7 Feb 2011

BAGAIMANA AGAR AKTIF SAAT KEHAMILAN SAMPAI BULAN KE 9

Rasanya sayang bila terlalu cepat mengambil cuti sebelum bayi lahir. Tentu nanti Anda ingin lebih lama bersama anak sebelum aktif lagi bertugas. Dengan begitu Anda perlu trik khusus agar bisa mengatasi dan mencegah potensi masalah di bulan terakhir.

Hal-hal yang perlu Anda perhatikan agar tetap aktif bekerja hingga persalinan di depan mata adalah:

Terjatuh/terpeleset, trik:
* Bila harus membungkuk, lakukan dengan menekuk kedua kaki
* Lebih baik minta bantuan rekan kerja untuk mengambil barang di tempat tinggi

Nyeri di tubuh (leher, bahu, pinggang, punggung), trik:
* Bekerja dengan perangkat ergonomis yang sesuai postur tubuh
* Duduk dan bekerja dengan posisi tepat, seingga Anda dapat bekerja nyaman tanpa tekanan di punggung atau pinggang yang bisa menimbulkan kaku serta nyeri

Panas di ulu hati, trik:
* Perhatikan posisi tubuh saat hamil (duduk, menulis, membaca). Jangan sampai ada tekanan di daerah ulu hati
* Atur pola makan sesuai sistem kerja pencernaan Anda yang sedang hamil. Disiplin memilih makanan yang “bersahabat” bagi ibu hamil. Hindari makanan yang berbumbu tajam dan pedas, serta yang menimbulkan gas dalam pencernaan seperti kol.
* Saat hamil, makan dalam porsi kecil tapi sering
* Bawa selalu makanan dan buah-buahan segar dari rumah atau sediakan biskuit di kantor

Sakit kepala, trik
* Hindari ketegangan saat hamil, apalagi sampai kehilangan kontrol selama bekerja. Latih kemampuan “kontrol” diri Anda di tengah kesibukan kerja. Latihan relaksasi dan meditasi akan sangat membantu
* Jika lama di depan layar komputer, beri jeda dan sering mengalihkan pandangan mata sesaat keluar jendela atau berjalan-jalan sekitar ruangan sejenak

Pingsan, trik
* Jika pekerjaan mengharuskan Anda berdiri atau turun naik tangga saat hamil, bila mungkin ajukan permohonan pindah ke bagian lain untuk sementara
* Bila tidak mungkin pindah bagian, usahakan menjaga kelancaran aliran darah di kaki dengan :
o Istirahatkan kaki dengan memberi garam (bisa diletakkan di bawah meja kerja)
o Jaga keseimbangan dan berat tubuh secara merata saat berdiri (jangan bertumpu di satu kaki dalam waktu lama)
o Gunakan sepatu berhak sedang atau rendah
* Hindari anemia (kurang sel darah merah) dengan menjaga pola makan sehat dan seimbang. Pastikan Anda tidak kekurangan zat besi saat hamil
* Jaga kestabilan kadar gula darah dengan makan porsi kecil tapi sering

Nafas pendak/sesak nafas, trik:
* Lakukan relaksasi di tengah kesibukan kerja. Tarik nafas panjang pelan-pelan sambil membayangkan udara segar memenuhi seluruh sel tubuh Anda bahkan hingga janin, lalu hembuskan kembali sambil merelakskan seluruh otot
* Lakukan peregangan ringan sambil duduk dan berdiri. Misalnya, dengan memutar leher dan bahu atau mengangkat kedua tangan ke atas sambil menarik kedua sisi badan

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/trik.aktif.sampai.bulan.ke9.kehamilan/001/001/21/1/1
Rasanya sayang bila terlalu cepat mengambil cuti sebelum bayi lahir. Tentu nanti Anda ingin lebih lama bersama anak sebelum aktif lagi bertugas. Dengan begitu Anda perlu trik khusus agar bisa mengatasi dan mencegah potensi masalah di bulan terakhir.

Hal-hal yang perlu Anda perhatikan agar tetap aktif bekerja hingga persalinan di depan mata adalah:

Terjatuh/terpeleset, trik:
* Bila harus membungkuk, lakukan dengan menekuk kedua kaki
* Lebih baik minta bantuan rekan kerja untuk mengambil barang di tempat tinggi

Nyeri di tubuh (leher, bahu, pinggang, punggung), trik:
* Bekerja dengan perangkat ergonomis yang sesuai postur tubuh
* Duduk dan bekerja dengan posisi tepat, seingga Anda dapat bekerja nyaman tanpa tekanan di punggung atau pinggang yang bisa menimbulkan kaku serta nyeri

Panas di ulu hati, trik:
* Perhatikan posisi tubuh saat hamil (duduk, menulis, membaca). Jangan sampai ada tekanan di daerah ulu hati
* Atur pola makan sesuai sistem kerja pencernaan Anda yang sedang hamil. Disiplin memilih makanan yang “bersahabat” bagi ibu hamil. Hindari makanan yang berbumbu tajam dan pedas, serta yang menimbulkan gas dalam pencernaan seperti kol.
* Saat hamil, makan dalam porsi kecil tapi sering
* Bawa selalu makanan dan buah-buahan segar dari rumah atau sediakan biskuit di kantor

Sakit kepala, trik
* Hindari ketegangan saat hamil, apalagi sampai kehilangan kontrol selama bekerja. Latih kemampuan “kontrol” diri Anda di tengah kesibukan kerja. Latihan relaksasi dan meditasi akan sangat membantu
* Jika lama di depan layar komputer, beri jeda dan sering mengalihkan pandangan mata sesaat keluar jendela atau berjalan-jalan sekitar ruangan sejenak

Pingsan, trik
* Jika pekerjaan mengharuskan Anda berdiri atau turun naik tangga saat hamil, bila mungkin ajukan permohonan pindah ke bagian lain untuk sementara
* Bila tidak mungkin pindah bagian, usahakan menjaga kelancaran aliran darah di kaki dengan :
o Istirahatkan kaki dengan memberi garam (bisa diletakkan di bawah meja kerja)
o Jaga keseimbangan dan berat tubuh secara merata saat berdiri (jangan bertumpu di satu kaki dalam waktu lama)
o Gunakan sepatu berhak sedang atau rendah
* Hindari anemia (kurang sel darah merah) dengan menjaga pola makan sehat dan seimbang. Pastikan Anda tidak kekurangan zat besi saat hamil
* Jaga kestabilan kadar gula darah dengan makan porsi kecil tapi sering

Nafas pendak/sesak nafas, trik:
* Lakukan relaksasi di tengah kesibukan kerja. Tarik nafas panjang pelan-pelan sambil membayangkan udara segar memenuhi seluruh sel tubuh Anda bahkan hingga janin, lalu hembuskan kembali sambil merelakskan seluruh otot
* Lakukan peregangan ringan sambil duduk dan berdiri. Misalnya, dengan memutar leher dan bahu atau mengangkat kedua tangan ke atas sambil menarik kedua sisi badan

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/trik.aktif.sampai.bulan.ke9.kehamilan/001/001/21/1/1

IBU HAMIL DAN MAAG

Penyakit lambung, rentan menyerang ibu hamil. Karena, di trimeseter pertama kehamilan, calon ibu cenderung tidak nafsu makan, karena mual dan muntah akibat pengaruh hormon chorionic gonadotropin, juga hormon progesterone yang meningkatkan asam lambung. Jangan mengabaikan maag karena bisa menyebabkan lambung luka yang jika semakin parah dapat membuat lambung berdarah, bahkan berlubang.

#Kehamilan Minggu ke-8.
Anda: Rasa mual dan muntah masih terjadi, umumnya di pagi hari (morning sickness), namun ada juga yang siang, malam bahkan sepanjang hari. Kadang disertai menurunnya nafsu makan, namun jangan sampai perut kosong karena maag bisa kambuh. Biasakan makan sedikit tapi sering, hindari makanan berlemak karena menambah mual. Jika banyak muntah, konsultasi ke dokter agar tidak dehidrasi atau kurang nutrisi.
Janin: Lipatan kelopak mata, ujung hidung, telinga dalam dan luar terbentuk. Panjang dari puncak kepala sampai bokong sekitar 20 milimeter.

#Kehamilan Minggu ke-9.
Anda: Masih mual dan muntah. Sibukkan diri untuk mengalihkannya. Makan dan banyak minum untuk mengganti cairan tubuh yang keluar. Jika bekerja, siapkan snack misalnya biskuit di meja kerja.
Janin: Panjang janin 4,4-6 cm, berat sekitar 8 gram. Kepala hampir setengah panjang janin secara keseluruhan, dagu muncul, leher memanjang, kuku jari tumbuh, kelamin luar memperlihatkan bentuk berbeda, meski baru akan sempurna bentuknya, sekitar 3 minggu kemudian.

#Kehamilan Minggu ke-10
Anda: Mulai nyama, morning sickness sedah reda. Tetap biasakan makan sedikit tapi sering. Perubahan tubuh belum kentara, tapi payudara membesar, nyeri dan berdenyut karena menyiapkan “pabrik” ASI.
Janin: Panjang 6,1 cm, berat 8-14 gram. Hidung, telinga, mata, mulut mulai tampak. Detak jantung terdengar dengan alat Doppler. System rangka membentuk tulang-belulang. Tubuh ditumbuhi rambut halus. Ususu kecil mulai berkontraksi sehingga dapat mendorong keluar makanan daro tubuhnya.

#Kehamilan Minggu ke-11
Anda: Karena sudah lebih nyaman, nafsu makan kembali. Strechmark bermunculan dalam variasi berbeda, bisa di perut, dada, panggul, paha atau bokong. Cegah dengan banyak minum air dan makan buah.
Janin: Panjang 6,5 – 7,8 cm, berat 13-20 gram. Perubahan paling menarik, pertumbuhan kepala melambat dibanding pertumbuhan badannya. Besar kepala kira-kira setengah panjang janin keseluruhan, wajah sudha mirip manusia.

#Kehamilan Minggu ke-12
Anda: Akhir trimester pertama, mual dan muntah hilang. Trimeseter pertama merupakan periode kritis, karena semua organ dan anggota tubuh bayi membentuk. Kehamilan harus disikapi bijak, antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang. Perbanyak mengonsumsi asam folat untuk mencegah kelainan tulang belakang dan membantu pertumbuhan otak. Namun, perhatikan juga zat gizi lain, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.
Janin: Panjang janin di akhir trimester pertama ini 8-9,3 cm, berat sekitar 25 gram. Bentuk makin mirip manusia dengan telinga di posisi normal, yaitu di kepala, bukan di dekat leher lagi. mata telah pindah dari sisi kepala ke bagian tengah muka. Leher memanjang dan dagu bukan lagi bagian dari dada. Perbedaan genital kian jelas, jenis kelamin mudah dideteksi.

#Kehamilan Minggu ke-24
Anda: Di trimester kedua gejala maag bisa berupa heartburn (panas di dada) yang parah. Terjadi akibat makanan di lambung terdesak ke kerongkongan akibat rahim membesar. Ini menyebabkan timbulnya iritasi dinding kerongkongan karena makanan sudah bercampur asam lambung yang asam.
Janin: Wajah dan tubuh mirip bayi saat lahir. Berat sekiar 435 gram.

#Kehamilan Minggu ke-26
Anda: Masih heartburn? Atasi dengan menghindari kenyang berlebihan karena bisa memperbruk panas di perut. Minum susu setiap serangan, juga hindari makanan pedas, asam, atau bersantan.
Janin: Makin berat (sekitar 850 gram). Panjang puncak kepala ke bokong kira-kira 23 cm.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/anda.janin.dan.maag/001/001/1512/2

Penyakit lambung, rentan menyerang ibu hamil. Karena, di trimeseter pertama kehamilan, calon ibu cenderung tidak nafsu makan, karena mual dan muntah akibat pengaruh hormon chorionic gonadotropin, juga hormon progesterone yang meningkatkan asam lambung. Jangan mengabaikan maag karena bisa menyebabkan lambung luka yang jika semakin parah dapat membuat lambung berdarah, bahkan berlubang.

#Kehamilan Minggu ke-8.
Anda: Rasa mual dan muntah masih terjadi, umumnya di pagi hari (morning sickness), namun ada juga yang siang, malam bahkan sepanjang hari. Kadang disertai menurunnya nafsu makan, namun jangan sampai perut kosong karena maag bisa kambuh. Biasakan makan sedikit tapi sering, hindari makanan berlemak karena menambah mual. Jika banyak muntah, konsultasi ke dokter agar tidak dehidrasi atau kurang nutrisi.
Janin: Lipatan kelopak mata, ujung hidung, telinga dalam dan luar terbentuk. Panjang dari puncak kepala sampai bokong sekitar 20 milimeter.

#Kehamilan Minggu ke-9.
Anda: Masih mual dan muntah. Sibukkan diri untuk mengalihkannya. Makan dan banyak minum untuk mengganti cairan tubuh yang keluar. Jika bekerja, siapkan snack misalnya biskuit di meja kerja.
Janin: Panjang janin 4,4-6 cm, berat sekitar 8 gram. Kepala hampir setengah panjang janin secara keseluruhan, dagu muncul, leher memanjang, kuku jari tumbuh, kelamin luar memperlihatkan bentuk berbeda, meski baru akan sempurna bentuknya, sekitar 3 minggu kemudian.

#Kehamilan Minggu ke-10
Anda: Mulai nyama, morning sickness sedah reda. Tetap biasakan makan sedikit tapi sering. Perubahan tubuh belum kentara, tapi payudara membesar, nyeri dan berdenyut karena menyiapkan “pabrik” ASI.
Janin: Panjang 6,1 cm, berat 8-14 gram. Hidung, telinga, mata, mulut mulai tampak. Detak jantung terdengar dengan alat Doppler. System rangka membentuk tulang-belulang. Tubuh ditumbuhi rambut halus. Ususu kecil mulai berkontraksi sehingga dapat mendorong keluar makanan daro tubuhnya.

#Kehamilan Minggu ke-11
Anda: Karena sudah lebih nyaman, nafsu makan kembali. Strechmark bermunculan dalam variasi berbeda, bisa di perut, dada, panggul, paha atau bokong. Cegah dengan banyak minum air dan makan buah.
Janin: Panjang 6,5 – 7,8 cm, berat 13-20 gram. Perubahan paling menarik, pertumbuhan kepala melambat dibanding pertumbuhan badannya. Besar kepala kira-kira setengah panjang janin keseluruhan, wajah sudha mirip manusia.

#Kehamilan Minggu ke-12
Anda: Akhir trimester pertama, mual dan muntah hilang. Trimeseter pertama merupakan periode kritis, karena semua organ dan anggota tubuh bayi membentuk. Kehamilan harus disikapi bijak, antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang. Perbanyak mengonsumsi asam folat untuk mencegah kelainan tulang belakang dan membantu pertumbuhan otak. Namun, perhatikan juga zat gizi lain, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.
Janin: Panjang janin di akhir trimester pertama ini 8-9,3 cm, berat sekitar 25 gram. Bentuk makin mirip manusia dengan telinga di posisi normal, yaitu di kepala, bukan di dekat leher lagi. mata telah pindah dari sisi kepala ke bagian tengah muka. Leher memanjang dan dagu bukan lagi bagian dari dada. Perbedaan genital kian jelas, jenis kelamin mudah dideteksi.

