkan selama melukis bau cat dapat terhirup dalam waktu lama. Karena sebagian besar jenis cat mengandung bahan kimia. “Karena itu sebaiknya melukis dilakukan di udara terbuka untuk mengurangi terekspos terlalu lama dengan cat,” saran Ovy.
Hubungan Seks

Orgasme bisa menyebabkan keguguran di usia kehamilan muda dan menyebabkan persalinan di usia kehamilan lanjut. Tapi, hal tersebut tak terbukti pada kehamilan normal. “Jadi, aktivitas ini boleh-boleh saja dilakukan. Asal tidak ada indikasi kelainan pada kehamilannya, semisal letak ari-ari di bawah atau perdarahan.”

Olahraga
Bila Anda terbiasa rutin dan gemar berolahraga, semasa hamil pun dapat diteruskan. Hanya saja olahraga yang dilakukan bukanlah yang berbahaya dan mengandung risiko, seperti balapan mobil, berkuda, lompat-lompat, arung jeram, dan sebagainya. Tapi, lakukanlah olahraga ringan selama 5-30 menit, misalnya jalan pagi, senam ringan, atau berenang. “Jalan merupakan olahraga paling aman semasa hamil.” Berenang pun termasuk olahraga yang kecil risikonya dan dapat dilakukan sepanjang usia kehamilan. “Berenang dapat membuat punggung terasa nyaman dan tubuh menjadi ringan, karena terhindar dari gravitasi.”

Naik pesawat
Boleh dilakukan sebelum usia kehamilan 7 bulan. Sebetulnya bayi dalam kandungan tak bermasalah dengan ketinggian dan perbedaan tekanan udara. Agar perjalanan dengan pesawat lebih nyaman sebaiknya duduk di pinggir “gang” agar mudah bila mau ke kamar kecil. Gunakan pula tali pengaman agar duduk nyaman, dan gunakan penyangga kaki agar tak menimbulkan bengkak dan juga bantal kecil di belakang punggung.

Bepergian dengan pesawat memang berisiko tinggi. Bila kondisi udara buruk, lantas ibu menjadi stres. Ibu bisa kekurangan oksigen dan mengalami sesak nafas. Sementara bayi dalam kandungan membutuhkan oksigen. “Bila hal ini terjadi di trimester akhir, maka bisa terjadi persalinan prematur atau bayi meninggal dalam kandungan.”

Merokok
“Bayi yang dilahirkan dari ibu perokok hampir selalu memiliki berat lahir rendah,” kata Ovy. Ibu perokok mengakibatkan bayi mendapat darah lewat plasenta lebih sedikit, sehingga zat asam dalam darahnya sedikit. Akibatnya berat badan bayi pun lebih rendah dibanding bayi dari ibu tidak merokok. Jadi, semasa hamil bahkan jauh sebelum hamil, kegiatan yang tak bermanfaat ini sebaiknya dihentikan. Jangan ambil risiko, Bu!

Rontgen
Radiasi tak boleh dilakukan, apa pun indikasinya. Semua bentuk radiasi berpotensi membahayakan perkembangan janin. Pada saat ini janin sedang dalam perkembangan. “Semua jenis radiasi dapat mengacaukan perkembangan sel. Sehingga terjadi mutasi sel yang bisa berkembang ke arah kanker, cacat dan sebagainya.” Bila diperlukan penyinaran, seperti untuk mengetahui patah tulang atau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

Sauna
Pada masa kehamilan kegiatan ini sama sekali tak menyenangkan. Apalagi dilakukan dalam ruang tertutup dan udara yang panas. Sementara wanita hamil, kan, sudah banyak mengalami penguapan dari tubuhnya dengan seringnya berkeringat. Jadi, buat apa bersauna?

Mandi Malam
Yang harus diperhatikan wanita hamil masalah higienis. Kalau tak mandi, bisa timbul jamur karena wanita hamil banyak berkeringat. “Jadi, boleh saja mandi malam asal tak sampai menggigil kedinginan.” Bila tak ingin mandi, minimal membasuh dengan waslap, membersihkan daerah kemaluan, membersihkan daerah lipatan kulit danatau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

Bekerja di depan komputer
Memang belum adkehamilan. Lagipula radiasi dari komputer bisa dikatakan kecil sekali. “Jadi, boleh saja asal tak terlalu lama.” Perhatikan pula sikap tubuh, agar tak muncul keluhan sakit punggung. Cobalah sesering mungkin untuk bergerak. Sebaiknya setiap 1-2 jam Anda melakukan kegiatan lain, seperti jalan-jalan sebentar atau menggerakkan anggota badan.