#Kehamilan Minggu ke-24
Anda: Di trimester kedua gejala maag bisa berupa heartburn (panas di dada) yang parah. Terjadi akibat makanan di lambung terdesak ke kerongkongan akibat rahim membesar. Ini menyebabkan timbulnya iritasi dinding kerongkongan karena makanan sudah bercampur asam lambung yang asam.
Janin: Wajah dan tubuh mirip bayi saat lahir. Berat sekiar 435 gram.

#Kehamilan Minggu ke-26
Anda: Masih heartburn? Atasi dengan menghindari kenyang berlebihan karena bisa memperbruk panas di perut. Minum susu setiap serangan, juga hindari makanan pedas, asam, atau bersantan.
Janin: Makin berat (sekitar 850 gram). Panjang puncak kepala ke bokong kira-kira 23 cm.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/anda.janin.dan.maag/001/001/1512/2

TIPS MERAWAT BAYI BARU LAHIR

Merawat bayi mungil menjadi menyenangkan jika Anda tahu trik praktisnya. Kami punya trik praktis untuk merawat bayi Anda.

1. Ada cairan putih di tali pusat yang masih basah. Tak membutuhkan penanganan khusus, pastikan saja tali pusat tidak berbau.
Cara: Setelah bayi dimandikan, bungkus tali pusat dengan kain kasa yang dibasahi alkohol 70%. Jangan taburi apapun, baik antibiotika atau bedak.
Ke dokter bila: kulit sekitar tali pusat menjadi merah, bengkak atau tampak berdarah.

2. Matanya lengket.
Cara: bersihkan matanya dengan kapas yang dibasahi air matang dari arah hidung ke telinga. Gunakan satu kapas untuk sekali pembersihan.
Ke dokter bila: terlihat ad acairan kuning dan sangat lengket.

3. Mulutnya berbau kurang sedap. Bisa jadi karena ia mulai sering ngiler akibat giginya yang tumbuh. Agar kesehatan gigi dan mulutnya terjaga, setiap kali habis makan atau minum susu, bersihkan mulutnya dengan sikat khusus. Atau dengan kain kassa basah yang dicelupkan ke air matang kemudian dibungkuskan ke jari lalu sosokkan ke geliginya.

4. Giginya mulai tumbuh. Bayi menjadi malas makan, lebih rewel di malam hari karena gusinya sakit dan amengeluarkan banyak air liur.
• Jika demam, beri obat penurun panas.
• Beri mainan yang dapat digigit-gigit.
• Lakukan sentuhan (pijatan ringan) di daerah raham mulut agar bayi lebih nyaman.

5. Ada bekas ‘merah-merah’ di seputar mulut dan pipi. Kemungkinana karena bekas tetesan air susu. Segera setelah menyusui, bersihkan seputar mulut dan pipi bayi dari bekas-bekas susu dengan air bersih dan lap agar kering.
Jangan menaburkan bedak di atas kulit yang kemerahan, karena membuat kulit kering, bahkan bisa menyebabkan kulit tersebut jadi gatal.

6. Hidung tersumbat. Gunakan krim penghangat khusus untuk bayi.oleskan ke dadanya namun bila kulit bayi sensitive, oelskan di bagian luar kaus dalamnya sehingga tidak langsung ke kulit.

7. Pilek. Agar tidak mengalami dehidarasi atau kekurangan cairan, berikan minum yang cukup. Jika masih minum ASI, sering-sering susui. Jemur bayi pad apagi hari, karena kegiatan ini akan membantu mengeluarkan lender di hidung.
Lakukan: bersihkan lendirnya dengan saputangan kain yang lembut dan menyerap air atau dengan tisu super lembut.

8. Panas tidak turun sampai lebih dari 2 hari. Segera bawa ke dokter karena demam yang tidak turun dari dua hari bisa merupakan tanda infeksi sekunder, yaitu infeksi yang diakibatkan penyakit terdahulu.
Jangan memberikan obat penurun demam tanpa konsultasi dengan dokter anak Anda.

9. Sembelit. Pijat perut bayi secara perlahan dari arah kanan bawah perut ayi, membentuk “hati” dengan gerakan searah jarum jam. Pijatan ini mmebantu kerja organ pencernaan dan mencegah timbulnya sembelit.

* Jika bayi masih minum ASI eksklusif, usahakan Anda konsumsi banyak serat (baik dari sayur maupun buah-buahan) dan banyak minum air putih.
* Bila bayi sudah makan makanan pendamping ASI, beri cairan yangbanyak termasuk jus buah atau kuah sayur dan buah.

10. Bayi diare karena alergi susu sapi.

* Bila ia masih mendapat ASI eksklusif, jaga makanan Anda dengan menghindari makanan yang mengnadung susu sapi, seperti keju atau es krim.
* Bila ia sudah mendapat makanan pendamping ASI, berikan makanan yang mengnadung susu kedelai.
* Periksa label makanan padat yang akan diberikan untuk bayi. Banyak biscuit bayi yang mengandung susu sapi, sehingga memicu alerginya.
* Ke dokter bila reaksi alergi masih muncul walapun telah diberikan makanan yang mengandung susu kedelai.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/10.cara.mudah.merawat.bayi/001/005/879/2
Merawat bayi mungil menjadi menyenangkan jika Anda tahu trik praktisnya. Kami punya trik praktis untuk merawat bayi Anda.

1. Ada cairan putih di tali pusat yang masih basah. Tak membutuhkan penanganan khusus, pastikan saja tali pusat tidak berbau.
Cara: Setelah bayi dimandikan, bungkus tali pusat dengan kain kasa yang dibasahi alkohol 70%. Jangan taburi apapun, baik antibiotika atau bedak.
Ke dokter bila: kulit sekitar tali pusat menjadi merah, bengkak atau tampak berdarah.

2. Matanya lengket.
Cara: bersihkan matanya dengan kapas yang dibasahi air matang dari arah hidung ke telinga. Gunakan satu kapas untuk sekali pembersihan.
Ke dokter bila: terlihat ad acairan kuning dan sangat lengket.

3. Mulutnya berbau kurang sedap. Bisa jadi karena ia mulai sering ngiler akibat giginya yang tumbuh. Agar kesehatan gigi dan mulutnya terjaga, setiap kali habis makan atau minum susu, bersihkan mulutnya dengan sikat khusus. Atau dengan kain kassa basah yang dicelupkan ke air matang kemudian dibungkuskan ke jari lalu sosokkan ke geliginya.

4. Giginya mulai tumbuh. Bayi menjadi malas makan, lebih rewel di malam hari karena gusinya sakit dan amengeluarkan banyak air liur.
• Jika demam, beri obat penurun panas.
• Beri mainan yang dapat digigit-gigit.
• Lakukan sentuhan (pijatan ringan) di daerah raham mulut agar bayi lebih nyaman.

5. Ada bekas ‘merah-merah’ di seputar mulut dan pipi. Kemungkinana karena bekas tetesan air susu. Segera setelah menyusui, bersihkan seputar mulut dan pipi bayi dari bekas-bekas susu dengan air bersih dan lap agar kering.
Jangan menaburkan bedak di atas kulit yang kemerahan, karena membuat kulit kering, bahkan bisa menyebabkan kulit tersebut jadi gatal.

6. Hidung tersumbat. Gunakan krim penghangat khusus untuk bayi.oleskan ke dadanya namun bila kulit bayi sensitive, oelskan di bagian luar kaus dalamnya sehingga tidak langsung ke kulit.

7. Pilek. Agar tidak mengalami dehidarasi atau kekurangan cairan, berikan minum yang cukup. Jika masih minum ASI, sering-sering susui. Jemur bayi pad apagi hari, karena kegiatan ini akan membantu mengeluarkan lender di hidung.
Lakukan: bersihkan lendirnya dengan saputangan kain yang lembut dan menyerap air atau dengan tisu super lembut.

8. Panas tidak turun sampai lebih dari 2 hari. Segera bawa ke dokter karena demam yang tidak turun dari dua hari bisa merupakan tanda infeksi sekunder, yaitu infeksi yang diakibatkan penyakit terdahulu.
Jangan memberikan obat penurun demam tanpa konsultasi dengan dokter anak Anda.

9. Sembelit. Pijat perut bayi secara perlahan dari arah kanan bawah perut ayi, membentuk “hati” dengan gerakan searah jarum jam. Pijatan ini mmebantu kerja organ pencernaan dan mencegah timbulnya sembelit.

* Jika bayi masih minum ASI eksklusif, usahakan Anda konsumsi banyak serat (baik dari sayur maupun buah-buahan) dan banyak minum air putih.
* Bila bayi sudah makan makanan pendamping ASI, beri cairan yangbanyak termasuk jus buah atau kuah sayur dan buah.

10. Bayi diare karena alergi susu sapi.

* Bila ia masih mendapat ASI eksklusif, jaga makanan Anda dengan menghindari makanan yang mengnadung susu sapi, seperti keju atau es krim.
* Bila ia sudah mendapat makanan pendamping ASI, berikan makanan yang mengnadung susu kedelai.
* Periksa label makanan padat yang akan diberikan untuk bayi. Banyak biscuit bayi yang mengandung susu sapi, sehingga memicu alerginya.
* Ke dokter bila reaksi alergi masih muncul walapun telah diberikan makanan yang mengandung susu kedelai.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/10.cara.mudah.merawat.bayi/001/005/879/2

ASI EKSLUSIF TERYATA MENCEGAH KEHAMILAN

Menurut program Keluarga Berencana (KB) jarak ideal antara kehamilan pertama dan kedua adalah 5 tahun. Sebelum menemukan metode KB yang cocok, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan bagi bayi dapat digunakan sebagai KB alami asal mengikuti persyaratannya.

KB alami dengan menyusui terbukti ampuh menunda kehamilan. KB alami yang disebut metode amenore laktasi (MAL) efektivitasnya mencapai 98%. Namun efektivitasnya bisa dipenuhi dengan syarat: Ibu belum mendapat haid lagi.
Menyusui bayi secara eksklusif- ASI sja, tanpa makanan minuman tambahan apapun.
Menyusui sesering mungkin-minimal 12 kali sehari- dan selama mungkin. Interval atau jeda menyusui di siang hari tidak lebih dari 4 jam dan interval di malam hari tidak lebih dari 6 jam.
Tetap menyusui meski ibu atau bayi sedang sakit, karena jika berhenti menyusui, produksi ASI bisa berkurang dan menurunkan kadar hormone prolaktin.
Tidak memakai botol, empeng atau nipple shield, karena bisa menganggu proses bayi mengisap ASI. Jika bayi tidak emngisap dengan benar dan menurunkan kadar hormon prolaktin.
Karena hormon. Pada MAL Anda memanfaatkan masa ketika siklus haid belum kembali normal sejak hamil dan melahirkan. Umumnya siklus haid akan kembali normal setelah 2-3 bulan paska melahirkan. Namun jika menyusui, sering Anda menjadi tidak haid akibat adanya hormone laktasi atau prolaktin-kadar prolaktin tetap tinggi, hormone prolaktin akan menekan kadar hormone estrogen yang fungsinya mematangkan sel telur. Jikas el telur tidak matang, maka tidak akan terjadi pembuahn. Dengan demikian, tidak terjadi kehamilan.

Pada bulan pertama menerapkan MAL, kemungkinan hamil hanya 2%. Namun bila Anda telah mendapat haid kembali, risiko hamil menjadi lebih besar dan sejak saat itu MAL tidak lagi efektiv sebagai metode KB. Anda perlu segera beralih ke metode KB lainnya seperti suntik, pil, atau implant. Untuk memastikan bahwa kesuburan Anda telah kembali, gunakan alat pengetes ovulasi atau ovulation test. Bila hasilnya positif, berarti kesuburan telah kembali. Berhubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi pada saat itu bisa mengakibatkan kehamilan.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kelahiran/Gizi+dan+Kesehatan/menyusui.ek

Menurut program Keluarga Berencana (KB) jarak ideal antara kehamilan pertama dan kedua adalah 5 tahun. Sebelum menemukan metode KB yang cocok, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan bagi bayi dapat digunakan sebagai KB alami asal mengikuti persyaratannya.

KB alami dengan menyusui terbukti ampuh menunda kehamilan. KB alami yang disebut metode amenore laktasi (MAL) efektivitasnya mencapai 98%. Namun efektivitasnya bisa dipenuhi dengan syarat: Ibu belum mendapat haid lagi.
Menyusui bayi secara eksklusif- ASI sja, tanpa makanan minuman tambahan apapun.
Menyusui sesering mungkin-minimal 12 kali sehari- dan selama mungkin. Interval atau jeda menyusui di siang hari tidak lebih dari 4 jam dan interval di malam hari tidak lebih dari 6 jam.
Tetap menyusui meski ibu atau bayi sedang sakit, karena jika berhenti menyusui, produksi ASI bisa berkurang dan menurunkan kadar hormone prolaktin.
Tidak memakai botol, empeng atau nipple shield, karena bisa menganggu proses bayi mengisap ASI. Jika bayi tidak emngisap dengan benar dan menurunkan kadar hormon prolaktin.
Karena hormon. Pada MAL Anda memanfaatkan masa ketika siklus haid belum kembali normal sejak hamil dan melahirkan. Umumnya siklus haid akan kembali normal setelah 2-3 bulan paska melahirkan. Namun jika menyusui, sering Anda menjadi tidak haid akibat adanya hormone laktasi atau prolaktin-kadar prolaktin tetap tinggi, hormone prolaktin akan menekan kadar hormone estrogen yang fungsinya mematangkan sel telur. Jikas el telur tidak matang, maka tidak akan terjadi pembuahn. Dengan demikian, tidak terjadi kehamilan.

Pada bulan pertama menerapkan MAL, kemungkinan hamil hanya 2%. Namun bila Anda telah mendapat haid kembali, risiko hamil menjadi lebih besar dan sejak saat itu MAL tidak lagi efektiv sebagai metode KB. Anda perlu segera beralih ke metode KB lainnya seperti suntik, pil, atau implant. Untuk memastikan bahwa kesuburan Anda telah kembali, gunakan alat pengetes ovulasi atau ovulation test. Bila hasilnya positif, berarti kesuburan telah kembali. Berhubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi pada saat itu bisa mengakibatkan kehamilan.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kelahiran/Gizi+dan+Kesehatan/menyusui.ek

TIPS UNTUK MENCEGAH KONSTIPASI ATAU SULIT BAB

Meski merupakan gejala umum dalam kehamilan, konstipasi yang dibiarkan berlarut-larut, bisa menjadi semakin parah, dan memicu timbulnya wasir atau ambeien. Namun demikian, untuk mengatasi konstipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obatan pencahar atau pelancar BAB.

Konstipasi ditandai dengan gejala:
Lebih dari 4 hari kesulitan untuk buang air besar.
Fases menjadi keras.
Merasa tidak tuntas buang air besarnya.

Perlu kekuatan ekstra untuk mengeluarkan feses, terkadang rektum mengeluarkan darah.
Rasa sakit atau tidak nyaman pada perut bagian bawah; terasa penuh, berat, mulas. Akibat feses keras, secara naluriah ibu akan mengejan untuk mengeluarkan feses. Akhirnya, rektum membengkak dan berdarah akibat pecahnya pembuluh darah di anus. Dalam proses persalinan, dampaknya adalah, timbul kesulitan saat proses persalinan per vagina, akibat terdapat wasir atau ambeien di dekat jalan lahir dan ibu tidak boleh mengejan terlalu keras. Namun demikian, untuk mengatasi konstipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obatan pencahar atau pelancar BAB. Sebab, selain berpotensi mengganggu perkembangan janin, obat pencahar dapat membuat ibu hamil dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan merangsang terjadinya kontraksi.

Cara aman mengatasi konstipasi:
Mengonsumsi serat yang tidak larut dalam air Karena serat memang sangat dibutuhkan tubuh untuk kelancaran pencernaan, konstipasi dapat teratasi bila ibu hamil mengonsumsi 25-30 gram serat per hari. Pilih serat yang tidak larut dalam air, seperti yang terdapat pada wortel, roti gandum, beras merah, tomat, pepaya, dan timun. Serat itu dapat membuat feses menjadi lebih padat karena ia menyerap air yang terkandung di dalamnya. Konsumsilah serat sedikit demi sedikit, tingkatkan porsinya setiap hari agar mencapai porsi ideal
Prebiotik. Mengonsumsi zat prebiotik FOS dan GOS juga dapat membantu ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan serat , lewat makanan atau minuman seperti susu untuk ibu hamil. Komposisi unik prebiotik FOS:GOS 1:9 memberikan efek bifidogenik terhadap saluran pencernaan ibu hamil. Efek bifidogenik adalah suasana yang paling menyenangkan bagi bakteri Bifidobakteria - salah satu bakteri baik di dalam pencernaan yang berfungsi sebagai pengurai makanan - untuk memperbanyak diri.
Banyak minum air putih. Makanan yang masuk ke dalam tubuh, akan tercerna dengan baik dan bila ada asupan cairan yang cukup. Bila ibu hamil kurang cairan, maka usus besar dan usus halus tetap akan bekerja sebagaimana mestinya, namun, cairan dari feses akan diserap untuk menjaga agar tetap tubuh dalam keadaan cukup cairan atau hidrasi. Akibatnya, cairan di feses berkurang, feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Itu sebabnya, ibu hamil disarankan minum setidaknya 2 liter atau sekitar 8 gelas air putih per hari.
Konsultasi ke dokter obgin. Bila ketiga cara di atas sudah ditempuh, namun konstipasi tetap terjadi, konsultasikan ke dokter kandungan agar masalah pencernaan Anda bisa diatasi sedini mungkin.


Bebas Konstipasi!
Minum air putih yang cukup setiap hari.
Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung serat setiap hari.
Konsumsi air putih hangat atau minuman hangat lainnya di pagi hari, untuk merangsang usus bergerak.
Jadwalkan BAB secara teratur setiap hari dan hindari mengejan.
Duduk tegak dan bersandar ke sandaran toilet. Naikkan lengan ke atas, gerakan ini akan mengaktifkan gerakan usus besar. Lalu, gerakkan dari samping kanan ke samping kiri agar gerakan usus menjadi lancar. Berikutnya, letakkan salah satu kaki di atas kotak/pengganjal kaki, untuk menurunkan tekanan dari anus atau dubur.


Jika pekerjaan menuntut Anda untuk duduk lama, selingi dengan berdiri dan berjalan.
Olah raga ringan secara teratur. Jalan kaki 20-30 menit per hari, dapat membantu gerak peristaltik usus.
Lakukan Senam Kegel, karena gerakannya menguatkan otot panggul dan merangsang otot rektum mendorong feses keluar.


Konsultasikan ke dokter kandungan dosis suplemen zat besi yang aman untuk dikonsumsi - tidak menyebabkan konstipasi.
Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Tips/cegah.konstipasi/001/005/859/2

Meski merupakan gejala umum dalam kehamilan, konstipasi yang dibiarkan berlarut-larut, bisa menjadi semakin parah, dan memicu timbulnya wasir atau ambeien. Namun demikian, untuk mengatasi konstipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obatan pencahar atau pelancar BAB.

Konstipasi ditandai dengan gejala:
Lebih dari 4 hari kesulitan untuk buang air besar.
Fases menjadi keras.
Merasa tidak tuntas buang air besarnya.

Perlu kekuatan ekstra untuk mengeluarkan feses, terkadang rektum mengeluarkan darah.
Rasa sakit atau tidak nyaman pada perut bagian bawah; terasa penuh, berat, mulas. Akibat feses keras, secara naluriah ibu akan mengejan untuk mengeluarkan feses. Akhirnya, rektum membengkak dan berdarah akibat pecahnya pembuluh darah di anus. Dalam proses persalinan, dampaknya adalah, timbul kesulitan saat proses persalinan per vagina, akibat terdapat wasir atau ambeien di dekat jalan lahir dan ibu tidak boleh mengejan terlalu keras. Namun demikian, untuk mengatasi konstipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obatan pencahar atau pelancar BAB. Sebab, selain berpotensi mengganggu perkembangan janin, obat pencahar dapat membuat ibu hamil dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan merangsang terjadinya kontraksi.

Cara aman mengatasi konstipasi:
Mengonsumsi serat yang tidak larut dalam air Karena serat memang sangat dibutuhkan tubuh untuk kelancaran pencernaan, konstipasi dapat teratasi bila ibu hamil mengonsumsi 25-30 gram serat per hari. Pilih serat yang tidak larut dalam air, seperti yang terdapat pada wortel, roti gandum, beras merah, tomat, pepaya, dan timun. Serat itu dapat membuat feses menjadi lebih padat karena ia menyerap air yang terkandung di dalamnya. Konsumsilah serat sedikit demi sedikit, tingkatkan porsinya setiap hari agar mencapai porsi ideal
Prebiotik. Mengonsumsi zat prebiotik FOS dan GOS juga dapat membantu ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan serat , lewat makanan atau minuman seperti susu untuk ibu hamil. Komposisi unik prebiotik FOS:GOS 1:9 memberikan efek bifidogenik terhadap saluran pencernaan ibu hamil. Efek bifidogenik adalah suasana yang paling menyenangkan bagi bakteri Bifidobakteria - salah satu bakteri baik di dalam pencernaan yang berfungsi sebagai pengurai makanan - untuk memperbanyak diri.
Banyak minum air putih. Makanan yang masuk ke dalam tubuh, akan tercerna dengan baik dan bila ada asupan cairan yang cukup. Bila ibu hamil kurang cairan, maka usus besar dan usus halus tetap akan bekerja sebagaimana mestinya, namun, cairan dari feses akan diserap untuk menjaga agar tetap tubuh dalam keadaan cukup cairan atau hidrasi. Akibatnya, cairan di feses berkurang, feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Itu sebabnya, ibu hamil disarankan minum setidaknya 2 liter atau sekitar 8 gelas air putih per hari.
Konsultasi ke dokter obgin. Bila ketiga cara di atas sudah ditempuh, namun konstipasi tetap terjadi, konsultasikan ke dokter kandungan agar masalah pencernaan Anda bisa diatasi sedini mungkin.


Bebas Konstipasi!
Minum air putih yang cukup setiap hari.
Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung serat setiap hari.
Konsumsi air putih hangat atau minuman hangat lainnya di pagi hari, untuk merangsang usus bergerak.
Jadwalkan BAB secara teratur setiap hari dan hindari mengejan.
Duduk tegak dan bersandar ke sandaran toilet. Naikkan lengan ke atas, gerakan ini akan mengaktifkan gerakan usus besar. Lalu, gerakkan dari samping kanan ke samping kiri agar gerakan usus menjadi lancar. Berikutnya, letakkan salah satu kaki di atas kotak/pengganjal kaki, untuk menurunkan tekanan dari anus atau dubur.


Jika pekerjaan menuntut Anda untuk duduk lama, selingi dengan berdiri dan berjalan.
Olah raga ringan secara teratur. Jalan kaki 20-30 menit per hari, dapat membantu gerak peristaltik usus.
Lakukan Senam Kegel, karena gerakannya menguatkan otot panggul dan merangsang otot rektum mendorong feses keluar.


Konsultasikan ke dokter kandungan dosis suplemen zat besi yang aman untuk dikonsumsi - tidak menyebabkan konstipasi.
Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Tips/cegah.konstipasi/001/005/859/2

6 Feb 2011

BAHAYA BAYI MENGHINDARI TATAPAN, BISA JADI TANDA AUTISME

Bayi selalu melihat ke langit-langit dan mengalihkan matanya jika diajak kontak mata. Minim kontak mata pada anak memang merupakan salah satu ciri ganguan austistic. Namun, kita tidak bisa langsung menentukan apakah hal tersebut merupakan gejala autistic atau bukan. Gejala autisme dapat dideteksi sebelum anak mencapai usia tiga tahun dengan memperhatikan gejala berikut Masalah dalam interaksi sosial. Anak tidak mampu menjalin interaksi yang cukup memadai, kontak mata sangat kurang dan ekspresi muka kurang hidup dengan gerak-gerik yang kurang tertuju.

Masalah komunikasi muncul dalam bentuk keterlambatan bicara atau tidak bisa bicara. Anak autis tidak dapat bercengkerama dengan teman sebaya, tidak memiliki empati, dan tidak mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional.

Anak autis biasanya memiliki obsesi terhadap suatu benda atau hal tertentu dan punya ritual yang spesifik.
Sedangkan gejala autisme pada bayi, yakni ia enggan atau menghindari tatapan mata ibunya. Seringkali seorang bayi mengalami tumbuh kembang layaknya anak-anak lainnya, tapi terhenti di usia 12-24 bulan, lalu menunjukkan gejala autis seperti terlambat berbicara, bahkan sama sekali tidak mampu untuk berbicara, Ini bukan karena indera pendengarannya terganggu, atau ia mengalami cacat wicara, melainkan karena keterampilan berkomunikasinya terganggu. Akibatnya, saat berbicara, seringkala ‘suara’ yang dikeluarkan anak tidak cukup layak untuk untuk digunakan dalam berkomunikasi. Anak autis sering menggunakan bahasa yang aneh dan berulang kali menyebutkannya. Saat bermain, anak autis seringkali kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang dapat meniru.

Sebagian besar anak autistic memiliki masalah sensorik yang menyebabkan mereka amat sensitif terhadap rangsang dari luar. Mereka tidak menyukai suara-suara yang ramai, cenderung tidak suka disentuh dan dipeluk, dan lebih suka menarik diri. Bisanya perkembangan motorik kasar dan halus juga terganggu. Nanti kalau dalam perkembangannya balita menunjukkan beberapa gejala autiesme, segera konsultaskan dengan dokter dan psikolog yang memahami gangguan tersebut. Penanganan yang tepat sejak usia dini dan intensif, akan membantu balita berkembang optimal.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Psikologi/bayi.mengindari.tatapan.tanda.autisme/001/007/302/2

Bayi selalu melihat ke langit-langit dan mengalihkan matanya jika diajak kontak mata. Minim kontak mata pada anak memang merupakan salah satu ciri ganguan austistic. Namun, kita tidak bisa langsung menentukan apakah hal tersebut merupakan gejala autistic atau bukan. Gejala autisme dapat dideteksi sebelum anak mencapai usia tiga tahun dengan memperhatikan gejala berikut Masalah dalam interaksi sosial. Anak tidak mampu menjalin interaksi yang cukup memadai, kontak mata sangat kurang dan ekspresi muka kurang hidup dengan gerak-gerik yang kurang tertuju.

Masalah komunikasi muncul dalam bentuk keterlambatan bicara atau tidak bisa bicara. Anak autis tidak dapat bercengkerama dengan teman sebaya, tidak memiliki empati, dan tidak mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional.

Anak autis biasanya memiliki obsesi terhadap suatu benda atau hal tertentu dan punya ritual yang spesifik.
Sedangkan gejala autisme pada bayi, yakni ia enggan atau menghindari tatapan mata ibunya. Seringkali seorang bayi mengalami tumbuh kembang layaknya anak-anak lainnya, tapi terhenti di usia 12-24 bulan, lalu menunjukkan gejala autis seperti terlambat berbicara, bahkan sama sekali tidak mampu untuk berbicara, Ini bukan karena indera pendengarannya terganggu, atau ia mengalami cacat wicara, melainkan karena keterampilan berkomunikasinya terganggu. Akibatnya, saat berbicara, seringkala ‘suara’ yang dikeluarkan anak tidak cukup layak untuk untuk digunakan dalam berkomunikasi. Anak autis sering menggunakan bahasa yang aneh dan berulang kali menyebutkannya. Saat bermain, anak autis seringkali kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang dapat meniru.

Sebagian besar anak autistic memiliki masalah sensorik yang menyebabkan mereka amat sensitif terhadap rangsang dari luar. Mereka tidak menyukai suara-suara yang ramai, cenderung tidak suka disentuh dan dipeluk, dan lebih suka menarik diri. Bisanya perkembangan motorik kasar dan halus juga terganggu. Nanti kalau dalam perkembangannya balita menunjukkan beberapa gejala autiesme, segera konsultaskan dengan dokter dan psikolog yang memahami gangguan tersebut. Penanganan yang tepat sejak usia dini dan intensif, akan membantu balita berkembang optimal.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Psikologi/bayi.mengindari.tatapan.tanda.autisme/001/007/302/2

4 Feb 2011

BILA BAYI JATUH , APA YANG HARUS CEPAT DILAKUKAN?

Cepat dan tepat bertindak! Jangan ragu membawanya ke dokter bila Anda yakin merupakan tindakan yang tepat. Selain itu, bila bayi sering jatuh, Anda mesti segera mencari penyebabnya.

1. Segera bawa ke dokter, klinik atau rumah sakit, terlebih jika bayi tidak sadarkan diri. Tindakan ini sangat penting karena anak di bawah usia 2 tahun sangat rentan mengalami cedera tulang kepala serta perdarahan di dalam.

2. Beritahukan dokter hal-hal yang Anda lihat atau temukan saat bayi jatuh dan menangis. Bila tidak menangis, buat dia menangis. * Periksa dan raba apakah ada benjolan di bagian kepala. Benjolan yang harus diwaspadai adalah yang terletak di kepala belakang kiri atau kanan.
* Gerak wajahnya simetris atau tidak? Misalnya bibir miring bisa merupakan tanda terjadi perdarahan di dalam kepala.
* Gerak atau aktivitas kaki dan tangannya simetris atau tidak? Bila tidak, mungkin ada tulang yang retak atau patah.