Mengemudi
Bila kehamilan tak bermasalah, Anda diperbolehkan mengemudi. Tapi, perhatikan jarak dan lama mengemudi. Sering-seringlah mengubah posisi untuk mengendorkan otot-otot kaki. Jangan menunda keinginan buang air kecil karena terlalu asyik mengemudi.Memasuki trimester ketiga kehamilan, Anda memerlukan seorang pengemudi. Perut yang membesar akan menyulitkan Anda mengemudi dengan baik. Selain itu, juga menghindari kemungkinan yang tak diinginkan, misalnya terjadi kontraksi ketika tengah mengemudi.

Diet
Tak baik bagi kondisi ibu dan bayi, karena bisa menimbulkan kekurangan vitamin, mineral dan bahan makanan lain. Diet hanya boleh dilakukan atas persetujuan dokter. Beberapa ibu hamil justru dianjurkan diet bahan makanan tertentu. “Tujuannya, tentu saja bukan menurunkan berat badan, tapi agar berat badan ibu tak bertambah secara berlebihan.” Kenaikan berat badan normal selagi hamil tak lebih dari dua kilogram sebulan. Bila perlu kurangi jenis makanan tertentu yang dapat menambah berat badan berlebih, seperti cake, tart, biskuit, makanan yang berlemak dan manis-manis.

Cat
Hindarilah kontak dengan cat, sekalipun hanya menghirup bau thinner-nya. Karena zat yang terdapat dalam cat bisa masuk ke dalam tubuh. Tak heran bila ada orang yang merasa pusing setelah mencium baunya, apalagi bagi wanita hamil. Memang belum diketahui pasti apakah bahan cat bisa berbahaya bagi perkembangan janin atau tidak. Tapi, pencegahan tentu selalu lebih baik, bukan?

Bahan pembersih dan pengkilap
Mengandung bahan-bahan kimia yang dapat diserap lewat kulit dan masuk ke dalam aliran darah di mana janin sedang berkembang. Karena itu, hindari kontak langsung dengan kulit. Sebaiknya gunakan sarung tangan bila dalam pekerjaan, Anda harus menggunakan bahan pembersih atau pengkilap.

Pewarna Rambut Memang belum ada bukti yang menunjukkan bahan-bahan kimia dalam pewarna rambut berbahaya bagi janin. Tapi, di lain pihak, pewarna rambut pun tak terbukti aman sama sekali. Jadi, sebaiknya sementara Anda hamil, tundalah keinginan untuk mengecat rambut.

Kosmetik Sebetulnya kosmetik mengandung bahan kimia, kendati jumlahnya sangat sedikit. Kandungan merkuri dalam kosmetik diketahui berbahaya bagi janin. Karena itu, konsultasikan pada ahlinya kosmetik yang aman buat ibu hamil.

Stoking Jangan membatasi peredaran darah di kaki selama kehamilan, karena dapat menimbulkan pembengkakan. Jadi, jangan gunakan stoking yang membungkus kaki dengan ketat.
Sebaiknya gunakanlah stoking dari bahan lunak bila Anda merasa perlu memakainya untuk menjaga keindahan dan kehangatan di ruang ber-AC. Penderita varises bisa tetap menggunakan stoking khusus varises.

Sepatu
Pemilihan sepatu semasa kehamilan lebih pada kenyamanan dan keamanan. Karena tubuh mengalami perubahan maka penting untuk menghindari sepatu yang akan membebani bagian punggung bawah dan otot-otot kaki. Seperti halnya sepatu berhak tinggi bisa berisiko terpeleset, jatuh dan kaki terkilir.
Sama halnya dengan sepatu bertumit rata yang lebih disukai, juga harus menunjang kaki dengan baik. Hindari pula yang dapat menyebabkan Anda jatuh atau tergelincir. Ketika membeli sepatu ukurannya sedikit lebih besar dari biasanya, sebagai antisipasi kaki yang membengkak yang umum terjadi semasa kehamilan.

Alkohol
Sebaiknya tak dikonsumsi sama sekali. Bila wanita suka minum minuman beralkohol harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman semasa kehamilan. Minuman beralkohol tersebut akan masuk ke dalam darah bayi melalui darah ibunya. Sementara hati janin belum berfungsi maksimal, maka minuman tersebut akan tetap beredar di dalam darah. Pada wanita yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, sebagian besar akan berisiko pada bayi. “Bisa menghambat pertumbuhan fisik, otak dan sebagainya sehingga bayi lahir dengan cacat fisik, kerusakan jantung dan retardasi mental.”