3. Ikuti saran dokter yang akan memeriksa tubuh bayi secara menyeluruh dari kepala sampai kaki.
* Bila ada benjolan di kepala, dokter mungkin akan minta pemeriksaan CT-scan untuk mengetahui sejauh mana trauma yang dialami. Hasil pemeriksaan ini bisa menunjang hasil pengamatan Anda sebelumnya.
* Bila ada tulang yang retak atau patah, dokter biasanya akan melakukan tindakan konservatif, seperti memasang pelindung tulang atau gips agar cedera tulang tidak bertambah parah. Biasanya pada anak-anak sangat jarang dilakukan tindakan operasi.
* Bila ada memar, yakni bengkak dan warna kulit kebiru-biruan, berarti terjadi perdarahan di bawah lapisan kulit atau lapisan yang lebih dalam lagi. Sebaiknya kompres dengan es batu yang dibungkus handuk selama lebih kurang 15 menit, untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak. Biasanya tanpa obat pun perdarahan seperti ini akan diserap oleh tubuh.
* Bila ada luka gores dan berdarah, cukup dicuci dengan air bersih yang mengalir dan sabun antiseptik untuk menghilangkan kotoran dan membunuh bakteri.
* Bila ada luka dan mengeluarkan darah cukup banyak, tekan luka dengan kain kasa bersih agar perdarahan berhenti. Cuci luka dengan air bersih yang mengalir dan sabun antiseptik. Lalu oleskan cairan antiseptik dan tutup dengan plester.

4. Bila dizinkan pulang, tanyakan apa saja yang perlu diperhatikan. Biasanya dokter minta agar kondisi benjolan dipantau selama 3x24 jam (3 hari), apakah mengecil atau malah membesar. Lalu apakah bayi mengalami muntah berulang, kejang, aktifitas tangan dan tungkainya tidak simetris, raut wajah tidak simetris, kontak mata tidak sebaik seperti sebelum jatuh, ada perubahan pola tidur, atau bagian ubun-ubunnya menjadi tegang -yang menandakan terjadinya perdarahan. Bayi yang mengalami gejala-gejala ini harus segera dibawa ke rumah sakit. Sebaliknya, bila tidak ditemukan gejala-gejala seperti ini, maka bayi Anda baik-baik saja.

Ketahui “Sejarah Jatuh.” Ketika bayi terjatuh dan Anda tidak ada di tempat kejadian, minta tolong orang terdekat untuk segera membawanya ke dokter. Usahakan agar Anda bisa berkonsultasi langsung dengan sang dokter, misalnya lewat telepon. Sebelumnya, gali informasi dari orang yang menemukan bayi Anda jatuh dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Jatuh dari mana?
- Bagaimana posisi jatuhnya?
- Apakah ada benjolan di kepalanya? Jika “ya”, di bagian mana, depan, samping kiri atau kanan, atau belakang?
- Bagaimana kondisi anak sekarang? Apakah dia pingsan atau tidak?
- Bagaimana gerak tangan dan kakinya, juga wajahnya saat menangis?

Cegah Jatuh
* Bayi harus selalu dalam pengawasan Anda atau orang dewasa lain. Jangan pernah meninggalkannya sendiri di tempat yang tinggi atau berisiko jatuh, seperti babytafel, tempat tidur atau kursi.
* Bila Anda terpaksa meninggalkannya sebentar, letakkan bayi di dalam boks yang telah diberi pelindung di sekelilingnya sehingga aman saat dia berguling-guling.
* Bila bayi tidur bersama Anda, tidurlah di bawah. Atau, letakkan alas yang empuk di bawah tempat tidur.
* Saat menggendongnya, yakinkan Anda memegang atau memeluknya dengan baik dan mantap, tapi tak perlu terlalu ketat.
* Hindarkan bayi, apalagi yang sedang berlatih berjalan, dari lantai atau permukaan yang licin. Misalnya, segera bersihkan ceceran air, atau pasang alas karet di kamar mandi.
* Hindari penggunaan kaus kaki dan babywalker.
* Beri pagar pelindung di tangga yang tidak memungkinkan bayi merangkak atau berjalan naik turun tangga.
* Kenakan tali pengaman saat bayi duduk di car seat, high chair atau stroller.
* Jangan lupa menutup pintu, dan hindari jendela yang mudah terbuka. Lebih baik beri teralis.

Source:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/penanganan.saat.bayi.jatuh/001/005/808/2
Cepat dan tepat bertindak! Jangan ragu membawanya ke dokter bila Anda yakin merupakan tindakan yang tepat. Selain itu, bila bayi sering jatuh, Anda mesti segera mencari penyebabnya.

1. Segera bawa ke dokter, klinik atau rumah sakit, terlebih jika bayi tidak sadarkan diri. Tindakan ini sangat penting karena anak di bawah usia 2 tahun sangat rentan mengalami cedera tulang kepala serta perdarahan di dalam.

2. Beritahukan dokter hal-hal yang Anda lihat atau temukan saat bayi jatuh dan menangis. Bila tidak menangis, buat dia menangis. * Periksa dan raba apakah ada benjolan di bagian kepala. Benjolan yang harus diwaspadai adalah yang terletak di kepala belakang kiri atau kanan.
* Gerak wajahnya simetris atau tidak? Misalnya bibir miring bisa merupakan tanda terjadi perdarahan di dalam kepala.
* Gerak atau aktivitas kaki dan tangannya simetris atau tidak? Bila tidak, mungkin ada tulang yang retak atau patah.

3. Ikuti saran dokter yang akan memeriksa tubuh bayi secara menyeluruh dari kepala sampai kaki.
* Bila ada benjolan di kepala, dokter mungkin akan minta pemeriksaan CT-scan untuk mengetahui sejauh mana trauma yang dialami. Hasil pemeriksaan ini bisa menunjang hasil pengamatan Anda sebelumnya.
* Bila ada tulang yang retak atau patah, dokter biasanya akan melakukan tindakan konservatif, seperti memasang pelindung tulang atau gips agar cedera tulang tidak bertambah parah. Biasanya pada anak-anak sangat jarang dilakukan tindakan operasi.
* Bila ada memar, yakni bengkak dan warna kulit kebiru-biruan, berarti terjadi perdarahan di bawah lapisan kulit atau lapisan yang lebih dalam lagi. Sebaiknya kompres dengan es batu yang dibungkus handuk selama lebih kurang 15 menit, untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak. Biasanya tanpa obat pun perdarahan seperti ini akan diserap oleh tubuh.
* Bila ada luka gores dan berdarah, cukup dicuci dengan air bersih yang mengalir dan sabun antiseptik untuk menghilangkan kotoran dan membunuh bakteri.
* Bila ada luka dan mengeluarkan darah cukup banyak, tekan luka dengan kain kasa bersih agar perdarahan berhenti. Cuci luka dengan air bersih yang mengalir dan sabun antiseptik. Lalu oleskan cairan antiseptik dan tutup dengan plester.

4. Bila dizinkan pulang, tanyakan apa saja yang perlu diperhatikan. Biasanya dokter minta agar kondisi benjolan dipantau selama 3x24 jam (3 hari), apakah mengecil atau malah membesar. Lalu apakah bayi mengalami muntah berulang, kejang, aktifitas tangan dan tungkainya tidak simetris, raut wajah tidak simetris, kontak mata tidak sebaik seperti sebelum jatuh, ada perubahan pola tidur, atau bagian ubun-ubunnya menjadi tegang -yang menandakan terjadinya perdarahan. Bayi yang mengalami gejala-gejala ini harus segera dibawa ke rumah sakit. Sebaliknya, bila tidak ditemukan gejala-gejala seperti ini, maka bayi Anda baik-baik saja.

Ketahui “Sejarah Jatuh.” Ketika bayi terjatuh dan Anda tidak ada di tempat kejadian, minta tolong orang terdekat untuk segera membawanya ke dokter. Usahakan agar Anda bisa berkonsultasi langsung dengan sang dokter, misalnya lewat telepon. Sebelumnya, gali informasi dari orang yang menemukan bayi Anda jatuh dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Jatuh dari mana?
- Bagaimana posisi jatuhnya?
- Apakah ada benjolan di kepalanya? Jika “ya”, di bagian mana, depan, samping kiri atau kanan, atau belakang?
- Bagaimana kondisi anak sekarang? Apakah dia pingsan atau tidak?
- Bagaimana gerak tangan dan kakinya, juga wajahnya saat menangis?

Cegah Jatuh
* Bayi harus selalu dalam pengawasan Anda atau orang dewasa lain. Jangan pernah meninggalkannya sendiri di tempat yang tinggi atau berisiko jatuh, seperti babytafel, tempat tidur atau kursi.
* Bila Anda terpaksa meninggalkannya sebentar, letakkan bayi di dalam boks yang telah diberi pelindung di sekelilingnya sehingga aman saat dia berguling-guling.
* Bila bayi tidur bersama Anda, tidurlah di bawah. Atau, letakkan alas yang empuk di bawah tempat tidur.
* Saat menggendongnya, yakinkan Anda memegang atau memeluknya dengan baik dan mantap, tapi tak perlu terlalu ketat.
* Hindarkan bayi, apalagi yang sedang berlatih berjalan, dari lantai atau permukaan yang licin. Misalnya, segera bersihkan ceceran air, atau pasang alas karet di kamar mandi.
* Hindari penggunaan kaus kaki dan babywalker.
* Beri pagar pelindung di tangga yang tidak memungkinkan bayi merangkak atau berjalan naik turun tangga.
* Kenakan tali pengaman saat bayi duduk di car seat, high chair atau stroller.
* Jangan lupa menutup pintu, dan hindari jendela yang mudah terbuka. Lebih baik beri teralis.

Source:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/penanganan.saat.bayi.jatuh/001/005/808/2

1 Feb 2011

SUKSES PEMBERIAN ASI PADA SI BAYI

KOMPAS.COM - Banyak lembaga merekomendasikan pemberian ASI enam bulan pascapersalinan. WHO dan UNICEF di antaranya. Kesuksesan ibu dalam memberikan ASI kepada bayi baru lahir, dipengaruhi juga oleh persiapan, seperti kesiapan mental dengan dorongan dari dalam diri dan dukungan keluarga. Selain itu juga memahami teknik yang tepat dalam memberikan ASI eksklusif.. Agar sukses memberikan ASI eksklusif enam bulan, berikut panduannya:

Mulai dengan IMD

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) mengawali pemberian ASI pascapersalinan. IMD dilakukan dalam 1-2 jam setelah kelahiran.

Memberikan IMD sama artinya dengan mencegah pemberian cairan prelaktal untuk bayi baru lahir. Pada ibu dengan kondisi atau alasan tertentu, kolostrum tidak keluar atau jumlah kolostrum tidak memadai untuk bayi. Meskipun sebenarnya, kolostrum atau ASI akan keluar dengan stimulasi dari bayi, yakni hisapan bayi. Dengan kesiapan ibu, ASI bisa keluar pascapersalinan.

Agar proses IMD bisa berjalan baik, usahakan untuk mendapatkan fasilitas rawat gabung. Artinya bayi berada dalam satu kamar yang sama dengan ibunya.

Kontak kulit

Perbanyaklah kontak kulit ibu dengan bayi. Pada saat menyusui, akan lebih baik jika ibu dan bayi kontak skin-to-skin. Kontak kulit ibu-bayi ini meningkatkan kelekatan (bonding) antara ibu dan bayi.

Rileks

Kesiapan mental ibu punya peran penting dalam kesuksesan menyusui. Salah satunya, ibu harus rileks dan fokus untuk selalu memantapkan diri menyusui. Ibu juga perlu istirahat yang cukup selama menyusui.

Menyusui minimal 8-12 kali sehari

Semakin sering menyusui, pasokan ASI semakin meningkat. Minimal berikan ASI 8-12 kali sehari. Selama menyusui hindari pemberian susu formula. Kembali kepada prinsip, semakin sering menyusui, produksi ASI terus meningkat. Jika Anda tidak konsisten menyusui, hal ini memengaruhi produksi ASI. Artinya, produksi ASI pun akhirnya berkurang.

Hindari pemberian ASI Perah (ASIP) dengan dot

Memberikan ASIP menggunakan botol dengan dot akan menimbulkan gejala “bingung puting”. Dampaknya dirasakan oleh bayi Anda. Risikonya, bayi menjadi bingung ketika ibu kembali menyusui langsung. Benda asing mirip puting ibunya, yakni dot, menjadi penyebab gejala ini.

Metode lain pemberian ASIP

ASIP dapat diberikan dengan metode lain, selain dot. Ibu, pengasuh, atau keluarga perlu memelajari metode ini agar proses pemberian ASIP berjalan konsisten. Belajarlah menggunakan cangkir plastik, pipet, sendok kecil ketika memberikan ASIP.

Latih pengasuh memberikan ASIP

Konsistensi pemberian ASI memerlukan komitmen semua pihak. Pengasuh bayi punya peran penting, apalagi bagi Anda, ibu bekerja. Latihlah pengasuh bayi di rumah, untuk mendukung pemberian ASIP. Ajari pengasuh menggunakan berbagai metode pemberian ASIP, bukan dengan botol dot.

Pahami teknik memerah ASI

Saat cuti melahirkan berakhir, Anda harus kembali bekerja. Pilihan bekerja bukan penghambat pemberian ASI. Pahami teknik memerah dengan tangan atau penggunaan pompa ASI. Berbagai pilihan pompa ASI tersedia, yang akan lebih memudahkan Anda memerah ASI.

Menabung ASI

Saat akan kembali memulai aktivitas bekerja pascapersalinan, siapkan ASI. Caranya, menabung ASIP dua minggu sebelum masuk kerja. Simpan ASI dengan wadah yang benar dan tata cara yang tepat.

Komunikasikan rencana pemberian ASI dengan kantor

Anda perlu melakukan konfirmasi tentang rencana pemberian ASI saat kembali bekerja. Kantor atau atasan Anda perlu mengetahui rencana ini. Dukungan terhadap ibu bekerja untuk tetap memberikan ASI sangat diperlukan. Terutama saat Anda akan memerah ASI di kantor di sela waktu kerja Anda.

Anda juga membutuhkan penyesuaian saat mulai beraktivitas normal di kantor, karena Anda beradaptasi dengan gaya hidup baru. Yaitu meninggalkan bayi, memerah dan menyimpan ASIP, dengan tetap menjaga konsentrasi pada pekerjaan. Komunikasi yang baik dengan pihak kantor, akan memudahkan Anda menjalani semua peran dengan lebih mudah.

Sumber: Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
KOMPAS.COM - Banyak lembaga merekomendasikan pemberian ASI enam bulan pascapersalinan. WHO dan UNICEF di antaranya. Kesuksesan ibu dalam memberikan ASI kepada bayi baru lahir, dipengaruhi juga oleh persiapan, seperti kesiapan mental dengan dorongan dari dalam diri dan dukungan keluarga. Selain itu juga memahami teknik yang tepat dalam memberikan ASI eksklusif.. Agar sukses memberikan ASI eksklusif enam bulan, berikut panduannya:

Mulai dengan IMD

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) mengawali pemberian ASI pascapersalinan. IMD dilakukan dalam 1-2 jam setelah kelahiran.

Memberikan IMD sama artinya dengan mencegah pemberian cairan prelaktal untuk bayi baru lahir. Pada ibu dengan kondisi atau alasan tertentu, kolostrum tidak keluar atau jumlah kolostrum tidak memadai untuk bayi. Meskipun sebenarnya, kolostrum atau ASI akan keluar dengan stimulasi dari bayi, yakni hisapan bayi. Dengan kesiapan ibu, ASI bisa keluar pascapersalinan.

Agar proses IMD bisa berjalan baik, usahakan untuk mendapatkan fasilitas rawat gabung. Artinya bayi berada dalam satu kamar yang sama dengan ibunya.

Kontak kulit

Perbanyaklah kontak kulit ibu dengan bayi. Pada saat menyusui, akan lebih baik jika ibu dan bayi kontak skin-to-skin. Kontak kulit ibu-bayi ini meningkatkan kelekatan (bonding) antara ibu dan bayi.

Rileks

Kesiapan mental ibu punya peran penting dalam kesuksesan menyusui. Salah satunya, ibu harus rileks dan fokus untuk selalu memantapkan diri menyusui. Ibu juga perlu istirahat yang cukup selama menyusui.

Menyusui minimal 8-12 kali sehari

Semakin sering menyusui, pasokan ASI semakin meningkat. Minimal berikan ASI 8-12 kali sehari. Selama menyusui hindari pemberian susu formula. Kembali kepada prinsip, semakin sering menyusui, produksi ASI terus meningkat. Jika Anda tidak konsisten menyusui, hal ini memengaruhi produksi ASI. Artinya, produksi ASI pun akhirnya berkurang.

Hindari pemberian ASI Perah (ASIP) dengan dot

Memberikan ASIP menggunakan botol dengan dot akan menimbulkan gejala “bingung puting”. Dampaknya dirasakan oleh bayi Anda. Risikonya, bayi menjadi bingung ketika ibu kembali menyusui langsung. Benda asing mirip puting ibunya, yakni dot, menjadi penyebab gejala ini.

Metode lain pemberian ASIP

ASIP dapat diberikan dengan metode lain, selain dot. Ibu, pengasuh, atau keluarga perlu memelajari metode ini agar proses pemberian ASIP berjalan konsisten. Belajarlah menggunakan cangkir plastik, pipet, sendok kecil ketika memberikan ASIP.

Latih pengasuh memberikan ASIP

Konsistensi pemberian ASI memerlukan komitmen semua pihak. Pengasuh bayi punya peran penting, apalagi bagi Anda, ibu bekerja. Latihlah pengasuh bayi di rumah, untuk mendukung pemberian ASIP. Ajari pengasuh menggunakan berbagai metode pemberian ASIP, bukan dengan botol dot.

Pahami teknik memerah ASI

Saat cuti melahirkan berakhir, Anda harus kembali bekerja. Pilihan bekerja bukan penghambat pemberian ASI. Pahami teknik memerah dengan tangan atau penggunaan pompa ASI. Berbagai pilihan pompa ASI tersedia, yang akan lebih memudahkan Anda memerah ASI.

Menabung ASI

Saat akan kembali memulai aktivitas bekerja pascapersalinan, siapkan ASI. Caranya, menabung ASIP dua minggu sebelum masuk kerja. Simpan ASI dengan wadah yang benar dan tata cara yang tepat.

Komunikasikan rencana pemberian ASI dengan kantor

Anda perlu melakukan konfirmasi tentang rencana pemberian ASI saat kembali bekerja. Kantor atau atasan Anda perlu mengetahui rencana ini. Dukungan terhadap ibu bekerja untuk tetap memberikan ASI sangat diperlukan. Terutama saat Anda akan memerah ASI di kantor di sela waktu kerja Anda.

Anda juga membutuhkan penyesuaian saat mulai beraktivitas normal di kantor, karena Anda beradaptasi dengan gaya hidup baru. Yaitu meninggalkan bayi, memerah dan menyimpan ASIP, dengan tetap menjaga konsentrasi pada pekerjaan. Komunikasi yang baik dengan pihak kantor, akan memudahkan Anda menjalani semua peran dengan lebih mudah.

Sumber: Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)

CALON IBU, APAKAH ANDA SIAP MENYUSUI BAYI ANDA?

Ibu harus siap untuk memberi ASI pada bayi yang akan dilahirkan , teutama bagi ibu yang akan melahirkan untuk pertama kalinya. Persiapan harus dilakukan sedini mungkin , karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.

Banyaknya ASI yang akan dihasilkan seorang ibu tidak tergantung pada besarnya payudara, tetapi lebih kepada gizi ibu selama hamil dan menyusui dan cara menyusui.

Usia wanita saat mengandung dan menyusui juga ikut mempengaruhi produksi ASI, mereka yang berumur 19-23 tahun pada umumnya menghasilkan cukup ASI disbanding dengan yang berumur tiga puluhan. Bentuk putting payudara mempunyai pengaruh dalam keberhasilan menyusui. Puting akan menonjol ke depan dan masuk ke dalam mulut bayi oleh tekanan bibir pada areola ibu dan akan lebih masuk ke dalam mulut lagi dengan hisapan bayi.

Oleh karenanya bentuk putting yang baik dan normal dapat digerakkan dengan bebas, hal ini dapat ditentukan dengan menekan dengan ibu jari dan jari telunjuk pada areola sehingga puting jadi menonjol.

Yang kadang didapatkan puting ibu tertanam oleh perlengketan atau puting masuk ke dalam dan menyebabkan kesukaran dalam menyusui. Untuk itu dianjurkan menggunakan alat yang ditempelkan di areola selama beberapa minggu terus menerus sehingga diharapkan puting akan berbentuk dan berfungsi biasa.

HAL-HAL YANG DIANJURKAN

 Ketidak berhasilan menyusui disebabkan sumbatan saluran yang menyalurkan susu, tekanan yang meningkat karena sumbatan menambah penurunan produksi ASI. Oleh karenanya dianjurkan mulai dari 6 minggu sebelum melahirkan , muali memijat –mijat payudaranya dimulai dari painggir ke jurusan putting untuk mengeluarkan sel-sel yang mungkin dapat menyumbat di kemudian hari.

 Merawat putting yang retak dan kering dengan krim antiseptic, tetapi jangan lupa membersihkan putting dengan air matang hangat setiap kali akan menyusui.

 Pada minggu-minggu terakhir sebelum melahirkan untuk mengurut payudara tiap kali habis mandi dengan handuk untuk merangsang mengalirnya aliran darah ke payudara.

 Menjaga konsumsi makanan bergizi yang cukup energi, protein, vitamin dan mineral. Ibu yang menyusui harus memproduksi 800-1000 cc ASI.

 Jangan memaksakan bayi untuk menyusui jika bayi menolak , bayi akan bereaksi jika putting payudara ditempelkan ke mulutnya.

 Bayi hendaknya disusui sedini mungkin, bahkan ada yang menganjurkan diberikan pada waktu ibu di kamar bersalin. Pada umumnya sebelum 5 jam setelah melahirkan harus sudah dicoba menyusui bayinya, walau ASI belum keluar , untuk memberi rangsangan pembuatan ASI.

 Pada 2 hari pertama produksi ASI belum banyak , jangan biarkan bayi mengisap terlalu lama cukup beberapa menit saja untuk menghindarkan rasa sakit pada putting dan merangsang keluarnya ASI. Hari berikutnya dapat disusui selama 15-20 menit tiap kalinya ,walau sebagian besar ASI keluar 5-10 menit pertama pada tiap buah dada.

 ASI pada 5 hari pertama warnanya lebih kuning dan kental dan dinamakan kolostrum. Dan kolostrum bukan produk ASI basi, melainkan susu dengan nilai gizi baik sekali untuk bayi. Dengan kadar protein tinggi dan banyak mengandung zat anti infeksi .

 Jadwal menyusui tidak perlu kaku , dan disesuaikan dengan aktivitas ibu.

 Tidak selalu bayi menangis oleh rasa lapar, bias saja disebabkan oleh mulas-mulas setelah minum ASI , sedang sakit, dll.

 Kadang minggu–minggu pertama ibu merasa sakit di perut bagian bawah pada permulaan menyusui, ini disebabkan oleh reflek rahim terhadap proses menyusui. Hal ini akan hilang dengan sendirinya.
Ibu harus siap untuk memberi ASI pada bayi yang akan dilahirkan , teutama bagi ibu yang akan melahirkan untuk pertama kalinya. Persiapan harus dilakukan sedini mungkin , karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.

Banyaknya ASI yang akan dihasilkan seorang ibu tidak tergantung pada besarnya payudara, tetapi lebih kepada gizi ibu selama hamil dan menyusui dan cara menyusui.

Usia wanita saat mengandung dan menyusui juga ikut mempengaruhi produksi ASI, mereka yang berumur 19-23 tahun pada umumnya menghasilkan cukup ASI disbanding dengan yang berumur tiga puluhan. Bentuk putting payudara mempunyai pengaruh dalam keberhasilan menyusui. Puting akan menonjol ke depan dan masuk ke dalam mulut bayi oleh tekanan bibir pada areola ibu dan akan lebih masuk ke dalam mulut lagi dengan hisapan bayi.

Oleh karenanya bentuk putting yang baik dan normal dapat digerakkan dengan bebas, hal ini dapat ditentukan dengan menekan dengan ibu jari dan jari telunjuk pada areola sehingga puting jadi menonjol.

Yang kadang didapatkan puting ibu tertanam oleh perlengketan atau puting masuk ke dalam dan menyebabkan kesukaran dalam menyusui. Untuk itu dianjurkan menggunakan alat yang ditempelkan di areola selama beberapa minggu terus menerus sehingga diharapkan puting akan berbentuk dan berfungsi biasa.

HAL-HAL YANG DIANJURKAN

 Ketidak berhasilan menyusui disebabkan sumbatan saluran yang menyalurkan susu, tekanan yang meningkat karena sumbatan menambah penurunan produksi ASI. Oleh karenanya dianjurkan mulai dari 6 minggu sebelum melahirkan , muali memijat –mijat payudaranya dimulai dari painggir ke jurusan putting untuk mengeluarkan sel-sel yang mungkin dapat menyumbat di kemudian hari.

 Merawat putting yang retak dan kering dengan krim antiseptic, tetapi jangan lupa membersihkan putting dengan air matang hangat setiap kali akan menyusui.

 Pada minggu-minggu terakhir sebelum melahirkan untuk mengurut payudara tiap kali habis mandi dengan handuk untuk merangsang mengalirnya aliran darah ke payudara.

 Menjaga konsumsi makanan bergizi yang cukup energi, protein, vitamin dan mineral. Ibu yang menyusui harus memproduksi 800-1000 cc ASI.

 Jangan memaksakan bayi untuk menyusui jika bayi menolak , bayi akan bereaksi jika putting payudara ditempelkan ke mulutnya.

 Bayi hendaknya disusui sedini mungkin, bahkan ada yang menganjurkan diberikan pada waktu ibu di kamar bersalin. Pada umumnya sebelum 5 jam setelah melahirkan harus sudah dicoba menyusui bayinya, walau ASI belum keluar , untuk memberi rangsangan pembuatan ASI.

 Pada 2 hari pertama produksi ASI belum banyak , jangan biarkan bayi mengisap terlalu lama cukup beberapa menit saja untuk menghindarkan rasa sakit pada putting dan merangsang keluarnya ASI. Hari berikutnya dapat disusui selama 15-20 menit tiap kalinya ,walau sebagian besar ASI keluar 5-10 menit pertama pada tiap buah dada.

 ASI pada 5 hari pertama warnanya lebih kuning dan kental dan dinamakan kolostrum. Dan kolostrum bukan produk ASI basi, melainkan susu dengan nilai gizi baik sekali untuk bayi. Dengan kadar protein tinggi dan banyak mengandung zat anti infeksi .

 Jadwal menyusui tidak perlu kaku , dan disesuaikan dengan aktivitas ibu.

 Tidak selalu bayi menangis oleh rasa lapar, bias saja disebabkan oleh mulas-mulas setelah minum ASI , sedang sakit, dll.

 Kadang minggu–minggu pertama ibu merasa sakit di perut bagian bawah pada permulaan menyusui, ini disebabkan oleh reflek rahim terhadap proses menyusui. Hal ini akan hilang dengan sendirinya.

INGIN CEPAT HAMIL HARUS MAKAN APA YAH?

Ketika anda mempersiapkan diri untuk dapat hamil, maka banyak hal yang sebaiknya anda pertimbangkan. Salah satu hal adalah mempersiapkan nutrisi yang baik buat tubuh anda. Dengan memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh sebelum kehamilan, ini memberi keuntungan bukan hanya untuk anda, tapi juga untuk persiapan bayi yang sehat nantinya.

Kesehatan anda sebelum hamil akan memberi pengaruh negative atau positif terhadap tubuh anda. Untuk itu mempersiapkan tubuh anda sebelum memasuki kehamilan adalah yang terbaik.
Konsultasikan dengan dokter anda, apakah anda perlu untuk menurunkan atau menaikan berat badan anda ke berat badan ideal untuk mempersiapkan kehamilan anda ini. Karena dengan berat badan yang normal, tidak terlalu berat atau terlalu kurun akan berhubungan dengan kehamilan yang sehat dan kesuburan yang terbaik.

Nutrisi makanan yang baik dalam mempersiapkan kehamilan:

Folic acid atau Folat.
Adalah vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan sereal, buah buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Atau anda dapat mengkonsumsi dari vitamin tambahan anda sehari hari. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari.

Cara makan yang sehat.
Begitu anda mempersiapkan diri untuk hamil, maka sedapat mungkin, mulailah untuk makan yang lebih sehat dan dengan diet makanan yang seimbang. Untuk persiapan kehamilan, 3-4 bulan sebelum konsepsi (pembuahan terjadi) adalah saat yang baik untuk memulai makan dengan cara yang sehat.

Makanan yang rendah lemak, kaya akan serat dan vitamin folat sebaiknya sekarang berada pada daftar menu makanan sehat anda.

Stop minuman atau makanan yang mengandung kafein. Penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein akan menurunkan kemungkinan dari seorang wanita untuk dapat hamil. Dan juga kafein meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran walaupun penelitian secara lanjut belum dipastikan, tetapi sangat beralasan untuk anda menghentikan atau menguranginya..

Kafein dapat didapatkan pada kopi, teh, coklat, dan juga beberapa obat flu atau sakit kepala, jadi sebaiknya baca label sebelum menggunakannya.