Kendati ada ibu yang mengatakan, “Saya minum alkohol, anak saya tak apa-apa, kok.” Tapi, semua penelitian menunjukkan angka kejadian pertumbuhan janin terhambat jauh lebih tinggi pada bayi dengan ibu yang minum minuman beralkohol. Jadi, sifatnya tidak kausatif melainkan risk (berisiko).

Daging setengah matang Sebaiknya diolah sampai matang, karena bahan makanan berasal dari hewan bisa mengandung bakteri, parasit, protozoa dan bahkan berbagai jenis cacing. Pada telur setengah matang pun bisa ditemukan salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit typhus.

Bahan makanan yang mengandung kuman tersebut bisa masuk dalam darah ibu dan menyebabkan infeksi, misalnya, toksoplasma. “Nah, semua infeksi pada ibu hamil menyebabkan gangguan pada bayi. Untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan darah. Bila Anda terinfeksi, dokter akan melakukan yang terbaik bagi Anda.”

Pil KB Saat belum menyadari Anda hamil, mungkin Anda masih mengkonsumsi pil KB. Tak perlu terlalu khawatir, karena pil KB tak secara langsung menyebabkan efek pada janin, misalnya bayi cacat.
Lagipula, hormon-hormon sintetis dalam pil KB hampir sama dengan hormon-hormon alami yang diproduksi tubuh. Tapi, segera hentikan setelah tahu diri Anda hamil.

Kafein Boleh saja, kok, Anda minum kopi, asal tak berlebihan. Tapi, ingat, kafein merupakan suatu perangsang yang berpengaruh dan bisa meningkatkan produksi hormon stres. Peningkatan ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke rahim dan berkurangnya oksigen mencapai janin. Jadi, mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak tak baik bagi Anda dan bayi Anda.

Sedangkan minum teh disarankan tidak berbarengan dengan vitamin/makanan yang mengandung zat besi. “Teh akan menghambat penyerapan zat besi.”

Obat pereda sakit

Jangan minum obat sembarangan! Tapi, bukan berarti bila sakit tak boleh minum obat, lho. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda akan mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter bila Anda sedang hamil, sehingga ia akan menuliskan resep obat yang aman untuk ibu hamil.

sumber : www.bayidananak.com

TIPS MERAWAT RAMBUT BALITA

Tentu anda sangat mengidamkan rambut bayi anda tumbuh dengan sehat, hitam dan indah. Rambut yang indah akan membuatnya terlihat lebih lucu dan cantik, tentu semua orang tua menginginkan hal yang sama. Nah, untuk itu kami mempunyai 7 tips merawat rambut bayi agar tumbuh dengan sehat, hitam, tebal dan indah.
Tips pertama
Gunakan sampo yang tepat dan sesuai dengan jenis rambut bayi anda. Penggunaan sampo yang tepat akan mencegah rambut bayi anda dari kerusakan dan juga berbagai resiko yang dapat merusak pertumbuhannya. Penting sekali bagi anda untuk mengenali jenis dan tipe rambut bayi anda sehingga dapat memilih sampo yang tepat pula.
Tips kedua

Gunakan beberapa produk perawatan rambut yang mengandung bahan-bahan bermanfaat untuk rambut dan tentu saja aman bagi kulit kepalanya.
Tips ketiga
Hindari penggunaan tutup kepala terlalu lama. Penggunaan topi atau tutup kepala yang terlalu lama akan membuat kulit kepala sulit untuk bernafas dan akhirnya dapat membuat kulit kepala menjadi gerah dan tidak sehat. Kulit kepala yang tidak sehat akan mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi anda.
Tips keempat
Hindari debu. Hindarkan rambut bayi anda dari debu atau kotoran secara langsung.
Tips kelima
Usahakan untuk selalu membersihkan rambut bayi anda sebersih mungkin ketika mandi agar semua kotoran yang menempel dapat terkelupas dan hilang bersama air.
Tips keenam
Pemberian asi reguler akan membantu pertumbuhan bayi anda termasuk rambutnya. Jadi, jangan abaikan pemberian asi untuk bayi anda.
Tips ketujuh
Usahakan selalu mencegah rambut bayi anda dari berbagai bahan kimia berbahaya seperti penggunaan pewarna, minyak rambut orang dewasa, minyak buatan yang diklaim dapat menyehatkan rambut, dan semua bentuk bahan-bahan yang memang bukan untuk bayi. 

sumber : www.pakarbayi.com
Tentu anda sangat mengidamkan rambut bayi anda tumbuh dengan sehat, hitam dan indah. Rambut yang indah akan membuatnya terlihat lebih lucu dan cantik, tentu semua orang tua menginginkan hal yang sama. Nah, untuk itu kami mempunyai 7 tips merawat rambut bayi agar tumbuh dengan sehat, hitam, tebal dan indah.
Tips pertama
Gunakan sampo yang tepat dan sesuai dengan jenis rambut bayi anda. Penggunaan sampo yang tepat akan mencegah rambut bayi anda dari kerusakan dan juga berbagai resiko yang dapat merusak pertumbuhannya. Penting sekali bagi anda untuk mengenali jenis dan tipe rambut bayi anda sehingga dapat memilih sampo yang tepat pula.
Tips kedua

Gunakan beberapa produk perawatan rambut yang mengandung bahan-bahan bermanfaat untuk rambut dan tentu saja aman bagi kulit kepalanya.
Tips ketiga
Hindari penggunaan tutup kepala terlalu lama. Penggunaan topi atau tutup kepala yang terlalu lama akan membuat kulit kepala sulit untuk bernafas dan akhirnya dapat membuat kulit kepala menjadi gerah dan tidak sehat. Kulit kepala yang tidak sehat akan mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi anda.
Tips keempat
Hindari debu. Hindarkan rambut bayi anda dari debu atau kotoran secara langsung.
Tips kelima
Usahakan untuk selalu membersihkan rambut bayi anda sebersih mungkin ketika mandi agar semua kotoran yang menempel dapat terkelupas dan hilang bersama air.
Tips keenam
Pemberian asi reguler akan membantu pertumbuhan bayi anda termasuk rambutnya. Jadi, jangan abaikan pemberian asi untuk bayi anda.
Tips ketujuh
Usahakan selalu mencegah rambut bayi anda dari berbagai bahan kimia berbahaya seperti penggunaan pewarna, minyak rambut orang dewasa, minyak buatan yang diklaim dapat menyehatkan rambut, dan semua bentuk bahan-bahan yang memang bukan untuk bayi. 

sumber : www.pakarbayi.com

PENYAKIT UMUM YANG DI DERITA BAYI PADA TAHUN PERTAMA NYA

Seorang bayi sangat mungkin mengalami satu atau lebih penyakit selama tahun pertama kehidupannya. Hal ini karena bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang optimal, sehingga rentan terkena penyakit.

Dikutip dari Babycenter, Jumat (27/8/2010) ada 6 penyakit yang sering menimpa bayi di bawah usia satu tahun, yaitu:
Konstipasi (sembelit)
Sembelit adalah suatu kondisi yang sangat umum terjadi dan kemungkinan mempengaruhi sekitar 30 persen anak-anak di usia tertentu. Biasanya bayi belum memiliki jadwal normal untuk buang air besar. Bisa saja bayi BAB setiap setelah makan, harus menunggu satu hari atau bahkan lebih dari sehari. Pola ini tergantung dari apa yang bayi makan, seberapa aktif bayi tersebut dan seberapa cepat ia mencerna makanan. Tapi nantinya orangtua akan bisa menemukan pola BAB bayinya.
Salah satu petunjuk yang menunjukkan bahwa bayi mengalami sembelit adalah frekuensi BAB-nya kurang dari biasanya, terutama jika sudah lebih dari 1-3 hari sehingga membuat ia merasa tidak nyaman. Selain itu feses yang keras atau kering juga merupakan salah satu gejala sembelit.

Batuk dan pilek
Hampir dipastikan semua bayi pasti pernah mengalami kondisi ini selama tahun pertamanya. Diperkirakan ada ratusan virus yang bisa menyebabkan pilek, dan bayi pada umumnya memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang. Selain itu bayi seringkali memasukkan tangan atau benda lain ke dalam mulut yang membuat mikroorganisme bisa masuk ke dalam tubuh bayi.
Pada umumnya bayi akan lebih sering mengalami batuk dan pilek pada musim dingin atau menghabiskan waktu lebih banyak di dalam ruangan, karena ruangan membuat virus mudah menyebar dari satu orang ke orang lain. Rata-rata orang dewasa menderita pilek 2-4 kali dalam setahun, tapi anak-anak mendapatkan rata-rata 6-10 kali setahun.
Bayi yang mengalami pilek akan disertai dengan hidung meler, sulit bernapas, bersin, demam rendah atau batuk. Jika ia sudah sampai sulit bernapas, maka biasanya bayi akan lebih rewel karena merasa tidak nyaman. Jika kondisi ini lebih dari 10 hari, sebaiknya periksakan bayi ke dokter untuk mengetahui penyabab pastinya.