Stop alkohol, merokok dan obat-obatan yang berpengaruh buruk pada bayi.
Alcohol, merokok dan obat-obatan seperti kokain/morfin berpengaruh buruk pada bayi dan kehamilan oleh karenanya bila anda mempersiapkan diri untuk hamil.

Makanan khusus untuk hamil ?
Dalam ilmu pengetahuan tidak ada makanan yang khusus yang dapat meningkatkan kehamilan kecuali satu yaitu : Kerang. Beberapa ilmuwan menyarankan untuk memakan kerang karena kerang mengandung zinc dan kekurangan zinc dapat mempengaruhi kesuburan baik wanita atau pria.

Tetapi tetap diet makan sehat yang seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan dan kesuburan anda daripada hanya memakan saru atau dua macam makanan yang dianggap khusus untuk hamil.

Cobalah untuk makan secara seimbang dengan memvariasikan berbagai makanan sehat dalam diet seimbang anda.

Dan juga olahraga akan membantu kehamilan yang sehat, dan biasanya wanita yang melakukan olahraga secara teratur sebelum kehamilannya, akan melanjutkannya dalam program selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda olah raga yang terbaik untuk anda.

Ingat juga bahwa usia juga berpengaruh terhadap kesuburan wanita, kesuburan wanita biasanya akan mulai menurun setelah usia 35 tahun dan akan semakin menurun setelah 40 tahun dan setalah 45 tahun akan sulit untuk hamil, meskipun dengan mensturasi yang teratur.
© Dr. Suririnah

Sumber:http://www.infoibu.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=77
Ketika anda mempersiapkan diri untuk dapat hamil, maka banyak hal yang sebaiknya anda pertimbangkan. Salah satu hal adalah mempersiapkan nutrisi yang baik buat tubuh anda. Dengan memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh sebelum kehamilan, ini memberi keuntungan bukan hanya untuk anda, tapi juga untuk persiapan bayi yang sehat nantinya.

Kesehatan anda sebelum hamil akan memberi pengaruh negative atau positif terhadap tubuh anda. Untuk itu mempersiapkan tubuh anda sebelum memasuki kehamilan adalah yang terbaik.
Konsultasikan dengan dokter anda, apakah anda perlu untuk menurunkan atau menaikan berat badan anda ke berat badan ideal untuk mempersiapkan kehamilan anda ini. Karena dengan berat badan yang normal, tidak terlalu berat atau terlalu kurun akan berhubungan dengan kehamilan yang sehat dan kesuburan yang terbaik.

Nutrisi makanan yang baik dalam mempersiapkan kehamilan:

Folic acid atau Folat.
Adalah vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan sereal, buah buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Atau anda dapat mengkonsumsi dari vitamin tambahan anda sehari hari. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari.

Cara makan yang sehat.
Begitu anda mempersiapkan diri untuk hamil, maka sedapat mungkin, mulailah untuk makan yang lebih sehat dan dengan diet makanan yang seimbang. Untuk persiapan kehamilan, 3-4 bulan sebelum konsepsi (pembuahan terjadi) adalah saat yang baik untuk memulai makan dengan cara yang sehat.

Makanan yang rendah lemak, kaya akan serat dan vitamin folat sebaiknya sekarang berada pada daftar menu makanan sehat anda.

Stop minuman atau makanan yang mengandung kafein. Penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein akan menurunkan kemungkinan dari seorang wanita untuk dapat hamil. Dan juga kafein meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran walaupun penelitian secara lanjut belum dipastikan, tetapi sangat beralasan untuk anda menghentikan atau menguranginya..

Kafein dapat didapatkan pada kopi, teh, coklat, dan juga beberapa obat flu atau sakit kepala, jadi sebaiknya baca label sebelum menggunakannya.

Stop alkohol, merokok dan obat-obatan yang berpengaruh buruk pada bayi.
Alcohol, merokok dan obat-obatan seperti kokain/morfin berpengaruh buruk pada bayi dan kehamilan oleh karenanya bila anda mempersiapkan diri untuk hamil.

Makanan khusus untuk hamil ?
Dalam ilmu pengetahuan tidak ada makanan yang khusus yang dapat meningkatkan kehamilan kecuali satu yaitu : Kerang. Beberapa ilmuwan menyarankan untuk memakan kerang karena kerang mengandung zinc dan kekurangan zinc dapat mempengaruhi kesuburan baik wanita atau pria.

Tetapi tetap diet makan sehat yang seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan dan kesuburan anda daripada hanya memakan saru atau dua macam makanan yang dianggap khusus untuk hamil.

Cobalah untuk makan secara seimbang dengan memvariasikan berbagai makanan sehat dalam diet seimbang anda.

Dan juga olahraga akan membantu kehamilan yang sehat, dan biasanya wanita yang melakukan olahraga secara teratur sebelum kehamilannya, akan melanjutkannya dalam program selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda olah raga yang terbaik untuk anda.

Ingat juga bahwa usia juga berpengaruh terhadap kesuburan wanita, kesuburan wanita biasanya akan mulai menurun setelah usia 35 tahun dan akan semakin menurun setelah 40 tahun dan setalah 45 tahun akan sulit untuk hamil, meskipun dengan mensturasi yang teratur.
© Dr. Suririnah

Sumber:http://www.infoibu.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=77

ATASI BIANG KERINGAT PADA BAYI

Bayi Anda rewel dan gelisah, sehingga terganggu tidurnya? Jika tubuhnya ada bintil-bintil kecil berwarna merah yang kadang-kadang berisi air, mungkin terkena biang keringat Bagaimana cara mengatasi? Inilah tipsnya

* Siapkanlah alat-alat yang dibutuhkan, seperti waslap, baskom berisi air hangat, baju yang bersih dan perlak.
* Bukalah baju bayi Anda. Keringkan kulit yang ada biang keringatnya dengan waslap bersih yang telah dibasahi dengan air hangat. Atau, mandikan bayi Anda dengan hangat (usahakan agar jangan terlalu panas karena akan merangsang timbulnya keringat).
* Biarkan tubuh bayi Anda tanpa baju untuk beberapa saat sampai kulit dan lipatan-lipatan kulitnya menjadi kering dengan sendirinya. Tujuannya, mencegah agar kulit yang terkena biang keringat tidak bertambah parah karena bergesekan dengan handuk pada waktu dikeringkan.
* Kenakan baju yang kering dan bersih.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.mengatasi.biang.keringat/001/005/98/4/2
Bayi Anda rewel dan gelisah, sehingga terganggu tidurnya? Jika tubuhnya ada bintil-bintil kecil berwarna merah yang kadang-kadang berisi air, mungkin terkena biang keringat Bagaimana cara mengatasi? Inilah tipsnya

* Siapkanlah alat-alat yang dibutuhkan, seperti waslap, baskom berisi air hangat, baju yang bersih dan perlak.
* Bukalah baju bayi Anda. Keringkan kulit yang ada biang keringatnya dengan waslap bersih yang telah dibasahi dengan air hangat. Atau, mandikan bayi Anda dengan hangat (usahakan agar jangan terlalu panas karena akan merangsang timbulnya keringat).
* Biarkan tubuh bayi Anda tanpa baju untuk beberapa saat sampai kulit dan lipatan-lipatan kulitnya menjadi kering dengan sendirinya. Tujuannya, mencegah agar kulit yang terkena biang keringat tidak bertambah parah karena bergesekan dengan handuk pada waktu dikeringkan.
* Kenakan baju yang kering dan bersih.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.mengatasi.biang.keringat/001/005/98/4/2

TIPS MERAWAT BAYI LAHIR PREMATUR

Karena lahir terlalu cepat, maka organ-organ tubuh bayi prematur, khususnya paru-paru, belum cukup matang untuk menjalankan fungsinya. Si kecil jadi berisiko mengalami sederet gangguan kesehatan, seperti mata dan kulit berwarna kuning terutama pada hari ke-2 hingga hari ke-14, kadar gula darah turun (hipoglikemia), anemia, dan serangan penyakit infeksi.

Tapi, Anda tak perlu takut merawatnya setelah diperkenankan dokter membawa pulang si kecil. Berikut sejumlah persiapan serta kiat-kiat merawat bayi prematur.
* Belajar dan timba ilmu sebanyak mungkin, baik dari dokter anak maupun perawat, selama si kecil masih di dalam inkubator atau di Unit Perawat Intensif Neonatus (NICU = Neonatal Intensive Care Unit).
* Pelajari bagaimana pola dan kebiasaan si kecil sehari-hari, baik reaksinya bila lapar atau kenyang, apa yang membuatnya menangis, apakah dia mudah terangsang, dan lain-lain.
* Jangan lupa untuk menjalin komunikasi dengan petugas kesehatan, sehingga Anda tetap dapat bertanya bila kebingungan menghadapi sikap si kecil.
* Belajar dan berlatih setiap saat untuk menggendong, memberi ASI, memandikan, dan “membaca” bahasa tubuh bayi. Lengkapi pengetahuan Anda dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Dijamin pada akhirnya akan terjalin ikatan batin (bonding) yang kuat di antara Anda dan si buah hati.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.percaya.diri.merawat.bayi.prematur/001/005/79/3/2
Karena lahir terlalu cepat, maka organ-organ tubuh bayi prematur, khususnya paru-paru, belum cukup matang untuk menjalankan fungsinya. Si kecil jadi berisiko mengalami sederet gangguan kesehatan, seperti mata dan kulit berwarna kuning terutama pada hari ke-2 hingga hari ke-14, kadar gula darah turun (hipoglikemia), anemia, dan serangan penyakit infeksi.

Tapi, Anda tak perlu takut merawatnya setelah diperkenankan dokter membawa pulang si kecil. Berikut sejumlah persiapan serta kiat-kiat merawat bayi prematur.
* Belajar dan timba ilmu sebanyak mungkin, baik dari dokter anak maupun perawat, selama si kecil masih di dalam inkubator atau di Unit Perawat Intensif Neonatus (NICU = Neonatal Intensive Care Unit).
* Pelajari bagaimana pola dan kebiasaan si kecil sehari-hari, baik reaksinya bila lapar atau kenyang, apa yang membuatnya menangis, apakah dia mudah terangsang, dan lain-lain.
* Jangan lupa untuk menjalin komunikasi dengan petugas kesehatan, sehingga Anda tetap dapat bertanya bila kebingungan menghadapi sikap si kecil.
* Belajar dan berlatih setiap saat untuk menggendong, memberi ASI, memandikan, dan “membaca” bahasa tubuh bayi. Lengkapi pengetahuan Anda dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Dijamin pada akhirnya akan terjalin ikatan batin (bonding) yang kuat di antara Anda dan si buah hati.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.percaya.diri.merawat.bayi.prematur/001/005/79/3/2

CARA PINTAR MENCEGAH BAYI ALERGI

Alergi tidak hanya menghantui usia anak dan dewasa. Bayi pun bisa mengalami hal ini. Bagaimana cara mengatasinya?

* Beri bayi ASI eksklusif selama 6 bulan.
* Bila Anda memiliki bakat alergi, setelah lewat masa menyusui:
* Beri si kecil susu formula khusus yang bersifat hipoalergenik.
* Beril susu formula yang diperkaya zat besi (Fe) sampai si kecil berumur satu tahun. Zat besi akan membantu memperkuat sistem kekebalan di dalam sel darahnya.
* Mulailah memberi makanan padat pertama setelah si kecil berumur lebih dari 6 bulan.
* Mulailah mengenalkan makanan padat pertama dengan jenis yang sama, selama 7 hari berturut-turut. Kemudian, amati apakah timbul reaksi alergi. Kalau muncul gejala alergi, ulang pemberiannya setelah 6 bulan kemudian.
o Sereal: mulailah dengan mengenalkan nasi. Beri dalam porsi kecil selama seminggu, baru kenalkan berbagai jenis sereal lainnya.
o Sayuran dan buah: mulailah mengenalkan satu jenis sayuran atau buah dalam bentuk rasa asli, tanpa diberi bumbu tambahan. Jangan mengenalkan sayuran dan buah dalam bentuk campuran, untuk menghindari 2 zat alergen bersama-sama “menyerang” sistem kekebalan si kecil yang masih lemah.
o Sumber protein: telur bisa mulai dikenalkan setelah si kecil berumur 2 tahun, kacang-kacangan dan makanan laut (seafood) setelah si kecil berumur 3 tahun.
* Jaga kebersihan lingkungan di dalam dan sekitar rumah. Bersihkan karpet dari debu, dan jangan memelihara hewan peliharaan.
* Upayakan si kecil tidak beraktivitas terlalu banyak hingga kelelahan, sebab akan menurunkan sistem kekebalannya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bayi.cegah.alergi/001/005/30/1/2
Alergi tidak hanya menghantui usia anak dan dewasa. Bayi pun bisa mengalami hal ini. Bagaimana cara mengatasinya?

* Beri bayi ASI eksklusif selama 6 bulan.
* Bila Anda memiliki bakat alergi, setelah lewat masa menyusui:
* Beri si kecil susu formula khusus yang bersifat hipoalergenik.
* Beril susu formula yang diperkaya zat besi (Fe) sampai si kecil berumur satu tahun. Zat besi akan membantu memperkuat sistem kekebalan di dalam sel darahnya.
* Mulailah memberi makanan padat pertama setelah si kecil berumur lebih dari 6 bulan.
* Mulailah mengenalkan makanan padat pertama dengan jenis yang sama, selama 7 hari berturut-turut. Kemudian, amati apakah timbul reaksi alergi. Kalau muncul gejala alergi, ulang pemberiannya setelah 6 bulan kemudian.
o Sereal: mulailah dengan mengenalkan nasi. Beri dalam porsi kecil selama seminggu, baru kenalkan berbagai jenis sereal lainnya.
o Sayuran dan buah: mulailah mengenalkan satu jenis sayuran atau buah dalam bentuk rasa asli, tanpa diberi bumbu tambahan. Jangan mengenalkan sayuran dan buah dalam bentuk campuran, untuk menghindari 2 zat alergen bersama-sama “menyerang” sistem kekebalan si kecil yang masih lemah.
o Sumber protein: telur bisa mulai dikenalkan setelah si kecil berumur 2 tahun, kacang-kacangan dan makanan laut (seafood) setelah si kecil berumur 3 tahun.
* Jaga kebersihan lingkungan di dalam dan sekitar rumah. Bersihkan karpet dari debu, dan jangan memelihara hewan peliharaan.
* Upayakan si kecil tidak beraktivitas terlalu banyak hingga kelelahan, sebab akan menurunkan sistem kekebalannya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bayi.cegah.alergi/001/005/30/1/2

YUK KITA BELAJAR MEMIJAT BAYI

Memijat bayi mudah dan menyenangkan untuk dilakukan. Memijat bukan asal tekan dan remas otot, beberapa prinsip harus Anda pahami lebih dulu. Termasuk ragam pijat bayi.