Ruam popok
Diperkirakan hampir semua bayi yang menggunakan popok akan mengalami ruam popok pada tahap tertentu, sekitar 1 dari 4 bayi mengalami ruam popok dalam usia empat minggu pertamanya. Ruam popok bisa terjadi jika bayi terlalu lama menggunakan popok kotor atau bayi memiliki kulit yang sensitif. Kondisi ini akan ditandai dengan kulit yang merah, kasar dan terasa sakit.
Hal ini disebabkan popok tidak bisa menyerap semua urin yang dikeluarkan oleh bayi, karenanya urin yang bercampur dengan bakteri dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan ruam popok.

Diare
Diare cenderung terjadi pada bayi jika frekuensi BAB-nya menjadi lebih sering, mudah mengeluarkan kotoran dan juga fesesnya lebih encer (berair). Diare dapat berlangsung selama beberapa hari dan kadang disertai dengan nyeri kram. Sebagian besar kasus diare pada bayi disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
Diare yang disebabkan oleh infeksi virus dapat disertai dengan muntah-muntah, sakit perut, demam, menggigil dan timbul rasa sakit. Sedangkan diare akibat infeksi bakteri disertai dengan kram, darah pada feses, demam dna mungkin muntah. Tapi diare juga bisa disebabkan oleh alergi makanan dan reaksi obat antibiotik.

Infeksi telinga
Secara fisik bayi memang cenderung mudah terkena infeksi telinga. Hal ini dipengaruhi oleh ruang kecil di belakang gendang telinga yang terhubung ke bagian belakang tenggorokan oleh saluran kecil yang disebut tabung Eustachio. Segala sesuatu yang bisa mengganggu fungsi dari tabung ini seperti pilek atau alergi dapat meningkatkan risiko alergi. Hal ini karena tabung Eustachian pada bayi cukup rata.
Gejala bayi yang mengalami infeksi telinga seperti adanya perubahan mendadak dalam hal perilaku (menangis dan mudah tersinggung), bayi sering menarik atau menggosokkan telinganya, demam, merasa sakit, muntah dan kadang-kadang disertai diare.

Muntah
Bayi biasanya akan lebih sering muntah jika diperkenalkan pada beberapa makanan baru atau terlalu banyak makan. Kemungkinan penyebab lainnya adalah alergi, menelan sesuatu yang beracun, terlalu kuat saat batuk atau menangis.
Pada umumnya muntah yang terjadi pada bayi tidak berbahaya, selama kondisi tersebut tidak bersifat persisten. Jika terus menerus muntah bisa jadi sebagai tanda penyakit seperti gastroenteritis, infeksi saluran kemih, infeksi telinga atau sesuatu yang serius lainnya.
Seorang bayi sangat mungkin mengalami satu atau lebih penyakit selama tahun pertama kehidupannya. Hal ini karena bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang optimal, sehingga rentan terkena penyakit.

Dikutip dari Babycenter, Jumat (27/8/2010) ada 6 penyakit yang sering menimpa bayi di bawah usia satu tahun, yaitu:
Konstipasi (sembelit)
Sembelit adalah suatu kondisi yang sangat umum terjadi dan kemungkinan mempengaruhi sekitar 30 persen anak-anak di usia tertentu. Biasanya bayi belum memiliki jadwal normal untuk buang air besar. Bisa saja bayi BAB setiap setelah makan, harus menunggu satu hari atau bahkan lebih dari sehari. Pola ini tergantung dari apa yang bayi makan, seberapa aktif bayi tersebut dan seberapa cepat ia mencerna makanan. Tapi nantinya orangtua akan bisa menemukan pola BAB bayinya.
Salah satu petunjuk yang menunjukkan bahwa bayi mengalami sembelit adalah frekuensi BAB-nya kurang dari biasanya, terutama jika sudah lebih dari 1-3 hari sehingga membuat ia merasa tidak nyaman. Selain itu feses yang keras atau kering juga merupakan salah satu gejala sembelit.

Batuk dan pilek
Hampir dipastikan semua bayi pasti pernah mengalami kondisi ini selama tahun pertamanya. Diperkirakan ada ratusan virus yang bisa menyebabkan pilek, dan bayi pada umumnya memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang. Selain itu bayi seringkali memasukkan tangan atau benda lain ke dalam mulut yang membuat mikroorganisme bisa masuk ke dalam tubuh bayi.
Pada umumnya bayi akan lebih sering mengalami batuk dan pilek pada musim dingin atau menghabiskan waktu lebih banyak di dalam ruangan, karena ruangan membuat virus mudah menyebar dari satu orang ke orang lain. Rata-rata orang dewasa menderita pilek 2-4 kali dalam setahun, tapi anak-anak mendapatkan rata-rata 6-10 kali setahun.
Bayi yang mengalami pilek akan disertai dengan hidung meler, sulit bernapas, bersin, demam rendah atau batuk. Jika ia sudah sampai sulit bernapas, maka biasanya bayi akan lebih rewel karena merasa tidak nyaman. Jika kondisi ini lebih dari 10 hari, sebaiknya periksakan bayi ke dokter untuk mengetahui penyabab pastinya.

Ruam popok
Diperkirakan hampir semua bayi yang menggunakan popok akan mengalami ruam popok pada tahap tertentu, sekitar 1 dari 4 bayi mengalami ruam popok dalam usia empat minggu pertamanya. Ruam popok bisa terjadi jika bayi terlalu lama menggunakan popok kotor atau bayi memiliki kulit yang sensitif. Kondisi ini akan ditandai dengan kulit yang merah, kasar dan terasa sakit.
Hal ini disebabkan popok tidak bisa menyerap semua urin yang dikeluarkan oleh bayi, karenanya urin yang bercampur dengan bakteri dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan ruam popok.

Diare
Diare cenderung terjadi pada bayi jika frekuensi BAB-nya menjadi lebih sering, mudah mengeluarkan kotoran dan juga fesesnya lebih encer (berair). Diare dapat berlangsung selama beberapa hari dan kadang disertai dengan nyeri kram. Sebagian besar kasus diare pada bayi disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
Diare yang disebabkan oleh infeksi virus dapat disertai dengan muntah-muntah, sakit perut, demam, menggigil dan timbul rasa sakit. Sedangkan diare akibat infeksi bakteri disertai dengan kram, darah pada feses, demam dna mungkin muntah. Tapi diare juga bisa disebabkan oleh alergi makanan dan reaksi obat antibiotik.

Infeksi telinga
Secara fisik bayi memang cenderung mudah terkena infeksi telinga. Hal ini dipengaruhi oleh ruang kecil di belakang gendang telinga yang terhubung ke bagian belakang tenggorokan oleh saluran kecil yang disebut tabung Eustachio. Segala sesuatu yang bisa mengganggu fungsi dari tabung ini seperti pilek atau alergi dapat meningkatkan risiko alergi. Hal ini karena tabung Eustachian pada bayi cukup rata.
Gejala bayi yang mengalami infeksi telinga seperti adanya perubahan mendadak dalam hal perilaku (menangis dan mudah tersinggung), bayi sering menarik atau menggosokkan telinganya, demam, merasa sakit, muntah dan kadang-kadang disertai diare.

Muntah
Bayi biasanya akan lebih sering muntah jika diperkenalkan pada beberapa makanan baru atau terlalu banyak makan. Kemungkinan penyebab lainnya adalah alergi, menelan sesuatu yang beracun, terlalu kuat saat batuk atau menangis.
Pada umumnya muntah yang terjadi pada bayi tidak berbahaya, selama kondisi tersebut tidak bersifat persisten. Jika terus menerus muntah bisa jadi sebagai tanda penyakit seperti gastroenteritis, infeksi saluran kemih, infeksi telinga atau sesuatu yang serius lainnya.

MENCEGAH TOKSOPLASMA

TOKSOPLASMA adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan oleh kucing. Namun tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia.

Parasit ini juga bisa terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan yang mengandung oosit toksoplasma, salah satu bentuk toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi.

Apa akibatnya jika wanita hamil mengidap Toksoplasma?

Berdasarkan beberapa hasil penelitian, sekitar 40 persen wanita hamil pengidap toksoplasma pada awal kehamilan, janin yang dilahirkan akan terinfeksi, dan 15 persen mengalami abortus atau kelahiran dini. Sebanyak 17 persen janin terinfeksi pada trimester pertama, 24 persen pada trimester kedua, dan 62 persen pada trimester ketiga.