1. Pijat Kaki “Penguat Langkah”.
* Pegang kaki bayi, lalu remas dengan lembut bagian telapak dan punggung kakinya. Dengan ibu jari dan telunjuk Anda, putar pelan-pelan jari-jemarinya. Pijat lembut mulai dari pergelangan kaki, tungkai lalu ke paha bayi.
* Pegang kakinya (seperti memegang stik softball). Lakukan gerakan seperti memerah susu dari paha ke arah pergelangan kaki.
2. Pijat Perut “Sehatkan Pencernaan”.
Dengan jari-jemari Anda, buat gerakan lembut melingkar di perut bayi, searah dengan jarum jam, mulai dari sisi kanan bawah, ke arah sisi kiri bawah, lalu ke atas hingga kembali ke posisi semula (arah ini sama dengan arah jalannya makanan dalam sistem pencernaan).
3. Pijat Dada “I Love You”.
Rapatkan kedua telapak tangan Anda di dada bayi, lalu buat gerakan lembut ke arah atas (leher bawah). Setelah itu, pisahkan kedua telapak tangan Anda menuju masing-masing bahunya, untuk kemudian bertemu kembali di bagian tengah dada (gerakan mirip membuat gambar hati sebagai simbol cinta).
4. Pijat Tangan “Kuatkan Otot & Tulang”.
* Rentangkan kedua tangan bayi. Lalu pijat lembut, mulai dari bahu hingga pergelangan tangannya. Pegang salah satu tangan, lakukan lakukan memijat seperti memerah susu, dari lengan atasnya hingga pergelangan tangan.
* Remas telapak tangan, lalu punggung tangan bayi. Dengan ibu jari dan telunjuk Anda, putar pelan-pelan jari jemari tangannya.
5. Pijat Wajah “Relaks & Ceria!”.
* Dengan 2 atau 3 jari Anda, tekan dengan lembut bagian kening, lalu ke pelipis dan pipi bayi. Dengan ibu jari Anda, tekan bagian atas alis bayi.
* Masih dengan ibu jari, buat usapan lembut mulai dari tengah hidung ke arah luar pipi.
* Kemudian, tekan lembut sekitar mulut bayi, juga rahang bawahnya dari arah tengah ke sisi luar.
6. Pijat Punggung “Sehat & Nikmat”.
Telungkupkan bayi. Letakkan kedua telapak tangan Anda di punggungnya, lalu lakukan usapan lembut mulai dari tengkuk hingga bokong si kecil secara bergantian. Kalau bayi telungkup di pangkuan Anda, usapan lembut bisa Anda lakukan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menahan dada bayi.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.variasi.pijat.bayi/001/005/22/1/2
Memijat bayi mudah dan menyenangkan untuk dilakukan. Memijat bukan asal tekan dan remas otot, beberapa prinsip harus Anda pahami lebih dulu. Termasuk ragam pijat bayi.

1. Pijat Kaki “Penguat Langkah”.
* Pegang kaki bayi, lalu remas dengan lembut bagian telapak dan punggung kakinya. Dengan ibu jari dan telunjuk Anda, putar pelan-pelan jari-jemarinya. Pijat lembut mulai dari pergelangan kaki, tungkai lalu ke paha bayi.
* Pegang kakinya (seperti memegang stik softball). Lakukan gerakan seperti memerah susu dari paha ke arah pergelangan kaki.
2. Pijat Perut “Sehatkan Pencernaan”.
Dengan jari-jemari Anda, buat gerakan lembut melingkar di perut bayi, searah dengan jarum jam, mulai dari sisi kanan bawah, ke arah sisi kiri bawah, lalu ke atas hingga kembali ke posisi semula (arah ini sama dengan arah jalannya makanan dalam sistem pencernaan).
3. Pijat Dada “I Love You”.
Rapatkan kedua telapak tangan Anda di dada bayi, lalu buat gerakan lembut ke arah atas (leher bawah). Setelah itu, pisahkan kedua telapak tangan Anda menuju masing-masing bahunya, untuk kemudian bertemu kembali di bagian tengah dada (gerakan mirip membuat gambar hati sebagai simbol cinta).
4. Pijat Tangan “Kuatkan Otot & Tulang”.
* Rentangkan kedua tangan bayi. Lalu pijat lembut, mulai dari bahu hingga pergelangan tangannya. Pegang salah satu tangan, lakukan lakukan memijat seperti memerah susu, dari lengan atasnya hingga pergelangan tangan.
* Remas telapak tangan, lalu punggung tangan bayi. Dengan ibu jari dan telunjuk Anda, putar pelan-pelan jari jemari tangannya.
5. Pijat Wajah “Relaks & Ceria!”.
* Dengan 2 atau 3 jari Anda, tekan dengan lembut bagian kening, lalu ke pelipis dan pipi bayi. Dengan ibu jari Anda, tekan bagian atas alis bayi.
* Masih dengan ibu jari, buat usapan lembut mulai dari tengah hidung ke arah luar pipi.
* Kemudian, tekan lembut sekitar mulut bayi, juga rahang bawahnya dari arah tengah ke sisi luar.
6. Pijat Punggung “Sehat & Nikmat”.
Telungkupkan bayi. Letakkan kedua telapak tangan Anda di punggungnya, lalu lakukan usapan lembut mulai dari tengkuk hingga bokong si kecil secara bergantian. Kalau bayi telungkup di pangkuan Anda, usapan lembut bisa Anda lakukan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menahan dada bayi.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.variasi.pijat.bayi/001/005/22/1/2

TIPS MENGENDONG BAYI DENGAN BENAR

Wajar jika seorang ibu baru masih canggung menggendong bayi. Padahal, bayi yang baru lahir seringkali harus digendong. Pasalnya bayi yang baru lahir masih membutuhkan kehangatan seperti yang ia rasakan ketika dalam kandungan, dan menggendong serta memeluknya merupakan cara tepat untuk menggantikan semua itu.
Lalu bagaimana cara yang tepat untuk menggendong bayi? Tidak terlalu sulit ko, ikuti saja cara-cara berikut ini:
* Ketika bayi telentang di tempat tidur, sisipkan salah satu telapak tangan (biasanya tangan kiri) di punggung dan bokongnya. Kemudian sisipkan telapak tangan kanan Anda ke belakang leher dan kepalanya.
* Angkat bayi secara perlahan. Seluruh tubuhnya tersangga dengan baik dan kepalanya tidak akan berputar karena sudah disangga oleh tangan kanan Anda.
* Dengan hati-hati, pindahkan kepalanya ke bagian dalam siku atau bagian dalam lengan Anda. Dalam keadaan ini, bayi merasa nyaman karena kepala, leher dan seluruh tubuhnya tersangga dengan baik.
* Untuk memeluk bayi dan menyandarkannya ke bahu Anda, sangga leher dan kepalanya dengan tangan yang lebih bebas (tidak menyangga leher dan kepala), lalu pindahkan posisi bayi menyandar ke bahu. Sangga berat badannya dengan cara meletakkan telapak tangan di bokongnya. Jaga kepala dan lehernya yang masih lemah dengan telapak tangan yang lain.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bagaimana.gendong.bayi.yang.benar/001/005/12/1/2
Wajar jika seorang ibu baru masih canggung menggendong bayi. Padahal, bayi yang baru lahir seringkali harus digendong. Pasalnya bayi yang baru lahir masih membutuhkan kehangatan seperti yang ia rasakan ketika dalam kandungan, dan menggendong serta memeluknya merupakan cara tepat untuk menggantikan semua itu.
Lalu bagaimana cara yang tepat untuk menggendong bayi? Tidak terlalu sulit ko, ikuti saja cara-cara berikut ini:
* Ketika bayi telentang di tempat tidur, sisipkan salah satu telapak tangan (biasanya tangan kiri) di punggung dan bokongnya. Kemudian sisipkan telapak tangan kanan Anda ke belakang leher dan kepalanya.
* Angkat bayi secara perlahan. Seluruh tubuhnya tersangga dengan baik dan kepalanya tidak akan berputar karena sudah disangga oleh tangan kanan Anda.
* Dengan hati-hati, pindahkan kepalanya ke bagian dalam siku atau bagian dalam lengan Anda. Dalam keadaan ini, bayi merasa nyaman karena kepala, leher dan seluruh tubuhnya tersangga dengan baik.
* Untuk memeluk bayi dan menyandarkannya ke bahu Anda, sangga leher dan kepalanya dengan tangan yang lebih bebas (tidak menyangga leher dan kepala), lalu pindahkan posisi bayi menyandar ke bahu. Sangga berat badannya dengan cara meletakkan telapak tangan di bokongnya. Jaga kepala dan lehernya yang masih lemah dengan telapak tangan yang lain.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bagaimana.gendong.bayi.yang.benar/001/005/12/1/2

AYO BELAJAR MEMANDIKAN BAYI

Bagi ibu baru, awalnya mungkin takut memandikanbayi. Namun Anda tidak perlu takut bayi tidak suka mandi, karena selama sembilan bulan di kandungan, ia berenang dalam air ketuban.

Mantapkan hati ketika memandikan bayi. Pegang erat tubuhnya, dan mandikan dia dengan lembut. Berikut langkah-langkah, agar acara memandikan bayi tetap aman dan nyaman bagi bayi:
* Perlengkapan 'perang'. Siapkan bak mandi, letakkan perlengkapan mandi, seperti sampo, sabun, handuk, di pinggir bak atau di tempat yang mudah dijangkau.
* Air hangat. Isi bak dengan air hangat bersuhu 29-30 derajat celcius (ukur dengan alat pengukur suhu khusus untuk mandi bayi). Pasang pula baby support, atau penyangga tubuh bayi, di bak mandi untuk memperkecil risiko bayi tergelincir dari tangan Anda.
* Seka dan sabuni. Seka wajahnya dengan waslap basah, tuang sabun cair two in one, lalu sabuni tubuh bayi mulai dari rambut, leher, badan, tangan dan kaki, serta lipatan-lipatan tubuhnya. Angkat sedikit badan bayi, kemudian sabuni punggungnya.
* Bilas sampai bersih. Setelah itu, keringkan badan bayi dengan benar, termasuk tali pusatnya. Dandani bayi seperti biasa.

Agar acara mandi bayi makin menyenangkan, ajak bayi 'ngobrol' sambil bernyanyi. Pasti bayi akan semakin senang ritual mandinya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bayi.ayo.mandi/001/005/9/1/2
Bagi ibu baru, awalnya mungkin takut memandikanbayi. Namun Anda tidak perlu takut bayi tidak suka mandi, karena selama sembilan bulan di kandungan, ia berenang dalam air ketuban.

Mantapkan hati ketika memandikan bayi. Pegang erat tubuhnya, dan mandikan dia dengan lembut. Berikut langkah-langkah, agar acara memandikan bayi tetap aman dan nyaman bagi bayi:
* Perlengkapan 'perang'. Siapkan bak mandi, letakkan perlengkapan mandi, seperti sampo, sabun, handuk, di pinggir bak atau di tempat yang mudah dijangkau.
* Air hangat. Isi bak dengan air hangat bersuhu 29-30 derajat celcius (ukur dengan alat pengukur suhu khusus untuk mandi bayi). Pasang pula baby support, atau penyangga tubuh bayi, di bak mandi untuk memperkecil risiko bayi tergelincir dari tangan Anda.
* Seka dan sabuni. Seka wajahnya dengan waslap basah, tuang sabun cair two in one, lalu sabuni tubuh bayi mulai dari rambut, leher, badan, tangan dan kaki, serta lipatan-lipatan tubuhnya. Angkat sedikit badan bayi, kemudian sabuni punggungnya.
* Bilas sampai bersih. Setelah itu, keringkan badan bayi dengan benar, termasuk tali pusatnya. Dandani bayi seperti biasa.

Agar acara mandi bayi makin menyenangkan, ajak bayi 'ngobrol' sambil bernyanyi. Pasti bayi akan semakin senang ritual mandinya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Tips/tips.bayi.ayo.mandi/001/005/9/1/2

31 Jan 2011

HAL PENTING TENTANG KULIT BAYI

Jangan asal percaya mitos. Pelajari dulu kondisi kulit bayi, sebelum menyelesaikan masalahnya agar tahu solusi yang tepat.

1. Bercak merah di pipi. ini bukan disebabkan oleh cipratan ASI. Jadi jangan hentikan pemberian ASI pada bayi. Kulit kering, bercak kemerahan, dan gatal yang muncul di kedua pipi adalah dermatitis atopi (eksim susu) yang disebbakan karena makanan, faktor keturunan, keringat, atau alergi debu.

2. Ruam popok. Mitosnya, popok sekali pakai (pospak) adalah solusi untuk ibu yang sibuk karena bisa dipakai lama dan tidak perlu menggantinya berulang-ulang. Tasi sesungguhnya, pospak tidak bisa dipakai dalam jangka yang terlalu lama (lebih dari 3 jam) karena bisa mengakibatkan uam popok karena pemakaian popok yang terkontaminasi dengan urin/BAB dalam waktu lama. Ciri-cirinya muncul bintik-bintik berwarna merah dan terasa amat gatal, peradangan dan lecet [ad abagian bokong dan lipatan paha.

3. Tanda lahir/Toh (Hemangioma). Mitos mengatakan tanda lahir pada kulit bayi merupakan rejeki dan karenanya mesti dipelihara. Padahal kondisi ini sebenarnya tumor jinak yang diakibatkan karena pertumbuhan pembuluh darah yang berlebihan dan bukan mustahil justru membuat balita merasa minder. Ada dua macam tanada lahir, strawberry hemangioma yang berwarna merah dan yang berwarna kebiruan, disebut kavernosum heamngioma.

4. Kerak pada kulit kepala. Aiar kelapa, sering dianggap sebagai minuman wajib bagi ibu hamil bila ingin anaknya terlahir “bersih”, bebas dari kerak kepala. Padahal kerak di kepala bayi terbentuk karena terlalu aktifnya kelenjar minyak akibat dari pengaruh hormon ibu. Kondisi ini disebut juga dengan dermatitis seboroik, biasa terjadi pada anak. Bahkan dialami sekitar 50% bayi yang baru lahir. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, kerak ini akan menghilang dengan sendirinya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/4.fakta.seputar.mitos.kulit.bayi/001/001/1597/2
Jangan asal percaya mitos. Pelajari dulu kondisi kulit bayi, sebelum menyelesaikan masalahnya agar tahu solusi yang tepat.

1. Bercak merah di pipi. ini bukan disebabkan oleh cipratan ASI. Jadi jangan hentikan pemberian ASI pada bayi. Kulit kering, bercak kemerahan, dan gatal yang muncul di kedua pipi adalah dermatitis atopi (eksim susu) yang disebbakan karena makanan, faktor keturunan, keringat, atau alergi debu.

2. Ruam popok. Mitosnya, popok sekali pakai (pospak) adalah solusi untuk ibu yang sibuk karena bisa dipakai lama dan tidak perlu menggantinya berulang-ulang. Tasi sesungguhnya, pospak tidak bisa dipakai dalam jangka yang terlalu lama (lebih dari 3 jam) karena bisa mengakibatkan uam popok karena pemakaian popok yang terkontaminasi dengan urin/BAB dalam waktu lama. Ciri-cirinya muncul bintik-bintik berwarna merah dan terasa amat gatal, peradangan dan lecet [ad abagian bokong dan lipatan paha.