Hasil penelitian lain juga mengatakan bahwa 90 persen bayi yang terinfeksi dapat lahir dengan normal, walaupun 80-90 persen bayi tersebut dapat menderita gangguan penglihatan sampai buta setelah beberapa bulan atau beberapa tahun setelah lahir, dan 10 persen dapat mengalami gangguan pendengaran.

Toksoplasma pada bayi dapat menyebabkan kelainan pada saraf, mata, serta kelainan sistemik seperti pucat, kuning, demam, pembesaran hati dan limpa atau pendarahan. Gangguan fungsi saraf dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk retardasi mental (gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara), serta kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlambatan perkembangan motorik.

Infeksi pada bayi juga berpotensi menyebabkan cacat bawaan, terutama bila terjadi pada usia kehamilan awal sampai tiga bulan. Toksoplasma juga dapat menyebabkan encephalus (tidak memiliki tulang tengkorak), hydrocephalus (pembesaran kepala), dan bahkan kematian.

Apakah bisa diobati?

Toksoplasma bisa diobati. Dengan pemeriksaan dan pengobatan secara dini, penularan pada bayi akan bisa ditekan seminimal mungkin. Selain itu, pengobatan dini yang tepat saat awal kehamilan akan menurunkan secara signifikan kemungkinan janin terinfeksi. Temui dokter anda untuk mendapatkan Spiramycin atau pyrimethamine plus sulfadiazine.

Gejala gejala yang dialami oleh seseorang yang mengidap Toksoplasma?

80 – 90 % orang normal tidak menunjukkan gejala. hanya 10-20 persen menunjukkan gejala. Pada orang dewasa toksoplasma biasanya menimbulkan gejala berupa :

1. Rasa lelah
2. Flu
3. Nyeri kepala
4. Sakit tenggorokan
5. Demam
6. Pembesaran kelenjar getah bening termasuk hati serta limpa
7. Gangguan pada kulit

Gejalanya biasanya ringan dan sembuh sendiri dalam beberapa bulan. kebanyakan orang akan menganggap bahwa dia terkena flu ringan dan tidak perlu pergi ke dokter. kalau toh pergi juga, dokter pun sangat jarang yang berpikir kearah infeksi toksoplasma.

Bagaimana untuk mengetahui apakah kita mengidap Toksoplasma atau tidak?


Salah satunya dengan melakukan tes laboratorium yang disebut TORCH. Yaitu pemeriksaan melalui 4 jenis tes, parasit TOxoplasma, virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus Herpes. Masing2 ada tes IgM dan IgG nya.

Anda dapat mencegah penyebaran toksoplasma dengan melakukan di bawah ini:

1. Orang yang bukan perempuan hamil atau yang bermasalah dnegan kekebalan tubuh sebaliknya membersihkan kandang hewan setiap hari. Membersihkan setiap hari sangat penting karena tinja kucing yang terinfeksi bisa menularkan setelah 36-48 jam.
2. Gunakan sarung tangan karet atau sekali pakai saat memberishkan kandang. Setelah itu cuci tangan secara merata menggunakan sabun.
3. Sebaiknya sediakan makanan kucing dalam bentuk kering, kaleng, atau yang dimasak secara merata. Jaga agar mereka tidak mencari mangsa sendiri.
4. Jangan makan daging mentah atau daging yang kurang matang atau susu yang tidak dipasteurisasi. Masak daging secara matang dan merata. Cuci tangan Anda dan peralatan lainnya yang kontak dengan daging merah, seperti papan pemotong, pisau, dan bak pencuci.
5. Cuci buah dan sayur terutama yang ditanam sendiri dengan sabun pencuci piring, bilas bersih bersih.
6. Gunakan sarung tangan saat berkebun. Anda tak tahu di mana tinja kucing biasa bertebaran. Setelah itu, cucilah tangan.

sumber : www.bayisehat.com
TOKSOPLASMA adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan oleh kucing. Namun tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia.

Parasit ini juga bisa terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan yang mengandung oosit toksoplasma, salah satu bentuk toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi.

Apa akibatnya jika wanita hamil mengidap Toksoplasma?

Berdasarkan beberapa hasil penelitian, sekitar 40 persen wanita hamil pengidap toksoplasma pada awal kehamilan, janin yang dilahirkan akan terinfeksi, dan 15 persen mengalami abortus atau kelahiran dini. Sebanyak 17 persen janin terinfeksi pada trimester pertama, 24 persen pada trimester kedua, dan 62 persen pada trimester ketiga.

Hasil penelitian lain juga mengatakan bahwa 90 persen bayi yang terinfeksi dapat lahir dengan normal, walaupun 80-90 persen bayi tersebut dapat menderita gangguan penglihatan sampai buta setelah beberapa bulan atau beberapa tahun setelah lahir, dan 10 persen dapat mengalami gangguan pendengaran.

Toksoplasma pada bayi dapat menyebabkan kelainan pada saraf, mata, serta kelainan sistemik seperti pucat, kuning, demam, pembesaran hati dan limpa atau pendarahan. Gangguan fungsi saraf dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk retardasi mental (gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara), serta kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlambatan perkembangan motorik.

Infeksi pada bayi juga berpotensi menyebabkan cacat bawaan, terutama bila terjadi pada usia kehamilan awal sampai tiga bulan. Toksoplasma juga dapat menyebabkan encephalus (tidak memiliki tulang tengkorak), hydrocephalus (pembesaran kepala), dan bahkan kematian.

Apakah bisa diobati?

Toksoplasma bisa diobati. Dengan pemeriksaan dan pengobatan secara dini, penularan pada bayi akan bisa ditekan seminimal mungkin. Selain itu, pengobatan dini yang tepat saat awal kehamilan akan menurunkan secara signifikan kemungkinan janin terinfeksi. Temui dokter anda untuk mendapatkan Spiramycin atau pyrimethamine plus sulfadiazine.

Gejala gejala yang dialami oleh seseorang yang mengidap Toksoplasma?

80 – 90 % orang normal tidak menunjukkan gejala. hanya 10-20 persen menunjukkan gejala. Pada orang dewasa toksoplasma biasanya menimbulkan gejala berupa :

1. Rasa lelah
2. Flu
3. Nyeri kepala
4. Sakit tenggorokan
5. Demam
6. Pembesaran kelenjar getah bening termasuk hati serta limpa
7. Gangguan pada kulit

Gejalanya biasanya ringan dan sembuh sendiri dalam beberapa bulan. kebanyakan orang akan menganggap bahwa dia terkena flu ringan dan tidak perlu pergi ke dokter. kalau toh pergi juga, dokter pun sangat jarang yang berpikir kearah infeksi toksoplasma.

Bagaimana untuk mengetahui apakah kita mengidap Toksoplasma atau tidak?


Salah satunya dengan melakukan tes laboratorium yang disebut TORCH. Yaitu pemeriksaan melalui 4 jenis tes, parasit TOxoplasma, virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus Herpes. Masing2 ada tes IgM dan IgG nya.

Anda dapat mencegah penyebaran toksoplasma dengan melakukan di bawah ini:

1. Orang yang bukan perempuan hamil atau yang bermasalah dnegan kekebalan tubuh sebaliknya membersihkan kandang hewan setiap hari. Membersihkan setiap hari sangat penting karena tinja kucing yang terinfeksi bisa menularkan setelah 36-48 jam.
2. Gunakan sarung tangan karet atau sekali pakai saat memberishkan kandang. Setelah itu cuci tangan secara merata menggunakan sabun.
3. Sebaiknya sediakan makanan kucing dalam bentuk kering, kaleng, atau yang dimasak secara merata. Jaga agar mereka tidak mencari mangsa sendiri.
4. Jangan makan daging mentah atau daging yang kurang matang atau susu yang tidak dipasteurisasi. Masak daging secara matang dan merata. Cuci tangan Anda dan peralatan lainnya yang kontak dengan daging merah, seperti papan pemotong, pisau, dan bak pencuci.
5. Cuci buah dan sayur terutama yang ditanam sendiri dengan sabun pencuci piring, bilas bersih bersih.
6. Gunakan sarung tangan saat berkebun. Anda tak tahu di mana tinja kucing biasa bertebaran. Setelah itu, cucilah tangan.

sumber : www.bayisehat.com

PLANET BAYI MENGUCAPKAN HAPPY NEW YEAR 2011


SELAMAT TAHUN BARU!!! SEMOGA DI TAHUN INI TERCAPAI SEMUA IMPIAN NYA. TUHAN BERKATI

SELAMAT TAHUN BARU!!! SEMOGA DI TAHUN INI TERCAPAI SEMUA IMPIAN NYA. TUHAN BERKATI
 
Planet Bayi Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template