3. Tanda lahir/Toh (Hemangioma). Mitos mengatakan tanda lahir pada kulit bayi merupakan rejeki dan karenanya mesti dipelihara. Padahal kondisi ini sebenarnya tumor jinak yang diakibatkan karena pertumbuhan pembuluh darah yang berlebihan dan bukan mustahil justru membuat balita merasa minder. Ada dua macam tanada lahir, strawberry hemangioma yang berwarna merah dan yang berwarna kebiruan, disebut kavernosum heamngioma.

4. Kerak pada kulit kepala. Aiar kelapa, sering dianggap sebagai minuman wajib bagi ibu hamil bila ingin anaknya terlahir “bersih”, bebas dari kerak kepala. Padahal kerak di kepala bayi terbentuk karena terlalu aktifnya kelenjar minyak akibat dari pengaruh hormon ibu. Kondisi ini disebut juga dengan dermatitis seboroik, biasa terjadi pada anak. Bahkan dialami sekitar 50% bayi yang baru lahir. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, kerak ini akan menghilang dengan sendirinya.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/4.fakta.seputar.mitos.kulit.bayi/001/001/1597/2

PERKEMBANGAN INDRA PENDENGARAN BAYI KECIL

Seperti halnya mata, indera pendengaran juga merupakan indera yang berharga bagi manusia. Untuk itulah, kita harus mencermati setiap perubahan pada indera pendengaran anak kita. Bagaimana caranya?

Melalui pendengaran, manusia dapat memahami suara-suara yang ada di sekelilingnya.
Telinga bekerja dengan cara menghimpun suara-suara dari lingkungan yang diteruskan ke telinga melalui gendang telinga. Suara-suara ini akan menyebabkan gendang telinga bergetar, dan diteruskan ke otak lewat syaraf pendengaran, sehingga memungkinkan proses pendengaran berjalan dengan baik.

Semua kerja rumit tersebut berjalan dalam waktu yang sangat singkat. Karena itulah kita dapat mendengar bunyi sesuai dengan gerakan yang keluar dari mulut orang yang berbicara, misalnya.

Proses pendengaran anak pada dasarnya sudah dimulai sejak dalam kandungan. Dimulai dengan terbentuknya alat pendengaran atau daun telinga dan telinga bagian dalam lainnya, banyak ahli mengatakan bahwa di dalam rahim pun janin sudah mulai 'belajar' mendengar suara. Misalnya saja ramainya debur jantung dan gemerisik ala
pencernaan sang ibu.

Setelah lahir, pendengaran bayi kian sempurna. Bahkan dalam bulan-bulan pertama pun pendengarannya boleh dlbilang sudah-berjalan normal. Misalnya saja, ia sudah bereaksi terhadap suara-suara yang ada di sekelilingnya. Ketika orang tua memanggil nama anaknya, misalnya, rnaka reaksi bayi adalah mengarahkan pandangan matanya ke arah si pemanggil. Karena itu, rangsangan lingkungan mengenalkan berbagai suara dengan beragam intonasi akan sangat membantu anak, khususnya dalam hal bicara.

Kira-kira pada usia tujuh bulan bayi mampu mengetahui dan membedakan suara-suara yang didengarnya. Misalnya, suara sendok atau piring berarti makanan, pintu terbuka
berarti ada seseorang yang masuk. la juga dapat membedakan suara bernada marah dan sayang. Meskipun ia belum dapat memahami maksud pembicaraan Anda, pada saat ini ia mulai mengerti arti dari suara-suara tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, bila bayi tidak bereaksi terhadap suara-suara yang terjadi di sekelilingnya, maka orang tua harus waspada. Untuk mengetahui apakah pendengaran
bayi normal atau tidak, cobalah bunyikan suara dari arah belakang bayi dan di dekat telinganya. Mulailah dari jarak yang paling dekat kemudian sedikit-sedikit mainan
tersebut dijauhkan dari telinga. Perhatikan sampai sejauh mana (jaraknya) ia masih bereaksi. Catat semua ini, kemudian laporkan hal tersebut kepada dokter pada saat
harus menimbang atau memeriksakan bayi.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/perkembangan.indera.pendengaran.bayi/001/001/1123/1/4
Seperti halnya mata, indera pendengaran juga merupakan indera yang berharga bagi manusia. Untuk itulah, kita harus mencermati setiap perubahan pada indera pendengaran anak kita. Bagaimana caranya?

Melalui pendengaran, manusia dapat memahami suara-suara yang ada di sekelilingnya.
Telinga bekerja dengan cara menghimpun suara-suara dari lingkungan yang diteruskan ke telinga melalui gendang telinga. Suara-suara ini akan menyebabkan gendang telinga bergetar, dan diteruskan ke otak lewat syaraf pendengaran, sehingga memungkinkan proses pendengaran berjalan dengan baik.

Semua kerja rumit tersebut berjalan dalam waktu yang sangat singkat. Karena itulah kita dapat mendengar bunyi sesuai dengan gerakan yang keluar dari mulut orang yang berbicara, misalnya.

Proses pendengaran anak pada dasarnya sudah dimulai sejak dalam kandungan. Dimulai dengan terbentuknya alat pendengaran atau daun telinga dan telinga bagian dalam lainnya, banyak ahli mengatakan bahwa di dalam rahim pun janin sudah mulai 'belajar' mendengar suara. Misalnya saja ramainya debur jantung dan gemerisik ala
pencernaan sang ibu.

Setelah lahir, pendengaran bayi kian sempurna. Bahkan dalam bulan-bulan pertama pun pendengarannya boleh dlbilang sudah-berjalan normal. Misalnya saja, ia sudah bereaksi terhadap suara-suara yang ada di sekelilingnya. Ketika orang tua memanggil nama anaknya, misalnya, rnaka reaksi bayi adalah mengarahkan pandangan matanya ke arah si pemanggil. Karena itu, rangsangan lingkungan mengenalkan berbagai suara dengan beragam intonasi akan sangat membantu anak, khususnya dalam hal bicara.

Kira-kira pada usia tujuh bulan bayi mampu mengetahui dan membedakan suara-suara yang didengarnya. Misalnya, suara sendok atau piring berarti makanan, pintu terbuka
berarti ada seseorang yang masuk. la juga dapat membedakan suara bernada marah dan sayang. Meskipun ia belum dapat memahami maksud pembicaraan Anda, pada saat ini ia mulai mengerti arti dari suara-suara tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, bila bayi tidak bereaksi terhadap suara-suara yang terjadi di sekelilingnya, maka orang tua harus waspada. Untuk mengetahui apakah pendengaran
bayi normal atau tidak, cobalah bunyikan suara dari arah belakang bayi dan di dekat telinganya. Mulailah dari jarak yang paling dekat kemudian sedikit-sedikit mainan
tersebut dijauhkan dari telinga. Perhatikan sampai sejauh mana (jaraknya) ia masih bereaksi. Catat semua ini, kemudian laporkan hal tersebut kepada dokter pada saat
harus menimbang atau memeriksakan bayi.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/perkembangan.indera.pendengaran.bayi/001/001/1123/1/4

HINDARI KEBISINGAN PADA BAYI ANDA

Kebisingan bisa mengancam pendengaran bayi. Dan selama ini masalah gangguan pendengaran pada bayi dan balita akibat kebisingan kurang mendapat perhatian. Padahal, belum lama ini ada laporan bahwa kebisingan menjadi penyebab ke-2 gangguan pendengaran pada bayi dan balita di Amerika Serikat.

Gangguan permanen. Di saat balita Anda asyik melakukan eksplorasi, bukan tidak mungkin tanpa disadari mereka terpapar kebisingan dengan tingkat suara di atas ambang toleransi, yakni 80-85 desibel (dB)/24 jam, atau setara dengan suara alarm jam. Waspadalah, karena bayi dan anak-anak lebih rentan dan lebih mudah mengalami kelelahan koklea (rumah siput) pada telinga mereka. Akibatnya, bisa menimbulkan gangguan pendengaran yang menetap atau permanen.
Keterlambatan dalam perkembangan bicara. Gangguan pendengaran pada bayi dan balita dapat mengakibatkan keterlambatan dalam perkembangan bicara sebagai sarana berkomunikasi dan bersosialisasi, yang pada akhirnya berdampak pada proses belajar anak di kemudian hari. Kondisi ini tentu perlu perhatian khusus, karena data berbicara, anak-anak Indonesia yang mengalami gangguan pendengaran dan ketulian cukup tinggi. Pada anak usia sekolah antara 7-9 tahun ditemukan kasus ketulian sebesar 0,4%, dan setiap tahun diperkirakan sekitar 5.200 bayi lahir tuli. Dengan kondisi ini, Pemerintah diharapkan segera membuat regulasi pembatasan paparan bising di kawasan publik, termasuk arena bermain anak-anak yang terdapat di mal-mal seluruh Indonesia.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/jauhkan.bayi.dari.kebisingan/001/001/1536/1
Kebisingan bisa mengancam pendengaran bayi. Dan selama ini masalah gangguan pendengaran pada bayi dan balita akibat kebisingan kurang mendapat perhatian. Padahal, belum lama ini ada laporan bahwa kebisingan menjadi penyebab ke-2 gangguan pendengaran pada bayi dan balita di Amerika Serikat.

Gangguan permanen. Di saat balita Anda asyik melakukan eksplorasi, bukan tidak mungkin tanpa disadari mereka terpapar kebisingan dengan tingkat suara di atas ambang toleransi, yakni 80-85 desibel (dB)/24 jam, atau setara dengan suara alarm jam. Waspadalah, karena bayi dan anak-anak lebih rentan dan lebih mudah mengalami kelelahan koklea (rumah siput) pada telinga mereka. Akibatnya, bisa menimbulkan gangguan pendengaran yang menetap atau permanen.
Keterlambatan dalam perkembangan bicara. Gangguan pendengaran pada bayi dan balita dapat mengakibatkan keterlambatan dalam perkembangan bicara sebagai sarana berkomunikasi dan bersosialisasi, yang pada akhirnya berdampak pada proses belajar anak di kemudian hari. Kondisi ini tentu perlu perhatian khusus, karena data berbicara, anak-anak Indonesia yang mengalami gangguan pendengaran dan ketulian cukup tinggi. Pada anak usia sekolah antara 7-9 tahun ditemukan kasus ketulian sebesar 0,4%, dan setiap tahun diperkirakan sekitar 5.200 bayi lahir tuli. Dengan kondisi ini, Pemerintah diharapkan segera membuat regulasi pembatasan paparan bising di kawasan publik, termasuk arena bermain anak-anak yang terdapat di mal-mal seluruh Indonesia.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/jauhkan.bayi.dari.kebisingan/001/001/1536/1

28 Jan 2011

MENJADI VEGETARIAN SAAT HAMIL?

Bila tetap memilih untuk hanya menyantap sayur dan buah selama hamil, asalkan tahu kiatnya, kebutuhan zat gizi bisa tetap terpenuhi.

Selama hamil, kebutuhan energi sang ibu meningkat 10% hingga 20% dan kebutuhan sejumlah vitamin serta mineral meningkat 20% sampai 100%. Tambahan asupan zat gizi ini adalah untuk menunjang proses tumbuh-kembang janin, maupun berbagai perubahan pada tubuh Anda selama masa kehamilan.
Ibu hamil yang memutuskan untuk vegan, menurut Sharon Yntema, penulis buku “Vegetarian Pregnancy”, berisiko kekurangan tiga jenis zat gizi yang sumbernya berasal dari makanan hewani: zat besi, vitamin B12, dan asam folat.

Kekurangan zat besi dapat memicu anemia, karena pembentukan sel-sel darah terganggu yang menyebabkan tubuh ibu hamil sulit bertahan dari serangan infeksi serta berisiko mengalami perdarahan setelah bersalin. Minus vitamin B12 akan memperbesar kemungkinan terjadi neuropati, yaitu otot lemah dan terjadi kerusakan jaringan saraf. Sementara defisiensi asam folat memperbesar risiko janin mengalami kelainan tabung saraf karena proses pembentukannya terganggu.

Berdasarkan riset tentang pengaruh pola makan vegan pada ibu hamil yang pernah dilakukan di sebuah komunitas masyarakat vegan vegetarian di Tennessee, AS, didapat kesimpulan bahwa ada sejumlah zat gizi yang wajib ditingkatkan asupannya selama masa kehamilan. Dari riset terhadap 1700 ibu hamil vegan, hampir seluruhnya menjalani masa kehamilan dengan “baik-baik saja.” Selama riset yang berlangsung selama 20 tahun itu, hanya tercatat satu ibu yang melahirkan secara Caesar serta satu ibu mengalami pre-eklampsia.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/hamil.dan.menjadi.vegetarian/001/001/1710/2
Bila tetap memilih untuk hanya menyantap sayur dan buah selama hamil, asalkan tahu kiatnya, kebutuhan zat gizi bisa tetap terpenuhi.

Selama hamil, kebutuhan energi sang ibu meningkat 10% hingga 20% dan kebutuhan sejumlah vitamin serta mineral meningkat 20% sampai 100%. Tambahan asupan zat gizi ini adalah untuk menunjang proses tumbuh-kembang janin, maupun berbagai perubahan pada tubuh Anda selama masa kehamilan.
Ibu hamil yang memutuskan untuk vegan, menurut Sharon Yntema, penulis buku “Vegetarian Pregnancy”, berisiko kekurangan tiga jenis zat gizi yang sumbernya berasal dari makanan hewani: zat besi, vitamin B12, dan asam folat.

Kekurangan zat besi dapat memicu anemia, karena pembentukan sel-sel darah terganggu yang menyebabkan tubuh ibu hamil sulit bertahan dari serangan infeksi serta berisiko mengalami perdarahan setelah bersalin. Minus vitamin B12 akan memperbesar kemungkinan terjadi neuropati, yaitu otot lemah dan terjadi kerusakan jaringan saraf. Sementara defisiensi asam folat memperbesar risiko janin mengalami kelainan tabung saraf karena proses pembentukannya terganggu.

Berdasarkan riset tentang pengaruh pola makan vegan pada ibu hamil yang pernah dilakukan di sebuah komunitas masyarakat vegan vegetarian di Tennessee, AS, didapat kesimpulan bahwa ada sejumlah zat gizi yang wajib ditingkatkan asupannya selama masa kehamilan. Dari riset terhadap 1700 ibu hamil vegan, hampir seluruhnya menjalani masa kehamilan dengan “baik-baik saja.” Selama riset yang berlangsung selama 20 tahun itu, hanya tercatat satu ibu yang melahirkan secara Caesar serta satu ibu mengalami pre-eklampsia.

Sumber:http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/hamil.dan.menjadi.vegetarian/001/001/1710/2
 
Planet Bayi Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template